Krisis Palestina dan Ambivalensi Jusuf Kalla

Oleh La Ode Zulfikar Toresano

palestina2“Upaya diplomasi terus kita lanjutkan dan tingkatkan. Sepanjang Jum’at (bukan “Jumat”, seperti yang lazim ditulis oleh sejumlah media massa tertentu yang mungkin saja sedang menjalankan skenario politik sekularisasi bahasa atau peristilahan Islam), ada pertemuan Gerakan Nonblok di New York dan OKI yang dilakukan atas inisiatif Indonesia,” ujar Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa, Senin (14/7), di Istana Negara, Jakarta. Bahkan, meminjan solusi yang diajukan Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana, upaya diplomasi juga bisa ditempuh lewat sidang khusus HAM Perserikatan Bangsa Bangsa / PBB karena lobi Indonesia cukup efektif mengingat ia sangat dipandang oleh dunia Barat dan Israel (Kompas, 15/7).

Diplomasi yang dimaksud adalah untuk meresponi serangan masif Israel atas Jalur Gaza, Palestina, sejak sepekan lalu (7/7), yang telah menewaskan 172 warga (lebih dari seperempat adalah anak-anak) dan menghancurkan permukiman serta infrastruktur publik.

Senada dengan itu, gencatan senjata juga diserukan oleh berbagai kalangan dunia internasional.

***

TENTU saja upaya-upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis Gaza patut diapresiasi. Namun, hendaknya jangan dijadikan satu-satunya opsi atas dasar pertimbangan bahwa sejauh ini Israel selalu melecehkan upaya-upaya diplomatik — termasuk yang disponsori Amerika Serikat (AS), saudara kembarnya — bahkan mengangkangi sejumlah perjanjian, untuk menyelesaikan berbagai sengketa.

Maka, kita patut mempertanyakan keefektifan usulan Hikmahanto agar Pak SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono) bisa menelepon (Presiden AS Barack) Obama dan meyakinkannya dari perspektif kemanusiaan dan HAM. Lagipula, apakah para pemimpin Israel memiliki nilai-nilai kemanusiaan? Bukankah substansi dari salah satu faktor ketidaksediaan Indonesia — dan negeri-negeri beradab lainnya — untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Israel adalah karena negeri yang berideologi Zionis itu tidak memiliki kapasitas dan kualitas untuk berdiplomasi sebagaimana yang dimiliki oleh pihak manapun yang berkeadaban?

Dalam hubungannya dengan kampanye calon presiden-wapres Jokowi-JK yang antara lain mengagendakan pembukaan kedutaan Indonesia di Gaza, apakah hal itu tidak dimaknai sebagai penguatan pengakuan keadaban bangsa Palestina di satu sisi, sementara di sisi lain adalah penafian keadaban Israel (yang tidak pernah terlintas bagi Indonesia untuk menjalin hubungan diplomatik dengannya)?

Ambivalensi Pernyataan Jusuf Kalla

Atas dasar hal di atas, pernyataan Jusuf Kalla (JK) di sebuah stasiun televisi nasional bahwa hanya ada dua pilihan terkait dengan konflik Palestina: “Damai atau Perang” (Selasa, 15/7/2014), kita harus menilainya sebagai pernyatan salah kaprah dan kurang sejalan dengan agenda pembukaan kedutaan Indonesia di Gaza (Palestina) seandainya pasangan Jokowi-JK berhasil terpilih sebagai presiden-wapres mendatang.

Kita yakin Jokowi (Joko Widodo) memaksudkan pembukaan kedutaan Indonesia di Gaza adalah untuk penguatan bangsa Palestina, dan bukan untuk menjadi makelar (mediator) “perdamaian” Palestina-Israel; karena logika “perdamaian” tidak selalu sama dengan “penguatan”. Tidak sadarkah kita bahwa sejauh ini perdamaian (artificial or pseudo peace) Palestina-Israel justru semakin menambah kerumitan, di antaranya terus bertumbuhnya permukiman Yahudi di wilayah-wilayah Palestina, yang kemudian memicu ketegangan?

JK memang telah terbukti piawai menyelesaikan berbagai konflik, namun anatomi konflik Palestina-Israel tidak seperti yang ia bayangkan karena hal itu bukan saja menyangkut batas wilayah atau perebutan politik/kekuasaan dan aneka sumber daya (resources), tapi juga menukik hingga ke persoalan ideologi (pemahaman/tafsir ideologi Ilahiah) bahkan teologi (dalam hal ini para penyembah berhala Zionisme percaya  bahwa hanya keyakinan keagamaan merekalah yang paling benar).

Oleh karena itu, mungkin saja “gencatan senjata” yang ada dalam benak Jokowi — termasuk juga kita — disalahpahami oleh JK sebagai “perdamaian”. Atas dasar ini, tekanan internasional — di antaranya dari Uni Eropa (UE) — untuk “tercapainya gencatan senjata” antara Israel dan Palestina (Kompas, 15/7) adalah lebih masuk akal ketimbang pilihan: “Damai atau Perang” ala JK, yang mungkin saja ia kembangkan dari tradisi berpikir orang Sulawesi: “Berlayar atau Berlabuh”. Namun, bukankah tradisi menjinakkan gelombang/ombak bekerja dalam atmosphere (situasi, kondisi, dan persyaratan) yang tidak sama dan sebangun dengan pertarungan kompleks seperti yang dialami bangsa Palestina?

Kendati demikian, gencatan senjata yang kita maksud adalah yang berkeadilan, bukan seperti yang dirancang oleh Mesir (atas kolusi dengan Israel), yakni yang memperhatikan daftar tuntutan Hamas, di mana di dalamnya disebutkan tentang pembukaan perbatasan Rafah dengan Mesir dan harus diakhirinya blokade delapan tahun atas Jalur Gaza.

 ***

KARENA logika biner (binary logic) ala JK itu tergolong usang (hanya dianut di era Perang Dingin), maka agaknya apa yang kita maksud sebagai “gencatan senjata” — atau lebih tepatnya “penguatan” — lebih sepadan sebagai anasir upaya diplomasi untuk menyelesaikan krisis Gaza (Palestina). Disinilah relefansi — sekaligus urgensi — upaya cerdas (strategis dan komprehensif) Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif yang menulis surat kepada Sekjen Organisasi Konferensi Islam (OKI) agar digelar pertemuan untuk membahas penghentian serangan Israel.

Dalam benak kita, karena pada (rencana) pertemuan itu dibahas berbagai hal yang terkait dengan penghentian serangan Israel, maka alangkah baiknya juga dibicarakan kemungkinan mengalihfungsikan para teroris ISIS (Islamic State in Iraq and Syria atau “Negara Islam di Irak dan Suriah”) menjadi pendukung Hamas (Palestina) dalam membela diri dari serangan pasukan Israel.

Ini sekaligus bisa menjadi salah satu saluran pembuktian diri bagi ISIS (meskipun hampir mustahil) — dari penilaian para  pengamat internasional — bahwa mereka bukanlah bagian dari gerombolan teroris yang dilatih oleh  dinas intelijen negara besar (Barat) dan didanai oleh pengusaha dan penguasa negara-negara Arab tertentu yang sering menjalin kerjasama intelijen dengan Mossad (dinas intelijen Israel); dan juga bahwa mereka bukanlah penganut aliran Wahhabi ekstrim (beda dengan “Wahhabi moderat”) atau Takfiri — yang menganggap diri paling benar keberislamannya dan mudah mengkafirkan pihak lain yang dianggap tidak sepaham — yang berlindung di balik kedok “Sunni”, padahal mereka sendiri sangat dibenci para penganut Sunni di Suriah dan Irak karena banyak melakukan pembantaian sadis, antara lain mengunyah hati dan jantung korbannya, dan melancarkan jihad nikah terhadap gadis-gadis di bawah umur pada daerah-daerah yang ditaklukkan (yang kesemuanya itu didasarkan pada ushuluddin  dan furu’ al-din  mereka yang berbeda dengan Ahlusunnah Waljamaah/Sunni).

***

DALAM rencana pertemuan OKI yang diusulkan oleh Menlu Iran itu sebaiknya juga dibahas mengenai aksi boikot produk-produk Israel, seperti yang dengan efektif dilakukan oleh beberapa kelompok aktivis di Eropa beberapa saat yang lalu.

Dengan mempertimbangkan bahwa banyak sekali saham-saham kelompok Zionis yang diinvestasikan pada (produsen) aneka produk yang tersebar di seluruh dunia, maka dalam pertemuan OKI itulah harus dibahas kategorisasi aksi boikot yang berdampak ideologis, strategis, dan taktis; di mana prioritas utama boikot adalah yang berdampak ideologis atau struktural.

Jadi bukan hanya sekadar teriak-teriak memberikan kecaman kepada Israel dan mengumandangkan keprihatinan mendalam atas ketertindasan bangsa Palestina (bahkan dibumbui dengan kesibukan mengadakan “rapat koordinasi”), sebab hal seperti itu “burung beok” pun bisa. [**]

______________________________

Penulis (La Ode Zulfikar Toresano / Aba Zul) adalah Koordinator Forum Studi Politik dan Teknologi Nasional (Forum SPTN) dan Pemimpin Redaksi BUTONet 2 (www.globalnews.buton-network.com)

Facebook Comments

You May Also Like

5,127 thoughts on “Krisis Palestina dan Ambivalensi Jusuf Kalla

  1. Autolike, Autolike International, auto like, Autoliker, Status Liker, ZFN Liker, Auto Like, Auto Liker, Working Auto Liker, Photo Liker, Photo Auto Liker, Increase Likes, autoliker, Autoliker, Status Auto Liker, auto liker, autolike

  2. Status Liker, auto liker, ZFN Liker, Autoliker, Working Auto Liker, Autoliker, Status Auto Liker, Photo Liker, Auto Liker, Autolike, autolike, autoliker, Photo Auto Liker, auto like, Auto Like, Autolike International, Increase Likes

  3. Autoliker, Autolike International, Autolike, Photo Liker, autoliker, autolike, Auto Liker, Auto Like, Photo Auto Liker, auto like, Status Liker, Increase Likes, Working Auto Liker, Autoliker, ZFN Liker, Status Auto Liker, auto liker

  4. Status Auto Liker, Increase Likes, Autolike, Photo Auto Liker, auto like, autoliker, Autolike International, auto liker, Photo Liker, Auto Liker, Autoliker, autolike, Autoliker, Status Liker, Auto Like, Working Auto Liker, ZFN Liker

  5. Auto Like, auto liker, Status Auto Liker, Working Auto Liker, autolike, ZFN Liker, Autolike International, Photo Liker, Auto Liker, Status Liker, Autolike, autoliker, auto like, Photo Auto Liker, Autoliker, Increase Likes, Autoliker

  6. Autoliker, Status Auto Liker, auto liker, autoliker, Increase Likes, auto like, ZFN Liker, Photo Auto Liker, autolike, Autolike International, Auto Liker, Status Liker, Autolike, Auto Like, Photo Liker, Working Auto Liker, Autoliker

  7. Photo Auto Liker, ZFN Liker, Status Liker, Photo Liker, Autolike International, auto liker, autoliker, Autoliker, Status Auto Liker, Auto Like, autolike, Autoliker, Increase Likes, Auto Liker, auto like, Working Auto Liker, Autolike

  8. Increase Likes, Photo Liker, Status Liker, Status Auto Liker, Auto Like, Auto Liker, Photo Auto Liker, Autoliker, ZFN Liker, autoliker, autolike, auto liker, Autolike International, Autolike, Working Auto Liker, Autoliker, auto like

  9. Photo Liker, Autolike, autolike, Status Liker, Working Auto Liker, autoliker, Increase Likes, Autoliker, Autolike International, auto liker, Autoliker, ZFN Liker, Status Auto Liker, Auto Like, Auto Liker, Photo Auto Liker, auto like

  10. ZFN Liker, Autoliker, Photo Auto Liker, Working Auto Liker, autoliker, Status Liker, Photo Liker, Autolike, Increase Likes, Auto Like, Auto Liker, Autolike International, auto like, auto liker, Autoliker, autolike, Status Auto Liker

  11. ZFN Liker, Auto Like, autolike, auto like, Autoliker, Status Liker, Increase Likes, Autolike International, Status Auto Liker, Auto Liker, Photo Liker, Photo Auto Liker, Working Auto Liker, autoliker, auto liker, Autolike, Autoliker

  12. Working Auto Liker, Photo Auto Liker, Status Auto Liker, Autolike International, Auto Liker, Auto Like, auto like, Autoliker, ZFN Liker, Photo Liker, autoliker, Increase Likes, auto liker, Autolike, Status Liker, autolike, Autoliker

  13. autoliker, Autoliker, ZFN Liker, Working Auto Liker, Status Liker, Photo Auto Liker, Autoliker, Auto Like, Auto Liker, Photo Liker, Autolike International, Status Auto Liker, Increase Likes, auto liker, Autolike, autolike, auto like

  14. Autoliker, Autolike International, Auto Like, ZFN Liker, Auto Liker, Autoliker, Status Auto Liker, Increase Likes, autoliker, Status Liker, autolike, auto liker, Photo Liker, Autolike, Working Auto Liker, Photo Auto Liker, auto like

  15. Photo Liker, Increase Likes, Autoliker, autoliker, Auto Liker, Autoliker, Autolike International, Auto Like, auto like, Working Auto Liker, auto liker, Photo Auto Liker, ZFN Liker, Autolike, autolike, Status Liker, Status Auto Liker

  16. Autoliker, auto liker, auto like, Working Auto Liker, autoliker, Auto Like, Photo Auto Liker, Status Liker, Autolike International, Increase Likes, Status Auto Liker, Photo Liker, Autolike, Auto Liker, Autoliker, autolike, ZFN Liker

  17. Increase Likes, auto liker, auto like, Autolike International, Auto Liker, Working Auto Liker, Photo Liker, Autoliker, Status Liker, Photo Auto Liker, autolike, Auto Like, Autoliker, ZFN Liker, autoliker, Autolike, Status Auto Liker

  18. Working Auto Liker, auto like, Photo Auto Liker, ZFN Liker, autolike, Autolike International, Auto Liker, auto liker, Photo Liker, Auto Like, Autolike, Autoliker, Status Auto Liker, Status Liker, Increase Likes, autoliker, Autoliker

  19. Status Auto Liker, Autoliker, Auto Liker, ZFN Liker, Working Auto Liker, Auto Like, Status Liker, Photo Auto Liker, auto liker, autolike, Photo Liker, Autoliker, Increase Likes, auto like, Autolike, Autolike International, autoliker

  20. ZFN Liker, auto like, Status Liker, Increase Likes, Autoliker, Status Auto Liker, Photo Liker, Autoliker, autoliker, Auto Like, Autolike, Auto Liker, auto liker, Working Auto Liker, autolike, Photo Auto Liker, Autolike International

  21. Auto Like, auto liker, autolike, autoliker, Photo Auto Liker, Auto Liker, Working Auto Liker, Autolike International, Increase Likes, Autoliker, Photo Liker, Autolike, Status Liker, ZFN Liker, Autoliker, auto like, Status Auto Liker

  22. Photo Liker, auto liker, ZFN Liker, Working Auto Liker, Autolike, Increase Likes, Autoliker, Auto Like, Autoliker, Status Auto Liker, autoliker, auto like, autolike, Autolike International, Status Liker, Auto Liker, Photo Auto Liker

  23. Working Auto Liker, autolike, Autolike, Autoliker, Increase Likes, Photo Auto Liker, Auto Like, Photo Liker, auto like, Autoliker, ZFN Liker, Status Liker, autoliker, Status Auto Liker, auto liker, Auto Liker, Autolike International

  24. Photo Liker, Photo Auto Liker, ZFN Liker, auto liker, Increase Likes, autolike, Autolike, autoliker, Autolike International, Autoliker, Status Auto Liker, Auto Like, Autoliker, auto like, Auto Liker, Status Liker, Working Auto Liker

  25. Increase Likes, Status Auto Liker, Working Auto Liker, autoliker, auto like, auto liker, Status Liker, Autoliker, Autolike, Auto Like, ZFN Liker, Autolike International, Photo Auto Liker, Photo Liker, Auto Liker, autolike, Autoliker

  26. autoliker, Autolike International, ZFN Liker, Photo Auto Liker, Auto Like, Autoliker, Auto Liker, auto like, Increase Likes, Status Liker, Autolike, Photo Liker, Status Auto Liker, Working Auto Liker, auto liker, Autoliker, autolike

  27. Autolike International, Autoliker, Status Auto Liker, auto like, Auto Liker, autoliker, Photo Auto Liker, Status Liker, auto liker, Auto Like, Photo Liker, Autoliker, ZFN Liker, Autolike, autolike, Working Auto Liker, Increase Likes

  28. Status Auto Liker, ZFN Liker, autoliker, autolike, Autolike, Working Auto Liker, auto like, Photo Liker, Increase Likes, Photo Auto Liker, auto liker, Auto Like, Autoliker, Autolike International, Autoliker, Auto Liker, Status Liker

  29. Working Auto Liker, Auto Like, autoliker, Status Liker, Photo Liker, Autolike International, ZFN Liker, Autoliker, Increase Likes, Status Auto Liker, Autoliker, Photo Auto Liker, Autolike, auto like, Auto Liker, autolike, auto liker

  30. Status Liker, Status Auto Liker, Auto Like, Autolike, autoliker, Auto Liker, Autolike International, Working Auto Liker, autolike, auto liker, ZFN Liker, Photo Liker, Autoliker, Increase Likes, Autoliker, Photo Auto Liker, auto like

  31. Autolike, autoliker, Auto Liker, Autoliker, Photo Liker, Autoliker, Status Liker, Increase Likes, auto liker, Auto Like, ZFN Liker, autolike, auto like, Status Auto Liker, Working Auto Liker, Autolike International, Photo Auto Liker

  32. autolike, Photo Liker, auto like, Photo Auto Liker, Auto Liker, Working Auto Liker, Autoliker, ZFN Liker, Autoliker, autoliker, Status Liker, Autolike International, auto liker, Auto Like, Status Auto Liker, Increase Likes, Autolike

  33. Auto Liker, autoliker, ZFN Liker, Autoliker, Autoliker, Autolike, auto liker, Autolike International, auto like, Increase Likes, Auto Like, Working Auto Liker, autolike, Photo Liker, Status Auto Liker, Status Liker, Photo Auto Liker

  34. Status Auto Liker, Autoliker, Auto Like, Photo Auto Liker, Status Liker, Autolike, Autolike International, auto liker, Working Auto Liker, Photo Liker, Auto Liker, Increase Likes, Autoliker, ZFN Liker, auto like, autolike, autoliker

  35. Status Liker, Autoliker, Autolike International, ZFN Liker, Photo Liker, Autoliker, Autolike, Photo Auto Liker, Auto Liker, autolike, Working Auto Liker, Increase Likes, auto liker, auto like, Status Auto Liker, Auto Like, autoliker

  36. Autoliker, Status Liker, Autolike International, Status Auto Liker, Increase Likes, autolike, Working Auto Liker, Auto Like, auto like, Auto Liker, Photo Auto Liker, auto liker, Photo Liker, autoliker, ZFN Liker, Autoliker, Autolike

  37. autoliker, Auto Liker, Autolike International, Autoliker, Increase Likes, Auto Like, Photo Auto Liker, Status Auto Liker, Autolike, autolike, auto like, ZFN Liker, Status Liker, Working Auto Liker, Photo Liker, Autoliker, auto liker

  38. autolike, Photo Auto Liker, Photo Liker, ZFN Liker, Status Auto Liker, Auto Liker, Working Auto Liker, auto liker, Autoliker, Increase Likes, Auto Like, Autolike, auto like, autoliker, Autoliker, Status Liker, Autolike International

  39. Autolike International, autoliker, auto liker, Status Liker, Photo Auto Liker, Working Auto Liker, Autoliker, Photo Liker, Auto Like, ZFN Liker, Status Auto Liker, auto like, Auto Liker, Autolike, Autoliker, autolike, Increase Likes

  40. Компания специализируется на продаже газовых баллонов всех типов, а также самых востребованных технических газов купить редуктор на газовый баллон в новосибирске как в баллонах так и в жидком виде.

    Мы работаем с заказчиками из Новосибирска, Новосибирской области и других регионов РФ. Мы предлагаем высококачественную, сертифицированную в соответствии с ГОСТ продукцию. Мы устанавливаем разумные цены и готовы вести разговор с каждым клиентом.

    Технические газы в Новосибирске
    Технические газы давнешенько и успешно используются в металлургии, пищевом производстве, сельском хозяйстве, медицине. Купить газовые баллоны в НовосибирскеСегодня эта продукция активно внедряется в сферу торговли, развлечений, сервисных услуг. Соответственно растет спрос и для качественную безопасную тару, без которой транспортировать и приспособлять газы попросту невозможно.

    Компания ООО предлагает:

    покупать газовые баллоны в Новосибирске, предназначенные ради основных видов технических газов, баллоны ГОСТ 949-73.
    приобрести технические газы аргон, гелий, кислород, азот, пропан, ацетилен, углекислоту, сварочные и пищевые газовые смеси в соответствующих баллонах;
    заключить договоры на поставки «сухого льда».
    продажа баллонов газовых в новосибирскеВсегда для Вас – квалифицированные – консультации по всем вопросам, связанным с техническими газами и газовыми баллонами.

    Мы строим отношения с заказчиками для основе взаимной экономической и моральной выгоды. Наша команда отличается профессионализмом и креативным мышлением. Продажа газовых баллонов в Новосибирске через компании – это неукоснительное устройство взятых обязательств, полезные многолетние наработки, обеспечение ответственных поставок.

    У нас Вы вечно сможете покупать газовый баллон сообразно хорошей цене. Вовек в наличии новые и недорогие переаттестованные баллоны. У нас можно обещать и подкупать газовый баллон для сварки сообразно отличной цене. Баллоны газовые предназначены для хранения различных газов в сжатом состоянии. Газ находится в сжиженном виде почти давлением, ради исключением газа ацетилена, что из-за своей взрывоопасности растворен в ацетоне.

    Вроде экономично и результативно осуществить Ваши идеи? Привлечь к решению задачи специалистов нашей компании! Обращайтесь сейчас: мы ждем именно Вашей заявки!