Perdamaian dan Persahabatan, Tema Utama Pertemuan “Tehran Intangible Cultural Heritage”

peace-and-friendshipTEHRAN — Promosi perdamaian dan persahabatan merupakan tema utama “Pertemuan Ke-3 Dewan Pemerintahan Tehran ICH Center (“Tehran Intangible Cultural Heritage Center”). Demikian penjelasan  Mohammad-Hassan Talebian, wakil Iran dalam dewan tersebut, pada sabtu (28/5) pekan lalu.

Pusat Penelitian Regional untuk Perlindungan Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage /ICH) di Asia Barat dan Asia Tengah,  yang berada di bawah naungan UNESCO (Tehran ICH Center), bertindak sebagai penyelenggara pertemuan tersebut, yang berlangsung di Hotel Laleh Tehran pada 28 hingga 30 Mei.

Talebian menekankan pentingnya menghadiri  acara tersebut, yang pesertanya terdiri dari  sejumlah perwakilan/utusan negara-negara anggota; terutama karena ia dapat membangun  saling  pengertian dan persahabatan di kawasan. “Ada sebelas negara yang sudah menjadi anggota “Tehran ICH Center”;  dan Oman, Qatar, Turkmenistan, serta Kuwait telah mengajukan permohonan untuk menjadi anggota,” tambah Talebian.

Adapun yang menjadi anggota hingga saat ini adalah Iran, Armenia, Afghanistan, Iraq, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Lebanon, Pakistan, Palestina, Tajikistan, dan Turki.

Pada tahun 2006, Iran bergabung dengan  “Konvensi 2003 untuk Perlindungan ICH”;  dan pada 28 April 2010 perjanjian mengenai pembentukan  Tehran ICH Center  ditandatangani oleh Iran dan UNESCO. Dan baru pada November 2012 institusi ini diresmikan. [**]

SB /
________________________________

Diterjemahkan dan diedit dari http: //tehrantimes.com (“Peace  and  friendship, main theme  of  Tehran  Intangible  Cultural Heritage meeting” — Senin, 30/5/2016) oleh  Wa Ode  Zainab  Zilullah Toresano  dan  La Ode Zulfikar Toresano  (www.sorotparlemen.com, Ahad, 5/6/2016).

Facebook Comments