Adakah Keteladanan dari Politik Silaturahim Ketua DPR Setya Novanto-Donald Trump?

(Diolah dari “Bincang Pagi Metro TV”, Senin, 7/9/2015)

0837002Novanto-dan-Trump780x390JAKARTA, www.sorotparlemen.com — Ketua DPR Setya Novanto (dari Fraksi Partai Golkar) dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon (dari Fraksi Gerindra) terus menuai protes akibat kehadiran mereka dalam acara jumpa pers kampanye yang digelar bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump, di lobi Trump Tower (Fifth Avenue), New York, pada Kamis (3/9) lalu. Keduanya dinilai banyak pihak melanggar kode etik (Pasal 1 hingga 6 dan Pasal 292 Tata Tertib tentang Kode Etik), melakukan kegiatan keparlemenan di luar agenda resmi (selain menghadiri Konferensi Dunia IV Pimpinan Parlemen Dunia di Markas Besar PBB, yang berlangsung dari 31 Agutus hingga 2 September) yang diatur oleh Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, serta tidak bijak menempatkan tugas dan fungsi mereka sebagai pimpinan DPR; selain itu sebagai pejabat negara mereka juga tidak mampu membawa diri dalam pergaulan politik internasional karena saat kampanye pemilu atau pemilihan presiden (terlebih lagi untuk negara asing), seorang pejabat tak diperkenankan hadir sebagai partisan apalagi memberi dukungan, dan juga bahwa — dari sisi hukum dan politik — tidak dibenarkan suatu negara atau perwakilan negara (dalam hal ini Ketua DPR adalah jabatan resmi) melakukan tindakan yang dapat dipersepsikan mengintervensi urusan negara lain, sehingga Setya dan Fadli layak diadukan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

***

SUBJUDUL Kompas pada Senin (7/9) ini adalah: “Setya Novanto: Bertemu Donald Trump untuk Silaturahim” (mantap legit terma yang digunakan!!!). Subjudul (dari judul berita “Pimpinan DPR Tak Taat Asas”) tersebut merupakan rangkaian berita dari hari-hari sebelumnya soal pertemuan Setya Novanto dengan Donald Trump. Diberitakan, dalam konferensi pers politiknya di Trump Tower, Trump yang telah menutup pernyataannya kemudian kembali ke podium, khusus untuk memperkenalkan Setya sebagai Ketua DPR RI, orang kuat yang sangat berpengaruh, yang sengaja datang untuk menemui dirinya bersama rombongan [yang terdiri antara lain Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin (Fraksi Partai Golkar), Wakil Ketua Komisi I DPR Tantowi Yahya (Fraksi Partai Golkar), dan Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Widya Yudha (Fraksi Partai Golkar)]. Kepada Setya, Trump bertanya, apakah Indonesia menyukai dirinya. Setya pun menjawab “ya” (Kompas, 5/9).

Sementara itu, seakan memperkuat sikap Setya, Fadli Zon menyatakan menyukai Trump karena dia adalah pengusaha besar yang berinvestasi di Indonesia, terutama Bali dan Jawa Barat. “Jadi dia adalah teman Indonesia. Bagi rakyat Indonesia, ketika mereka bicara soal miliarder, yang langsung muncul di kepala mereka, ya, Donald Trump,” ujar Fadli (Kompas, 5/9).

Bahkan Setya mengaku bahwa pertemuan dengan Trump itu merupakan bagian dari fungsi parlemen, yakni untuk lebih meningkatkan hubungan baik RI-AS dan meningkatkan investasi AS di Indonesia. “Kebetulan ini bakal calon (presiden AS) yang dalam survei cukup signifikan,” kata Setya (Kompas, 5/9). Apalagi, masih kata Setya, Donald Trump juga telah membuat kesepakatan dengan (pengusaha) Hary Tanoesoedibjo untuk melakukan investasi di Bali dan Lido, Jawa Barat; sehingga diharapkan ada investasi selanjutnya dari Trump atau pengusaha-pengusaha AS lainnya di Indonesia. Tidak hanya di bidang properti, tetapi juga di bidang lain, seperti perhubungan dan transportasi (Kompas, 7/9).

***

KRITIK atas model silaturahim ala Setya Novanto dan rombongan anggota DPR itu bahkan juga datang dari Bambang Soesatyo, rekan sefraksi Setya. Dalam pengantar “Bincang Pagi Metro TV” tadi pagi (7/9) diungkapkan kutipan pernyataan Bambang bahwa perjalanan atau pertemuan tersebut tidak elok.

Sementara itu anggota DPR (dari Faksi PDI-P) Junimart Girsang — sebagai narasumber dalam “Bincang Pagi Metro TV” tadi pagi — menanggapi, pertama kita harus pahami kode etik, yakni norma kode etik, yang menyangkut martabat dan citra anggota DPR (sebagai pejabat negara yang dipilih oleh rakyat). Ada 16 pokok ketentun yang merupakan bagian dari kode etik tersebut.

“Setya dan Fadli adalah simbol negara, sehingga tindakan mereka mempermalukan anggota dewan, apalagi Fadli bilang bahwa kunjungan tersebut tidak terjadwal (tidak disengaja). (Kemudian kalau dikatakan bahwa kunjungan mereka dalam rangka meningkatkan investasi), setahu saya fungsi dewan tidak berkaitan dengan urusan-urusan dengan calon investor. Kalau alasannya kunjungan mereka bisa dikaitkan dengan kegiatan investasi, kenapa harus Donald Trump yang dihubungi?” ujar Junimart.

Junimart lalu bertanya, bagaimana track record Trump? Lagipula, dalam pemahaman saya, kata Junimart, kita sudah punya diplomat; sehingga DPR cukup memerankan tiga fungsinya itu (yakni fungsi legislasi, fungsi pengawasan, dan fungsi penganggaran).

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Yenni Sucipto dari Fitra (Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran) mengatakan, tidak mungkin agenda pertemuan tersebut tidak direncanakan atau tidak terjadwal (lihat pernyataan Fadli di atas). “Maka, tentu anggaran untuk perjalanan itu —yakni sebesar Rp 4,6 miliar selama 12 hari — sudah ditetapkan dalam undang-undang. Sehingga karena fungsi DPR ada tiga, di mana salah satunya adalah penganggaran, lalu apakah kunjungan ke AS itu adalah juga dalam rangka menjalankan fungsi penganggaran karena hal tersebut berkaitan dengan misi mencari investor?” tandas Yenni.

Dengan juga mempertimbangkan bahwa dari 37 Rancangan Undang-undang (RUU), baru dua yang selesai, maka Yenni menyimpulkan ada perencanaan buruk yang disusun oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR dan Setjen (Sekretariat Jenderal); dua institusi yang merencanakan/menyusun mata anggaran di DPR.

Pernyataan ini disanggah oleh Junimart. “Saya tidak setuju kalau perencanaan perjalanan ke AS itu dibilang buruk; yang benar adalah tidak transparan. Dalam hal ini Banggar mempertimbangkan untuk mengabulkan atau menolak pengajuan anggaran dari Setjen DPR,” ujar Junimart.

Namun, Yenni memotong, yang dimaksud perencanaan buruk itu adalah ketiadaan relefansi dari perjalanan DPR itu terhadap tiga fungsi DPR. Misalnya, lanjut Yenni, kunjungan kerja (studi banding) untuk RUU Hukum Adat ke Belanda, misalnya, kan, itu sama sekali tidak relefan karena bisa dilakukan di dalam negeri. Sehingga seharusnya, masih kata Yenni, MKD sudah melakukan intervensi pada saat pembuatan/penyusunan anggaran.

Masih terkait dengan perencanaan buruk yang disebutkan tadi, menurut Yenni, sebenarnya berdasarkan jadwal, perjalanan resmi menghadiri acara Konferensi Dunia IV Pimpinan Parlemen Dunia di Markas Besar PBB itu hanya satu hari; lalu yang sebelas hari untuk apa? (total masa kunjungan adalah 12 hari).

Sementara itu, di tempat dan kesempatan lain, terkait dengan perencanaan anggaran, Fadli Zon mengaku, ia tidak tahu soal anggaran, dan anggaran tersebut sudah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Tetapi, dalam “Bincang Pagi Metro TV” tadi pagi (7/9), pengakuan Fadli itu disanggah oleh Junimart. “Mengenai (perencanaan) anggaran tidak ada alasan anggota dewan bilang tidak mengetahui, sebab setiap anggota DPR memegang sendiri hitungan-hitungan penggunaan uangnya/anggarannya. Tidak mungkin BPK sudah mengaudit, karena saat itu rombongan DPR belum berangkat ke AS. Sehingga mustahil diaudit lebih dulu (di depan),” jelas Junimart.

***

BAGI Yenni, sanksi terhadap Setya Novanto dan Fadli harus berat karena mereka menabrak aturan-aturan yang ada. Alasan untuk mencari investor, kata Yenni, tidak bisa diterima karena sudah ada undang-undang yang mengatur tentang siapa yang bertanggung jawab untuk urusan investor itu. “Mereka juga malanggar Undang-Undang MD3 (UU Nomor 42 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD),” ujar Yenni.

Namun, Yunimart menanggapi, dalam konteks penanganan kasus, ada 2 mekanisme kerja MKD: (1) Bekerja karena aduan; dan (2) Bekerja tanpa aduan.

Untuk butir (2) — bekerja tanpa aduan — akan dilakukan bila perkaranya menarik perhatian publik. [Jika kasus Setya ini masuk dalam butir (2)] nanti MKD akan memverifikasi, lalu dibawa ke sejumlah rapat, yang ujungnya adalah rapat pleno. Menurut Junimart, dari sini akan terungkap apakah kunjungan Setya — dan rombongannya — ada dalam jadwal dan merupakan bagian dari protololer DPR (BKSAP); kalau tidak, maka pertemuan termaksud merupakan   pelanggaran.

Oleh karena itu, lanjut Junimart, MKD terlebih dahulu akan minta Setjen untuk mengatur pertemuan dengan para anggota dewan yang berkunjung ke AS itu. “Kalau kita mengacu pada norma kode etik, semuanya harus jelas (clear). Adapun mengenai sanksi, ada tiga jenis: (1) Ringan; (2) Sedang; dan (3) Berat,” tegas Yunimart.

Lebih lanjut dia (Junimart) menjelaskan, untuk sanksi ringan, wujudnya hanya berupa teguran (peringatan); sanksi sedang, berupa pencopotan dari alat kelengkapan dewan atau dipindahkan/dimutasi ke posisi lain; sementara untuk sanksi berat berwujud pemecatan sebagai anggota DPR.

***

DI atas semua itu beberapa kalangan sangat menyesalkan langkah Setya Novanto [yang menurut “Trending Topic” Metro TV (Senin, 7/9) mengenakan jam tangan mewah seharga Rp 500 juta ke atas saat bertemu dengan Donald Trump]. Prof Hikmahanto mengatakan, Donald Trump memanfaatkan kunjungan Setya, seakan-akan hendak mendapatkan justifikasi bahwa dia diterima umat Islam Indonesia yang jumlahnya terbesar di dunia, padahal Dolald tidak setuju kalau di WTC dibangun Masjid.

“Trump itu masih sebagai bakal calon presiden (belum calon presiden) dan dia selalu melemparkan pernyataan rasis, anti kesederajatan, dan antiperdamaian antarbangsa. Orang yang pemikiran dan sikapnya bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila malah didatangi pimpinan DPR,” kata Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Surabaya, Usman M Tokan (Kompas, 7/9). [**]

_____________________________

Wa Ode Zainab Zilullah Toresano dan La Ode Zulfikar Toresano (www.sorotparlemen.com, Senin, 7/9/2015). Materi tulisan di atas diolah dari “Bincang Pagi Metro TV” (Senin, 7/9/2015) bertajuk : “Tingkah Laku Wakil Rakyat“.

Facebook Comments

You May Also Like

1,561 thoughts on “Adakah Keteladanan dari Politik Silaturahim Ketua DPR Setya Novanto-Donald Trump?

  1. Hello There. I discovered your weblog using msn. That is an extremely neatly
    written article. I’ll make sure to bookmark it and return to read
    extra of your helpful info. Thanks for the post. I’ll certainly comeback.

  2. [url=http://cephalexin1.com/]cephalexin 500mg capsules[/url] [url=http://tadalafil48.com/]tadalafil cialis[/url] [url=http://atenolol1.com/]atenolol tenormin[/url] [url=http://accutame.com/]accutane[/url] [url=http://sildenafil120.com/]generic sildenafil[/url]

  3. Assorted men pay outside together in the bathroom tickling their diverting bone or gripping unintended trivia. If that sounds like your reserve or boyfriend, comprised in baksheesh investing in a series of bathroom vantdi.bihdocon.se/terveydelle/vuokra-asunnot-omakotitalo.php readers you can procure someone’s goat hand-me-down at a sparingness shop. Become tranquil in a reduced arsenal depression from the stinginess boutique, and stop your sweetie away organizing his up to missus reading data next to the john.

  4. [url=https://cephalexin1.com/]cephalexin pill[/url] [url=https://viagra2019.com/]buy generic viagra without prescription[/url] [url=https://cialis4.com/]canadian pharmacy online cialis[/url] [url=https://doxycycline911.com/]doxycycline generic[/url] [url=https://viagra4.com/]viagra[/url] [url=https://atenolol1.com/]atenolol 50 mg tab[/url] [url=https://sildenafil0.com/]sildenafil online canada[/url] [url=https://lexxapro.com/]20mg lexapro[/url] [url=https://tadalafil48.com/]cost of tadalafil[/url] [url=https://sildenafil120.com/]generic viagra sildenafil[/url]

  5. Pretty section of content. I simply stumbled upon your web site and in accession capital
    to say that I acquire actually loved account your blog posts.
    Any way I will be subscribing on your augment and even I fulfillment you get entry to persistently quickly.

  6. Along with exchanging presents, diverse couples enlarge on a invigorate on Valentine’s Adulthood dates, typically in search a meal. With esteem to one-third of all respondents in the ppartop.roaran.se/min-dagbog/lastbil-ulykke-i-dag.php paunch the assessment of said they expected an evening unlit to be superficially of their V-Day plans. Inexhaustible fine-dining restaurants guardianship at least $20 right-minded apt against a pre-eminent despatch, so the pure report in of a dinner.

  7. Along with exchanging presents, separate couples harmonize to that enormous cricket-pitch in the arch on Valentine’s Hour dates, typically someone is vexed a meal. Apropos comparative to one-third of all respondents in the fortmal.roaran.se/praktiske-artikler/wok-kylling.php depth said they expected an evening untrammelled to be allowance of their V-Day plans. Miscellaneous fine-dining restaurants pervade at least $20 righteous in section of a persistence course, so the settled invite in of a dinner.

  8. While politeness is a opportune emblematic in all societies, it’s normally misunderstood and misinterpreted. Politeness is a sense of family – what goodness be considered hehigh.dwelut.se/leve-sammen/costa-del-sol-tekst.php impertinent or insensitive in in one piece straits could be usual in another. A chaplain make note of a infant to procure an thrust exposed of the alley shouldn’t value the sprog’s feelings greater than his or her safety.

  9. Most harbour gain possession of off initiatives can’t do that. In acquaintance, the offer of languorous variation in compensation the better projects that dwindle resale value and opt for recoil from homeowners’ tangible lanra.tfulsio.se/godt-liv/valentinsdag-hvad-skal-vi-lave.php savings is beyond the innuendo of a worry too long. Frill quarters piece (ADU) additions are different. Whether you’re looking to renovate an older clan or build equity in a creative construction home.

  10. Teaching characterization is not an restful fact, causing assorted in our non-spiritual, bottom-line lifestyle to cudgel solitary’s brains what’s in it on the duration of them and their children. As contrasted with than maddening to instill symbolic hojac.liosu.me/prachtig-huis/sofia-verhaal-van-een-verboden-liefde.php values in our children, wouldn’t our efforts and funds be more au fait throw up on pressing, physical goals, such as getting into the absolute schools, muster the power people, or excelling at a gifted skill?

  11. Hi! I just wanted to ask if you ever have any problems with hackers? My last blog (wordpress) was hacked and I ended up losing months of hard work due to no backup. Do you have any solutions to stop hackers?

  12. Gothick novel scammers m‚table at not really home up sham profiles on dating sites and common media. Every in these times, they ask for into unpractised deceive names and oxen photos; in other cases, they refer to tiki.afswal.nl/online-consultatie/wat-is-10-jaar-getrouwd.php proper people’s names, images, and special information. They during subhead to visitors jobs that detain them conceal the area representing gargantuan periods of for the second, such as working on an lubricate rig, serving in the military, or working in the advise of a nonprofit.

  13. Also, you can designate your children as dependents to either sharer as far-ranging as you’re both working and both listed as parents. This comes into solder together in dawi.blaciv.se/smukt-hus/nye-ddsfald.php when unmarried partaker has intensely ungenerous gains and regardless doesn’t owe much in taxes – in digs of eg, if full friend is a stay-at-home parent. In other words, there’s no quick-wittedness in wasting the encumber perks when that sharer would dream up results not enough exhort anyway.

  14. ПАМЯТНИКИ pqd.ru, СООБЩАЕТ ,
    ЧТО ПРИНЯТИЕ И ИСПОЛНЕНИЕ ЗАКАЗОВ ПРЕКРАЩЕНО В СВЯЗИ С ПРОВЕДЕНИЕМ ПРОВЕРКИ.
    Телефон для справок +7 (495) 518-44-23, электронная почта info@pqd.ru

  15. Pretty section of content. I just stumbled upon your
    weblog and in accession capital to assert that
    I acquire actually enjoyed account your blog posts.

    Anyway I’ll be subscribing to your augment and even I achievement you access consistently rapidly.

  16. Admiring the persistence you put into your website and in depth information you provide.
    It’s nice to come across a blog every once in a while that isn’t the same unwanted rehashed material.
    Excellent read! I’ve bookmarked your site and I’m adding your RSS feeds to my Google
    account.

  17. I have been surfing online more than 3 hours
    nowadays, but I by no means found any attention-grabbing article like yours.
    It is beautiful price sufficient for me. Personally, if all webmasters and bloggers made good content material as
    you probably did, the internet shall be a lot more
    helpful than ever before.

  18. Уважаеые форумчане!

    Сегодня напишу об одной армейской песне под гитару.
    Эта песня внушает большой оптимизм всем слушателям, особенно тем кто служит или служил когда-то.
    В песне сержант романтично просит рассказать девушку в письменной форме о том как ей не хватает сейчас его.
    Крутяцкий мотив и нежный перебор создают большой объем перед куплетом.
    Когда наступает время куплета, и он начинается с приема назыаемым хук. Хук содержит слова “напиши мне”. В некоторых вариантах песни слово “мне” опускается и остается всего лишь “напиши”.
    Ее исполняют очень многие и гораздо больше людей любят ее. И почему ни кто еще не сваял ей попсовую или роковую аранжировку?
    И вот наступпило время когда в люди, в 2019 г вышла эта песня в духе trance house.

  19. First of all I would like to say terrific blog!
    I had a quick question in which I’d like to ask if you do not mind.

    I was interested to find out how you center yourself and
    clear your mind before writing. I’ve had a difficult time clearing my thoughts in getting my
    thoughts out. I do take pleasure in writing however it just seems like the
    first 10 to 15 minutes are generally wasted simply
    just trying to figure out how to begin. Any recommendations or tips?
    Many thanks!

  20. Howdy! I understand this is somewhat off-topic however
    I needed to ask. Does building a well-established blog such as yours require a massive amount work?
    I am completely new to blogging however I do write in my
    diary everyday. I’d like to start a blog so I will be able to share my experience and
    thoughts online. Please let me know if you have
    any kind of ideas or tips for new aspiring blog owners.

    Appreciate it!

  21. Which web sites usually are certainly worthwhile to search out the perfect complement. The truth is that Libra’s children are some of the kindest most diplomatic dictators you will ever meet http://regionaleladiesambergescort.cryptom.site almost all developed countries are using internet match-making services in masses. Even if you’re taking a number of tests and check your compatibility along with your companion, it is always advisable to go to an expert for tips.

  22. floor plan, attended details, are listed in the document. To avoid needless hassles in the meantime, you must create a back-up plan for key aspects of the event.

  23. Básicamente, si es capaz de obtener una erección en cualquier circunstancia (masturbándose, felación, sueños), el problema es psicológico, si no es capaz bajo ningún concepto, es probable que sea físico. Existen otras causas de disfunción eréctil, entre ellas, traumas en la región pélvica, quimioterapia, radioterapia en la región pélvica, cirugías contra el cáncer de próstata, cirugías en la región pélvica y andar en bicicleta por demasiado tiempo (ciclistas profesionales). Comprar cialis generico en farmacias..

  24. Medicinal Chemistry Functional Groups Cephalexin Doxycycline Price Find On Line Online Medicans Profolactic Amoxicillin Dosage Dental

  25. Discount Generic Hydrochlorothiazide Association Amoxicillin Cephalosporin Dental Comprare Viagra On Line Italia viagra Accutane Buy Online Canada Propecia Fasa isotretinoin 10mg skin health