Manfaat Big Data bagi Pemerintah dan Kalangan Industri/Bisnis

La Ode Zulfikar Toresano (JAKARTA, www.sorotparlemen.com, 24/7/2018) — Sebelum memaparkan manfaat “Big Data”, terlebih dahulu perlu kita samakan cara pandang (perspektif) mengenai apa itu “Big Data”, yang kini sangat urgen penerapannya untuk kepentingan aneka bidang kehidupan.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengajak seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) di sektor industri teknologi informasi (TI) untuk bersama-sama memetakan kebutuhan dan kolaborasi Sumber Daya Manusia (SDM). [1] Ia memaparkan, pemerintah membutuhkan (Tenaga) Coder dan juga Ahli Analisis “Big Data” (Big Data Analyst) seraya membandingkannya dengan Pemerintah Singapura yang mengajarkan coding mulai dari sekolah TK. [2] Untuk maksud ini pemerintah (Indonesia) perlu menghitung berapa jumlah ahli (Coder dan Big Data Analyst) yang tersedia saat ini, dan berapa kebutuhannya.

Tenaga-tenaga untuk dua jenis keahlian tersebut (Coder  dan Big Data Analyst) mutlak dibutuhkan agar Indonesia tidak tertinggal dari negara lain dalam hal pemanfaatan ICT (Information & Communication Technology). Dari pemaparan Rudiantara itu dapat disimpulkan bahwa pemerintah telah menyadari pentingnya dua jenis keahlian termaksud dan siap memulai penerapan “Big Data” secara serius.

Berikut ini diberikan gambaran mengenai beberapa contoh kemanfaatan yang didapatkan dari penerapan Big-Data di instansi pemerintahan :

  •  Studi kasus yang memprediksi pola (sarana transportasi) komuter antarkota dengan menggunakan (medsos) Twitter. [3]
  •  Pengembangan model statistik untuk memprediksi harga pangan dengan menggunakan “crowdsourcing”. [4] 
  •  Pemanfaatan Big Data berbasis MPD (Mobile Position Data) oleh BPS (Badan Pusat Statistik) untuk penghitungan lalu-lintas wisman (pelintas batas) di daerah-daerah perbatasan. [3, 4]
  •  Pengolahan Sumber Daya Alam (SDA), berbasis analisis data, untuk mendukung sektor usaha/bisnis dan perdagangan; misalnya kemampuan untuk mengetahui kilang-kilang mana yang masih dapat beroperasi, yang akan habis masa pengoperasiannya, atau yang belum dioperasikan (difungsikan), serta kasus lainnya untuk pemetaan potensi ikan berdasarkan lokasi. [5]
  •  Mewujudkan pemerintahan yang mendengar dan melayani (listen and serving). Sebagai contoh, untuk membangun “Jakarta Smart City”, Pemprov DKI-Jakarta perlu memanfaatkan infrastruktur “Big-Data” sebagai sumber utama pengambilan kebijakan dan pemecahan aneka permasalahan (termasuk yang dialami warga Jakarta). [6]
  •  Dan sebagainya (dengan kemanfaatan nyaris tak terhingga).

***

MERUJUK pada uraian mengenai pengenalan “Big Data” pada artikel sebelumnya (“Peranan Big Data untuk Instansi Pemerintah”), maka dapat dikatakan bahwa Big Data memiliki karakteristik 3V, yakni : Volume, Velocity, dan Variety.

  •  Volume, yaitu set data yang disimpan dalam jumlah besar.
  •  Velocity, yaitu kebutuhan dalam mengakses suatu data dengan cepat.
  •  Variety, yaitu format data yang ada adalah bervariasi.

Dengan karakteristik 3V tersebut, Big Data tidak hanya bermanfaat di sektor pemerintahan saja, melainkan juga di sektor industri/bisnis. Khusus yang disebutkan terakhir, ia (Big Data) dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan (income/gain) perusahaan. Singkatnya, Big Data dapat memberikan manfaat tertentu bagi sektor bisnis, antara lain [7] :

  •  Penghematan biaya dengan sistem cloud, di mana dengan sistem Big Data akan dapat dilakukan penyimpanan data dalam jumlah besar.
  •  Pengambilan keputusan akan lebih cepat dan akurat karena ia (Big Data) dapat menganalisis aneka sumber data dan informasi secara lebih cepat dan akurat.
  •  Efektif dalam menciptakan produk serta layanan baru dengan mengukur kebutuhan dan kepuasan pelanggan, sehingga dapat diambil keputusan tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

***

MERUJUK pada sejumlah manfaat seperti disebutkan di atas, maka ke depan — melalui pemanfaatan teknologi ICT berbasis Big Data — ditargetkan akan dapat terwujud stabilitas ekonomi di segala sektor.

Untuk mewujudkan kemanfaatan tersebut (pengimplementasian Big-Data) adalah penting menyiapkan infrastruktur jaringan internet. Dalam kaitan ini Kemkominfo menargetkan penyelesaian program Palapa Ring dan perluasan internet 4G ke berbagai tempat/lokasi. Dengan refarming 4G, Rudiantara menargetkan pada tahun 2019 seluruh ibu kota kabupaten/kota di Indonesia bisa terhubung jaringan broadband, yang kemudian diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada inovasi digital.

Rudiantara juga menargetkan pemerataan layanan internet 4G di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) [8]. Untuk mendukung program tersebut, Telkom menetapkan  platform  khusus yang bernama “xsight”, di mana lewat Kemkominfo juga akan digalakkan program gerakan nasional 1.000  startup. Dalam rangka itu, Telkom menargetkan minimal 30 persen pelaku  startup  dan  developer  akan menggabungkan diri ke xsight. [9] Tentu saja hal ini akan berdampak positif bagi percepatan terwujudnya masyarakat digital yang lebih maju, efektif, efisien, dan optimal.

Untuk mempercepat tercapainya target tersebut diharapkan agar seluruh lapisan masyarakat memberikan dukungan. Bagi yang hendak berkontribusi, silahkan simak pembahasan mengenai “Big Data” (dengan lebih lengkap) pada https://idbigdata.com/official.
idBigData adalah komunitas non profit yang anggotanya terdiri dari para peminat dan pelaku Big Data di Indonesia. Di sini mereka bisa berinteraksi, berdiskusi, dan berbagi pengalaman dalam hal pengembangan teknologi, pemanfaatan, serta pengimplementasian Big Data. idBigData bersifat terbuka dan tidak berafiliasi dengan pihak (produk) tertentu. [**].

Sumber : 
[1] https://www.liputan6.com/tekno/read/3583328/menkominfo-indonesia-butuh-ahli-coding-dan-analis-big-data
[2] https://kominfo.go.id/content/detail/13352/menkominfo-indonesia-butuh-coder-dan-ahli-big-data-analysis/0/berita_satker
[3] http://www.beritasatu.com/iptek/454214-big-data-dapat-menunjang-statistik-resmi-pemerintah.html
[4] https://www.kominfo.go.id/content/detail/9300/industri-pariwisata-indonesia-apresiasi-penggunaan-teknologi-big-data/0/sorotan_media
[5] https://www.liputan6.com/tekno/read/3522620/sudah-saatnya-sektor-pemerintah-paham-keuntungan-dari-big-data
[6] https://ekonomi.kompas.com/read/2017/08/09/160000726/dki-jakarta-manfaatkan-big-data-untuk-layani-warga
[7] http://www.wantiknas.go.id/2017/02/24/manfaat-big-data-dalam-industri-it/
[8] https://www.kominfo.go.id/content/detail/11123/3-tahun-bersama-rudiantara-ini-pencapaian-besar-kemkominfo/0/sorotan_media
[9] https://www.liputan6.com/tekno/read/3241139/tren-big-data-semakin-masif-apa-manfaatnya-bagi-indonesia

Facebook Comments

You May Also Like