Mantan Kepala CIA: Iran ‘Menguasai’ Pembicaraan Nuklir

Mantan kepala CIA dan NSA Michael Hayden mengatakan Iran “menguasai” pembicaraan terakhir antara kelompok negara P5 + 1 dan Tehran atas program energi nuklirnya.

“Saya benar-benar takut bahwa Iran menguasai sekarang,” kata Hayden dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Minggu (28/6/15).

“Saya berharap ini bukan putaran akhir perundingan,” tambah Hayden, mantan Direktur Badan Keamanan Nasional, Wakil Direktur Utama Intelijen Nasional, dan Direktur Central Intelligence Agency.

Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB – Rusia, Cina, Prancis, Inggris dan Amerika Serikat – plus Jerman mengadakan pembicaraan di Wina untuk menyelesaikan teks kesepakatan bersejarah atas program nuklir Tehran pada akhir Juni.

n00469944-bMenteri Luar Negeri AS John Kerry bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada hari Minggu (28/6) setelah pertemuan mereka pada hari Sabtu (27/6).

Hayden mengatakan bahwa kesepakatan yang diusulkan tidak cukup untuk membatasi program nuklir Iran.

“Kami membuat mereka keluar dari kotak penalti untuk kegiatan nuklir mereka,” katanya.

“Kemudian mereka bebas dan berkemampuan untuk melakukan semua kegiatan mereka yang lain di wilayah ini,” tambahnya.

“Sekarang kita menghadapi kenyataan,” kata Hayden. “Apa yang mereka katakan telah menjadi apa yang sebenarnya mereka sepakati.”

Menteri luar negeri Iran mengatakan kepada wartawan pada hari Sabtu (27/6) bahwa kerja keras diperlukan untuk menutup kesepakatan akhir.

“Kami bertekad untuk melakukan segala yang kami bisa agar bisa mendapatkan peristiwa penting ini,” kata Zarif.

Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan sifat damai program nuklir negara itu, Sabtu (27/6), mengatakan Republik Islam tidak pernah mencari bom atom.

“Republik Islam Iran tidak pernah dan tidak akan pernah berusaha membangun senjata destruktif dan tidak manusiawi,” katanya.[IT/r]

_______________________________________________

Diduplikasi oleh www.sorotparlemen.com (Kamis, 9/7/2015) dari islamtimes.org, Senin, 29/6/2015

Facebook Comments

Topik Tarkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

seventeen + seven =