Iran Mengekspor Drone ke Turki untuk Memantau Menara-menara Listrik Bertegangan Tinggi

DW1-9TEHERAN (ISNA) — Para peneliti Iran berhasil merancang drone (pesawat nir-awak) yang dapat memonitor menara listrik bertegangan tinggi pada daerah-daerah yang sukar dijangkau, dengan menyoroti dan mengambil gambar menara-menara tersebut.

Ketua Mazandaran Science Park (yang terletak di Iran utara ) Ali Motamedzadegan mengatakan, (sejumlah) drone tersebut telah dijual/diekspor ke Turki.

Dia menambahkan, sejumlah drone berjenis lain juga diproduksi Iran, tetapi tidak digunakan untuk tujuan-tujuan khusus. Menurut Motamedzadegan, memang banyak drone yang mampu melakukan pemantauan, namun tidak bisa memonitor pada jarak dekat dari menara-menara bertegangan tinggi karena adanya pengaruh medan magnet dan aliran arus listrik.

Lebih lanjut Motamedzadegan mengatakan, kamera drone — yang diekspor ke Turki itu — tidak sensitif terhadap paparan (noises) sistem saluran transmisi bertegangan tinggi serta telekomunikasi, dan drone tersebut dapat diatur posisinya hingga jarak lima sentimeter dari menara listrik tegangan tinggi.

Drone ini, masih kata Motamedzadegan, mampu terbang selama 30 menit tanpa henti dan bisa membawa beban seberat 20 kg, sementara kecepatannya adalah 110 kilometerĀ  perĀ  jam.

Ia juga menerangkan, para peneliti tersebut memasangkan teknologi GPS (Global Positioning System) untuk mengontrol drone dari jarak jauh.

“Sistem drone yang diproduksi para peneliti Iran itu juga dapat digunakan untuk pemetaan udara (aerial mapping), penentuan pemanfaatan lahan, pemantauan instalasi pembangkit listrik dan anjungan minyak (perminyakan), dan sebagainya,” ujar Motamedzadegan. Para peneliti Iran, tambahnya, telah memenej pembuatan drone dalam jumlah besar untuk diekspor ke Turki dengan maksud memonitor dan memantau menara-menara listrik bertegangan tinggi di sana. [**]

______________________

Diterjemahkan dan diedit dari http: //isna.org (Rabu, 19/8/2015) oleh La Ode Zulfikar Toresano (www.sorotparlemen.com, Selasa, 15/9/2015). Penerjemah adalah seorang insinyur mesin dan peminat kajian iptek, politik, filsafat, serta Islamic studies.

Facebook Comments

Topik Tarkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

18 + eighteen =