NU dan Aquarium Politik (Ulama NU: Antara Pelayan Politik Umat dan Penggiat Politik Kelompok)

Logo Resmi NUDalam sebuah diskusi “Membangun NU Berbasis Umat” (16 / 1 / 2008), Wakil Ketua  Dewan Perwakilan Daerah  (DPD), La Ode Ida, menyampaikan: Nuansa politik di kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU) belakangan ini sangat kuat. Keadaan itu telah mengancam karakter NU yang sebenarnya bertujuan utama membangun moralitas dan mentalitas bangsa, bukan kekuasaan (Kompas — edisi  update — 17 / 1 / 2008).

Pada diskusi yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Lahir Ke-82 NU itu, pernyataan La Ode Ida seakan dikuatkan oleh pembicara lain, Masdar Farid Mas’udi — yang juga adalah Ketua Pengurus Besar NU (PBNU) — bahwa banyaknya kiai NU yang berpolitik juga membuat sebagian mereka tidak dapat lagi diambil inspirasinya. Pada saat yang sama, jumlah kiai sepuh semakin berkurang. Masih menurut Masdar, perubahan orientasi itu memunculkan pergeseran visi di NU, yaitu dari seharusnya melayani umat ke melayani diri sendiri.

***

Kita numpang tanya, bukankah dengan banyaknya kiai NU yang terlibat aktif dalam politik praktis justru seharusnya membuka peluang lebar dan efektif bagi para kiai itu untuk menebarkan aura moralitas dan mentalitas politik secara lebih dekat ke jantung kekuasaan sehingga daya konduktif dan pengaruhnya bisa bernilai multiplikatif karena lebih berbobot struktural?

Bukankah perjuangan para ulama tidak boleh terjebak — apalagi fanatik — pada parsialitas, misalnya pada ruang moralitas belaka karena mereka adalah pelanjut misi kenabian? Persoalannya sekarang, apakah sistem kaderisasi (kapasitas kultural-spiritualistik) atau keorganisasian di NU mampu melahirkan ulama-ulama pewaris Nabi (warasatul anbiya) yang memiliki aura moralitas positif, konstruktif, dan inspiratif, serta mengandung komitmen tinggi sehingga tidak akan larut dalam sebuah iklim atau permainan politik (political struggle) yang tidak bermartabat?

Dengan begitu mungkin yang perlu dipikirkan NU adalah bagaimana membangun code of conduct  bersama untuk dijadikan sebagai instrumen pemberi arah bagi para ulamanya yang terjun ke dalam gelanggang politik praktis.

Berangkat dari sini, sebagai Ketua PBNU, bukankah Masdar dan jajarannya — juga para ulama sepuh — lebih baik merumuskan panduan praktik politik yang “bermartabat” bagi warga NU (Nahdliyin), sebab jika tidak, mereka hanya akan mendapatkan (kue politik) “martabak”, bukan “martabat” dalam berpolitik.

***

BAGAIMANAPUN politik adalah realitas konkret dalam kehidupan manusia; dan ulama harus masuk dalam realitas itu untuk kemudian menjadi panutan bagaimana membangun praktik politik yang berkeadilan dan beradab. Agaknya naif sekali bila NU memperlakukan “politik” seperti menatap ikan-ikan hias dalam aquarium. Dengan kata lain, kalaupun politik dianggap seperti kubangan lumpur, tidakkah lebih mulia jika para ulama turun langsung ke dalam kubangan lumpur itu seraya mempertontonkan bagaimana mengelola perekayasaan lumpur agar lebih bernilai produktif, katakanlah difungsikan sebagai sawah untuk menanam padi atau sekadar membentuknya menjadi batu-bata (brick) atau kerajinan tangan keramik  (“ceramics” atau  “ceramic  handicraft”).

Oleh karena itu, lebih baik Masdar konsisten saja dengan pernyataannya, “Jika aktivitas politik (warga NU) itu untuk melayani umat, mereka juga (maksudnya: ‘para ulama’) akan dilayani umat.” Dengan begitu, orientasi politik kekuasaan tidak perlu dianggap deviatif karena ia bisa didesain menjadi berkarakter “melayani”. Dalam hubungan ini kita harus jujur, mana ada perjuangan politik yang menjaga jarak dari kekuasaan? Lagipula, pemberdayaan yang optimal dari segenap sumber daya dalam masyarakat hanya bisa efektif dan berdampak luas melalui jalur politik kekuasaan. Itulah sebabnya mengapa Nabiullah Yusuf alaihissalam (as) merasa perlu untuk meminta jabatan kekuasaan sebagai bagian dari  political bargaining  beliau dengan para elite politik kerajaan. Kalau kita sepakat memahami politik sebagai “the art of possible” (seni meramu kemungkinan), justru yang perlu ditumbuhkembangkan adalah meramu kemungkinan-kemungkinan mewujudkan politik yang partisipatif, tawadhu, konstruktif, produktif, dan berkeadilan.

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu)

berlaku adil dan berbuat kebajikan ……

[Al-Qur’an Surah (QS) 16 : 90]

***

JIKA La Ode Ida dan Masdar konsisten dengan tema diskusi “Membangun NU Berbasis Umat”, bukankah timbulnya sejumlah persoalan utama umat karena selama ini mereka sering dijadikan sapi perah politik? Maka, supaya tidak terus dijadikan perahan, mereka — terutama para ulamanya — harus mengerti politik. Dan tidak cukup berhenti di situ, sebagian dari ulama mereka perlu terlibat aktif dalam politik praktis (dimensi strategi-taktik) dalam rangka mem-back up  kelompok ulama lainnya yang menjalankan tugas bimbingan pelayanan perjuangan politik (dimensi ideologi politik), sehingga politik tidak dijadikan instrumen untuk memerah umat (rakyat) oleh para oportunis.

Sudah saatnya warga NU memandang dirinya (umat) secara holistik, paling tidak berpikir secara  the couple existence.

Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya ……..

(QS 36 : 36)

Dengan perspektif ini, kaum Nahdliyin (terutama para ulamanya) tidak cukup mengisolasi atau mengkerangkeng diri dalam ruang suci hama bernama kulturalisme (atau isolasi moralitas), tapi juga harus berani memasuki ruang check-up  atau kamar bedah strukturalisme agar bisa diidentifikasi penyakit-penyakit — yang selama ini menghambat kiprah optimal mereka dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara — untuk kemudian dibuat sebuah “rencana” (planning) penanganannya (perspektif “Yin”). Selanjutnya, dari situ dilakukan akuisisi permasalahan (perspektif “Yan”), yang didefinisikan sebagai transfer dan transformasi beberapa sumber permasalahan ke dalam penyelesaian terprogram. Tentu saja program atau perencanaan pemberdayaan warga NU mempunyai fungsi yang sangat penting dan strategis dalam menginventarisasikan dan mengkoordinasikan usulan-usulan kegiatan, menyiapkan kegiatan, melakukan verifikasi dan validasi kegiatan (baik secara teknis, administrasi maupun orientasi nilai), dan melaksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan sejumlah kegiatan.

Sejalan dengan itu agar para kiai NU tidak mengalami perubahan orientasi, seperti yang dikhawatirkan Masdar, mungkin perlu juga dipikirkan pemetaan alokasi sumber daya para kiai. Maksud kita, pemikiran tentang kategorisasi wilayah perjuangan kiai NU perlu diakomodir dengan menghamparkan karpet merah pada pintu gerbang NU. Maka, para kiai yang lebih pantas berkiprah dalam domain strategi-taktik (politik) tidak boleh dicampurbaurkan dengan wilayah kerja kiai-kiai yang mampu dengan elegant mengembangkan pemikiran-pemikiran konseptual untuk melayani pemberdayaan politik umat, kendati secara esensial keduanya bekerja dalam satu jejaring (network) dan satu paket visi-misi yang sama. Dengan pembagian kerja seperti itu, di satu sisi ulama terlibat aktif dalam ranah politik praktis, tetapi juga bisa melokalisir pengaruh negatif (politik praktis) seandainya timbul praktik-praktik politik yang distortif yang dilakukan oleh para ulama yang berkiprah dalam tataran strategi-taktik (politik).

Jika dua model perjuangan ini bisa berjalan secara koordinatif dan beriringan, maka kekhawatiran pergeseran visi (bersama) di NU tidak akan terjadi. Dikotomi peran ulama (kiai) pun dengan sendirinya akan berakhir, dan selanjutnya mari kita alokasikan energi kita untuk mengatasi persoalan-persoalan umat yang lebih urgen, misalnya saja tentang perjuangan mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (khususnya warga NU).

***

SEJATINYA, ulama harus berdiri di luar sekat-sekat yang rigid, formalistik, dan eksklusif karena mereka bagian dari  hizb Allah, di mana  hizb  sendiri mengandung makna: “Sekelompok orang yang berjuang di jalan Allah SWT seraya menentang musuh-musuh-Nya.” Inilah yang membedakan “hizb” dengan “ahzab” yang dapat diartikan, “Berbagai kelompok orang yang memperjuangkan satu atau beberapa kepentingan.”

Dengan demikian, secara esensial, ulama (dalam bahasan ini adalah ulama yang memberikan bimbingan pelayanan perjuangan politik kepada seluruh umat, bukan ulama yang terlibat dalam politik praktis) kurang tepat bila menjerembapkan diri dalam kelompok Islam (termasuk partai politik) tertentu. Maka, praktik bimbingan pelayanan perjuangan politik-ideologis-religius ulama sebaiknya mengacu pada tradisi aktifitas mesjid yang begitu cair dan terbuka, tanpa hierarki seperti pada struktur partai politik, misalnya.

Secara tersirat model ini mampu menghindarkan penyusupan (kepentingan) dari luar dan juga efektif dalam mencegah kemungkinan ulama dijebak dalam kepentingan politik kelompok tertentu. Tentu saja ulama yang menempati posisi terbuka seperti itu, perjuangan politik-ideologisnya (untuk konteks NU mungkin tetap konsisten memperjuangkan ideologi Pancasila) tidak akan pernah berpihak pada kelompok Islam atau partai politik tertentu karena ulama yang demikian adalah milik umat dan hati umat pun terpaut kepada mereka. Singkatnya, ulama seperti itu akan menjalankan fungsi seperti Imam Masjid yang tidak membeda-bedakan jamaahnya, dan sebaliknya seluruh jamaahnya pun menaruh respek kepadanya.

Menurut saya, ulama NU harus melakukan pembagian peran sehingga harus ada ulama mereka yang menjalankan tugas seperti Imam Masjid (pemberi bimbingan pelayanan perjuangan politik umat), sehingga — sekali lagi — para ulama mereka yang terlibat aktif dalam partai politik (Parpol) tertentu, wilayah dan kapasitas perjuangannya cukup dipandang sebatas melaksanakan strategi (taktik) untuk satu tujuan bersama yang bernilai luhur.

Pertanyaan yang muncul kemudian, memadaikah kapasitas dan kualitas bimbingan pelayanan perjuangan politik ulama-ulama NU dalam memberi pencerahan atau inspirasi atas aneka strategi (politik) kelompok besar umat Islam yang berjuang dalam satu orientasi politik Ilahiah (yang ber-Ketuhan-an Maha Esa) yang menghargai nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan dalam praktik berbangsa dan bernegara.

Dengan kata lain, ulama-ulama NU harus bisa membawa Islam dari jeruji-jeruji besi — untuk tidak menyebut kuburan-kuburan — ke sentra perjuangan politik (berspektrum struktural maupun kultural) masyarakat.

Jika ulama-ulama NU — juga Muhammadiyah, Al-Irsyad, Ahlul Bait, dan seterusnya — mampu mengemban misi seperti itu maka dapat dipastikan akan muncul satu kekuatan gerakan Islam kebangsaan yang padu, yang kemudian perlu dibuatkan resultantenya dengan kelompok-kelompok agama lain (tanpa harus memaksakan penyatuan strategi perjuangan mereka) sehingga kelak mampu mengoptimalkan keberdayaan bangsa.

Dengan demikian, keberagaman atau pluralitas (realitas plural, yang tentu berbeda dengan “pluralisme” yang berkarakter monolitik) yang antara lain diartikulasikan dalam dinamika partai-partai politik harus dipandang sekadar nangkring pada koridor strategi-taktik. Bukankah perbedaan strategi-taktik itu harus kita sanjung bersama karena ia sangat bergantung pada dimensi ruang dan waktu, juga kondisi subjektif-objektif para pelakunya?

***

SUNGGUH, diskusi-diskusi sejenis “Membangun NU Berbasis Umat” itu terasa sangat membosankan karena sudah sejak dulu diwacanakan. Jangan sampai ada yang menyindir bahwa wacana perjuangan kulturalversus struktural di lingkungan NU sudah lumutan atau berjamur seperti tongkol jagung yang terus terkena urine hewan di bawah pohon.

Memang mengasikkan terus menyuarakan agar kiai ke luar dari gelanggang politik praktis; hitung-hitung semakin memperkecil tingkat persaingan dalam pemilu atau pilkada. [**]

______________________________

La Ode Zulfikar Toresano (Aba Zul)  adalah

Koordinator Umum  Forum Studi Politik dan Teknologi Nasional (Forum SPTN) dan sejak Maret 2014 belajar mengabdikan diri sebagai Pemimpin Redaksi  BUTONet 2.

Artikel  ini  pernah  dimuat  dalam  http://forumsptn-nonliberal-islam.blogspot.com

pada tanggal 19 Januari 2008.

Facebook Comments

You May Also Like

75 thoughts on “NU dan Aquarium Politik (Ulama NU: Antara Pelayan Politik Umat dan Penggiat Politik Kelompok)

  1. Right here is the right blog for anyone who really wants to find out about this topic.

    You know a whole lot its almost tough to argue with you (not that I actually will need to…HaHa).
    You certainly put a brand new spin on a subject which has been written about for decades.

    Great stuff, just great!

  2. An impressive share! I have just forwarded this onto a co-worker
    who had been doing a little homework on this. And he actually ordered me dinner simply because I found it for him…
    lol. So let me reword this…. Thanks for the meal!! But yeah, thanx for spending the time to discuss this topic here on your
    web site.

  3. Heya i’m for the first time here. I found this board and I find It
    truly useful & it helped me out a lot. I hope to give something
    back and aid others like you aided me.

  4. Hi there! I just want to offer you a huge thumbs up for your great information you have got right
    here on this post. I will be coming back to your
    website for more soon.

  5. Hey there! I could have sworn I’ve been to this website before but after reading through
    some of the post I realized it’s new to me. Anyways, I’m definitely glad
    I found it and I’ll be book-marking and checking back
    frequently!

  6. Thanks , I’ve recently been looking for information approximately
    this topic for a while and yours is the greatest I have found out
    so far. However, what about the conclusion? Are you positive in regards to
    the source?

  7. Wow, amazing weblog structure! How lengthy have you been running a blog for?
    you make blogging look easy. The entire look of your web site is
    wonderful, as well as the content!

  8. We’re a group of volunteers and starting a new scheme in our community.
    Your website provided us with valuable information to
    work on. You have done a formidable job and our whole community will be grateful to you.

  9. I’m really impressed with your writing skills as well as with the layout on your weblog.

    Is this a paid theme or did you customize it
    yourself? Anyway keep up the excellent quality writing,
    it’s rare to see a great blog like this one today.

  10. Excellent web site you’ve got here.. It’s difficult to find good quality writing like
    yours these days. I honestly appreciate individuals like you!
    Take care!!

  11. Thank you a bunch for sharing this with all people you actually recognize what you are speaking approximately!
    Bookmarked. Kindly also seek advice from my website =).
    We can have a hyperlink trade agreement among us

  12. Hello, i think that i saw you visited my blog thus i got here to return the prefer?.I am attempting to to find things to improve my website!I assume its ok to make use of some of
    your ideas!!

  13. Greetings from Carolina! I’m bored at work so I
    decided to browse your site on my iphone during lunch break.
    I really like the information you provide here and can’t wait to take a look
    when I get home. I’m surprised at how quick your blog loaded on my phone ..
    I’m not even using WIFI, just 3G .. Anyways, very good site!

  14. Por mucho reparo que dé, no se le debe ocultar información, ya que es un profesional de la salud y quien podrá determinar la causa y buscar una solución.

  15. Young adult men who frequently turn to pornography for stimulation, or who may even be struggling with a porn addiction, are much more likely to experience sexual dysfunctions in their lifetime.

  16. Hey would you mind sharing which blog platform you’re using?

    I’m planning to start my own blog soon but I’m having a difficult time selecting between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal.
    The reason I ask is because your design seems different then most blogs and I’m looking for
    something unique. P.S My apologies for getting off-topic but I
    had to ask! natalielise plenty of fish

  17. Spot on with this write-up, I absolutely feel this amazing site needs a great deal more attention. I’ll probably be returning to read through more, thanks for the info!

  18. Thanks for a marvelous posting! I seriously enjoyed reading it, you might be a great author.I will remember to bookmark your blog and will often come back in the future.
    I want to encourage you continue your great work, have a nice morning!

  19. Do you have a spam issue on this website; I also am a blogger, and I was curious about your situation; many of us have developed some nice practices and we
    are looking to swap methods with other folks, please shoot me an e-mail if interested.
    pof natalielise

  20. Does Cephalexin Kill Coccidia Acheter Du Clomid Cette viagra online On Sale Progesterone Pills Free Doctor Consultation Skin Rash Amoxicillin Sun Exposure Priligy Generico Dapoxetina 60 Mg

  21. Its such as you learn my mind! You seem to understand a
    lot about this, such as you wrote the book in it or something.

    I believe that you just could do with a few p.c. to drive the message home a
    bit, however instead of that, this is wonderful blog.
    A fantastic read. I’ll certainly be back.

  22. Assim, o homem pode ter um problema quando esta dificuldade acontece em pelo menos 50% das tentativas para ter contato sexual, e o que pode acontecer é que a ereção não é suficientemente rígida para que possa haver penetração. El insomnio o la falta de sueño puede ser otra causa de impotencia. Comprar cialis online seguro

  23. Hablar con la pareja sobre el problema, o buscar consejo y apoyo externo puede ayudar. Pero esto, me hizo pensar en que recaería otra vez al perder seguridad y eso me provocó la negación de ese hecho y reforzó mi decisión a la cura de la disfunción erectil.

  24. Clomid Ne Marche Pas Cvs Viagra Prices Sale Generic Free Shipping Clobetasol cialis Propecia Pas Cher Marseille Cialis Tratamiento Prolongado Viagra Alternativen Gegen Impotenz Und Erektionsstorungen

  25. Woah! I’m really digging the template/theme of this website.

    It’s simple, yet effective. A lot of times it’s challenging to get
    that “perfect balance” between usability and appearance.
    I must say you’ve done a awesome job with this.
    Also, the blog loads very quick for me on Opera.

    Excellent Blog!

  26. Se estima que entre el 30% y el 40% de los hombres por encima de los 40 años presentan algún grado de disfunción eréctil. Lo inhibidores de la PDE5 pueden causar disminución de la presión arterial y nunca deben ser tomados por pacientes que hacen uso de nitratos.

  27. Thank you, I have recently been searching for information about this subject for a
    while and yours is the greatest I have came upon so
    far. But, what in regards to the conclusion? Are you sure concerning
    the supply?

  28. Excellent blog here! Also your website loads up fast! What
    host are you using? Can I get your affiliate
    link to your host? I wish my web site loaded up as fast as yours lol

  29. Hey there! I’ve been following your website for some time now and finally got
    the courage to go ahead and give you a shout out from Kingwood Texas!

    Just wanted to mention keep up the excellent job!

  30. Hi, i think that i saw you visited my weblog so i came to “return the favor”.I’m trying to find things to enhance my web site!I suppose its
    ok to use a few of your ideas!!

  31. Hmm it appears like your site ate my first comment (it was extremely long) so I guess I’ll just sum it up what I had written and say,
    I’m thoroughly enjoying your blog. I too am an aspiring blog writer but I’m still new to everything.
    Do you have any recommendations for novice blog writers?
    I’d really appreciate it.

  32. Pretty great post. I simply stumbled upon your blog and wished to mention that I have really enjoyed surfing around
    your weblog posts. After all I’ll be subscribing
    on your feed and I hope you write again soon!

  33. Hi there just wanted to give you a quick heads up.
    The text in your post seem to be running off
    the screen in Ie. I’m not sure if this is a formatting issue or something
    to do with web browser compatibility but I thought I’d
    post to let you know. The design look great
    though! Hope you get the problem fixed soon. Cheers

  34. Los medicamentos orales (a veces llamados “píldoras de erección”) son el tratamiento más común para la DE y generalmente son efectivos.

  35. Oh my goodness! Impressive article dude! Thank you, However I
    am going through troubles with your RSS. I don’t know why I can’t join it.
    Is there anyone else having the same RSS problems? Anybody who knows the solution will you kindly respond?
    Thanx!!

  36. Very nice post. I just stumbled upon your weblog and wished to say that I’ve really enjoyed surfing
    around your blog posts. In any case I will be subscribing to your rss feed and I hope you write
    again very soon!

  37. These three drugs belong to a class of drugs called phosphodiesterase (PDE) inhibitors. They are to be taken 30 minutes to an hour before sexual activity and work by enhancing the effects of nitric oxide, a chemical that relaxes smooth muscles in the penis during stimulation and allows increased blood flow. Buy cialis online hong kong. None of these PDE inhibitors should be used more than once a day. Erectile dysfunction medicine can be taken orally, injected directly into the penis, or inserted into the urethra at the tip of the penis.

  38. Men need a lot of different body parts working the right way – from the brain and glands that control hormones to blood vessels and the penis – to get and keep an erection. Because of that, erectile dysfunction, or ED, can have a lot of causes. Some of them are physical; others are mental and emotional. Buy cialis online uk.

  39. Alimentación: Si sufres de disfunción erectil, puedes consumir determinados alimentos que ayudan a mejorar la circulación, a la relajación de los músculos, la producción de testosterona, etc. Este profesional sabrá guiar a la persona afectada hasta dar con el trastorno emocional que está provocando el inconveniente. También la cirugía (especialmente la cirugía radical de próstata debido a cáncer) puede lesionar nervios y arterias cerca del pene, causando DE. https://comprarlevitra.com/

  40. De hecho, aproximadamente el 25% de los nuevos casos de DE son hombres menores de 40 años. Por ejemplo, una enfermedad física menor que hace que tu respuesta sexual sea más lenta puede generarte ansiedad con respecto a mantener una erección. La causa más común de DE es el daño a los nervios, arterias, músculos lisos y tejidos fibrosos, a menudo como resultado de una enfermedad. Comprar Viagra generico contrareembolso en madrid.

  41. Remedios caseros: Se pueden preparar en casa o comprarse en sitios naturistas, generalmente están hechos en base a semillas, hierbas, vegetales, etc. Si bien la depresión puede causar sentimientos de tristeza, es mucho más profunda y tiende a persistir mucho más allá de cualquier causa o desencadenante específico disfuncion erectil diabeticos tratamiento. Comprar Levitra en valencia. Los tres implican sistemas corporales específicos que incluyen hormonas, músculos, vasos sanguíneos, sistema nervioso y emociones. Las investigaciones en este ámbito han sido intensas y han empezado a dar resultados bastante satisfactorios y cada vez existen en el mercado más tratamientos y alternativas que permiten tratar esta patología con bastante éxito y sin entrañar riesgos para la salud.

  42. They also sell cialis in a variety of presentations such as soft tablet, for men who have a difficult time swallowing pills, and in regular tablets which come in a variety of dosages.

Leave a Reply

Your email address will not be published.