Majelis Rasulullah Rayakan Maulid Nabi Muhammad tanpa Habib Munzir

majelisrasulullahBUTONet 2, Jakarta— Dalam kitab Perjanjian Baru termaktub kisah kedatangan Ahmad sebagai nabi terakhir, seperti redaksi ayat berikut ini: Aku habis berdoa kepada ayahku Tuhan yang Maha Kuasa untuk mengirimkan pada kalian pembimbing baru yang akan membimbing /memimpin kalian selamanya. (14 : 16). Lalu dijelaskan pada ayat berikutnya: Saat pembimbing/pemimpin itu datang kepadamu yang dikirimkan oleh ayahku. Ia akan menjayakanku. Ia akan mempersaksikanku. (Yohanes 14 : 26).

Bahkan, Isa menegaskan dalam Yohanes 16 : 7, Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

Sosok yang dikabarkan pada Injil adalah Muhammad bin Abdullah, pelanjut risalah kenabian. Kelahiran Nabi Muhammad s.a.w. pada 12 Rabiul awal, Tahun Gajah. Manusia agung itu lahir di Mekah al-Mukarramah sebagai pembuka rahmat di pelosok alam semesta.

Masyarakat Indonesia, yang notabene Muslim, dari berbagai kalangan turut memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW, termasuk Majelis Rasulullah. Majelis Rasulullah merupakan majelis ta’lim yang didirikan Almarhum Habib Munzir bin Fuad Al Musawa. Sementara pusat kegiatan majelis tersebut biasanya diadakan di Mesjid Raya Al Munawar, Pancoran, Jakarta Selatan.

Habib Munzir dalam perjalanan dakwahnya senantiasa mengajak umat Islam untuk mencintai Nabi Muhammad dan sunnahnya. Selain itu, beliau berpesan kepada jamaah Majelis Rasulullah untuk menjadikan Rasulullah sebagai suri teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun ini, Habib Ahmad bin Jindan menyampaikan visi yang dibawa oleh Habib Munzir dalam khotbahnya. Ia mengajak jamaah Majelis Rasulullah untuk meneladani Rasul. “Sebagai umat Islam, mari kita menjadikan Nabi Muhammad sebagai teladan, serta mengamalkan ajaran beliau dalam kehidupan,” ucap Habib Ahmad.

Selain itu, pelanjut Habib Munzir tersebut juga berpidato mengenai tanggung jawab seorang pemimpin. “Setiap individu akan menghadap kepada Allah SWT untuk diminta pertanggungjawabannya, maka sebagai pemimpin harus menjalankan amanah dengan baik,” ajaknya.

Di hadapan Presiden SBY dan jajaran pemerintah yang hadir, Habib Ahmad mendoakan mereka, serta mengajak jamaah Majelis Rasulullah untuk mendukung pemerintah SBY. “Sebagai rakyat, kita harus mendoakan pemimpin, serta mendukung jalannya roda pemerintahan,” tegasnya. (wz)

Facebook Comments

Topik Tarkait

5 thoughts on “Majelis Rasulullah Rayakan Maulid Nabi Muhammad tanpa Habib Munzir

  1. Greetings! I know this is kinda off topic but I’d figured I’d ask.
    Would you be interested in trading links or maybe guest writing a blog article or vice-versa?
    My blog addresses a lot of the same topics as
    yours and I believe we could greatly benefit from each
    other. If you’re interested feel free to send me an e-mail.
    I look forward to hearing from you! Terrific blog by the way!

    Have a look at my site; big black cock enter’s rajapandi’s tender asshole

Leave a Reply

Your email address will not be published.

10 + five =