Perempuan dalam Pandangan Rasulullah Muhammad Saww (Bagian Pertama)

Oleh Dr Ali Syari’ati

Topik   ini — perempuan   menurut   Rasulullah  Shalallahu  alaihi  wa  âlihi  wassalam (Saww) — telah  banyak   ditulis  oleh  sejarawan  dan  ilmuwan.  Kendati  demikian,  masih  saja  banyak  sisi  lain   yang  belum  terungkap.  Hal  tersebut  disebabkan  oleh  faktor  kebencian  yang  seringkali  melahirkan  pernyataan  berlebih-lebihan  dari  distorsi  fakta  sejarah  atau  oleh  perilaku  yang  cenderung  kompromistis, di  mana  seringkali  terjadi  rekayasa  interpretasi  dan  justifikasi  atas  isu-isu  yang  berkaitan  dengannya, sehingga  tampak  sesuai  dengan  kondisi  dan  citarasa  suatu  masyarakat  pada  periode  tertentu.

Dari  dua  pendekatan itu (distorsi fakta sejarah dan kecenderungan kompromistis) tidak  satu  pun  memuaskan  peneliti-peneliti  dari  “kelompok  ketiga”.  Kelompok  ini  hanya  mendasarkan  penyelidikannya  pada  realitas  sesungguhnya  dalam  rangka  menemukan  kebenaran.

Isu  perempuan, baik  dipandang  dari  aspek  sosial  maupun  emosinya, senantiasa  dianggap  aktual.  Dan  karena  ilmu  pengetahuan  gagal  memberikan  solusi  atas  masalah  ini, maka  ia  dianggap  sebagai  bagian  dari  kerangka  bahasan  ideologi.  Isu  ini  juga  telah  menjadi  bahasan  di  bidang  filsafat  dan  agama, di  mana  ada  kecenderungan  untuk  menginterpretasikan  serta  menjustifikasikannya   secara  dinamis  sesuai  dengan  perubahan  zaman.  Dengan  demikian, setiap  mazhab  pemikiran, era  atau  pun  masyarakat  senantiasa  membahas  isu  tersebut  dengan  cara  masing-masing.  Dan  seringkali  para  penulis  yang  menyelidiki  isu  “Perempuan   Dalam   Kehidupan  Rasulullah   Muhammad Saww”  tidak  berhasil  melepaskan  diri  dari  pengaruh  faktor-faktor  tertentu, yaitu  filsafat  (cara  berfikir  dan  mazhab  pemikiran  yang  dianut), agama, tradisi, kecenderungan  yang  berlaku  umum  (citarasa, sentimen-sentimen  ataupun  interaksi  pendekatan  persuasif), dan  tuntutan  serta  kebutuhan   spiritual  (masyarakat   ataupun  individu).  Inilah  sebabnya  mengapa  pendekatan  sosial  maupun  emosional  tentang  perempuan  dan  interpretasi  perannya  dalam  kehidupan  sangat  dipengaruhi  oleh  perkembangan  zaman.  Jelas, penelitian  ilmiah  atas  masalah  itu — dalam  berbagai  era  dan  model  masyarakat — sangatlah  sukar  bila  si   peneliti  gagal  membebaskan  diri   dari   dominasi  adat-istiadat, berbagai  pemikiran  serta  kecenderungan  yang  sedang  terjadi  dalam  lingkungan  di   masa  hidupnya, dan  juga  penyakit  prasangka  yang  bernuansa  menghakimi.  Sebagaimana  dikatakan  oleh  guru  besar  saya, Prof Jacques  Berque, “Bila suatu pengamatan dan pengungkapan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada era dan lingkungan lain dilakukan secara sama dengan masa serta lingkungan hidup si peneliti, maka peneliti tersebut akan gagal menemukan realitas tertentu; dan apa pun yang diungkapkannya akan cenderung tidak ilmiah  (absurd).”

***

ISU perempuan — dari berbagai sudut pandang yang bisa didiskusikan — sangat bergantung pada variabel waktu serta lingkungan tertentu, di mana di sana banyak terkandung prinsip-prinsip dan norma-norma yang dianggap sangat manusiawi dalam suatu kurun, tetapi — bisa saja — pada waktu dan lingkungan lain  justru dipandang tidak manusiawi.  Isu  “poligami” merupakan salah satu contoh dari isu-isu tersebut.  Saat ini, dalam masyarakat kita banyak yang menganggap bahwa poligami adalah suatu penghinaan yang sangat melukai perasaan perempuan.  Tetapi di masa lalu, ia (poligami) dipandang sebagai media penyelamat bagi para janda dan anak yatim yang menjadi tanggungan mereka.  Di sini mereka dapat menikmati kehangatan rasa kekeluargaan, kasih sayang, keamanan, dan kesejahteraan.  Dengan demikian, ancaman kemelaratan dan kerusakan moral akan dapat dihindari berkat perlindungan yang diberikan oleh seorang laki-laki (sang Ayah), yang di masa tersebut merupakan pelindung satu-satunya bagi perempuan dan anaknya.  Lebih dari itu, di masa lalu banyak sekali ditemui keluarga-keluarga yang kehilangan pelindung (sang Ayah) akibat gugur (syahid) dalam pertempuran membela agama Allah.  Melalui pernikahan poligami, masalah sosial tersebut bisa teratasi.

***

ISU pakaian  “cadar” (pakaian yang digunakan kaum  muslimah, di mana pakaian tersebut menutupi ujung rambut di kepala hingga ujung jari kaki) juga merupakan isu lain.  Saat ini, ia (cadar) dipandang sebagai tradisi yang mengekang perempuan.  Dan pemikiran kontemporer menganggapnya sebagai  kejahatan yang memuakkan.   Tetapi, di  masa  lalu, “cadar”  justru  dianggap  sebagai  simbol  bagi  kelompok-kelompok  terpandang, ukuran  prestise   sosial, dan  bahkan  merupakan  tanda  kehormatan  atau  martabat  kaum  perempuan.   Hingga sekarang, beberapa kelompok masyarakat pedesaan dan keluarga di perkotaan yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional, masih menggunakan  “cadar”.

***

DALAM  beberapa tahun terakhir ini, para peneliti telah banyak mempelajari isu di seputar hak-hak perempuan yang ditinjau dari sudut pandang ajaran Islam; dan saya tidak akan mengulangi hal-hal yang sudah dibahas tersebut.  Sayangnya, di antara para pembaharu dan pemikir besar di bidang sejarah itu banyak yang gagal menempatkan perempuan pada kedudukan semestinya, atau bahkan memandang mereka secara hina.  Seperti kita ketahui, Rasulullah Muhammad Saww adalah sosok terbaik yang patut dijadikan teladan.  Beliau sangat serius memerhatikan nasib perempuan dan memberikan tanggung jawab kemanusiaan dan hak-hak sosial kepada mereka.  Beliau juga mengajarkan pentingnya memberikan jaminan kepemilikan hak-hak individu dan kebebasan aktifitas ekonomi kaum perempuan, sementara sejalan dengan itu mewajibkan laki-laki (sang suami) untuk memenuhi segala kebutuhan material perempuan (sang isteri) pada suatu tingkat tertentu (yang sesuai dengan  syariah  Islam dan kemampuan sang  suami — Penerjemah), di mana perempuan dapat meminta imbalan atas perawatan dan pengasuhan anaknya sendiri, dan juga mensyaratkan laki-laki untuk  membayar  “mahar” kepada isterinya — kendati kini ada pendapat yang menolak kewajiban ini.  Hal-hal tersebut  mengindikasikan bahwa Islam sangat menghargai personalitas dan hak-hak perempuan.

Parameter-parameter yang disebutkan di atas juga dapat diartikan bahwa Islam memberikan jaminan atas status ekonomi perempuan, khususnya dalam menghadapi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak menguntungkan di masa datang.  Selain itu, adanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam status hukum serta keagamaan merupakan faktor pelengkap yang dapat mengokohkan kekuatan sosial dan kebebasan sesungguhnya bagi kaum perempuan di hadapan laki-laki.  Ini penting karena seringkali timbul kecenderungan penggiringan perempuan di bawah dominasi yang lalim.

Apa yang bisa saya bahas di sini tentang isu perempuan — yang memang cukup sensitif dan pelik — adalah didasarkan pada sudut pandang Islam; dan itu dapat disimpulkan dari analisis mendalam (komprehensif) mengenai hak-hak sosial dan moral perempuan, juga martabat manusia.  Diskriminasi jenis kelamin (gender  discrimination) berlawanan secara diametral dengan gagasan tentang kesetaraan jender.  Dengan kata lain, Islam tidak membenarkan diskriminasi dan bahkan ia (Islam) sangat menganjurkan kesetaraan laki-laki dan perempuan. [**]

__________________________

Tulisan ini diterjemahkan  dari  buku  “Women   in  the   Eyes  and  Heart   of  Muhammad” oleh  Forum Studi Politik dan Teknologi Nasional    (Forum SPTN) dan diedit kembali oleh  BUTONet 2.

Pernah dimuat dalam  Jurnal ISLAM LiBeRaL?  edisi Juni 2004

Facebook Comments

You May Also Like

43 thoughts on “Perempuan dalam Pandangan Rasulullah Muhammad Saww (Bagian Pertama)

  1. Magnificent beat ! I wish to apprentice whilst you amend your website,
    how could i subscribe for a blog web site? The account helped me a applicable deal.
    I have been tiny bit acquainted of this your broadcast provided bright clear concept

  2. Nice post. I learn something totally new and challenging on blogs I stumbleupon every
    day. It’s always useful to read through articles from other writers and practice
    a little something from other sites.

  3. Greetings! Quick question that’s completely off topic. Do you know how to
    make your site mobile friendly? My web site looks weird when browsing from my iphone.
    I’m trying to find a theme or plugin that might be able to resolve this issue.

    If you have any suggestions, please share. Many thanks!

  4. I seriously love your website.. Very nice colors & theme.
    Did you make this amazing site yourself? Please reply back as I’m looking to create my own personal site and would love to know where
    you got this from or what the theme is named.
    Cheers!

  5. Today, I went to the beach front with my children. I found a sea shell and gave it
    to my 4 year old daughter and said “You can hear the ocean if you put this to your ear.” She put the shell to her ear and screamed.
    There was a hermit crab inside and it pinched her ear. She never wants to go back!
    LoL I know this is entirely off topic but I had to tell
    someone!

  6. But if it happens consistently, you should see a physician specialist in this area, either an internist specializing in erectile dysfunction, or an urologist.

  7. Existen también algunos aparatos que actúan creando vacío, favoreciendo la circulación de la sangre hacia el pene. Estas sustancias constriñen los vasos sanguíneos, haciendo difícil que los fluidos lleguen de forma eficiente al pene.

  8. Os remédios caseiros também são uma excelente opção para quem sofre com este problema, que podem ser facilmente preparados em casa com ingredientes naturais. Ante cualquier anomalía física, el tratamiento de la misma puede solucionar el problema de la impotencia. Comprar cialis generico en farmacias..

  9. Para el correcto funcionamiento de estos fármacos se precisa de la existencia de un estímulo sexual para actúar directamente sobre el pene, aumentando la cantidad de sangre que recibe para facilitar así la erección. Después de un tiempo me he dado cuenta que no hay o no soy capaz de encontrar a nadie que haya escrito sobre sus problemas de erección, salvo 4 preguntas hechas en foros.

  10. Adoro esta cancion, es muy buena, me da mucha risa la manera pervertida en la que hablan al comienzo. La eyaculación prematura secundaria se debe a causas físicas que generalmente afectan a las arterias o venas del pene o a ambas.

  11. Many men who do not respond to oral PDE5 inhibitors can be ‘rescued’ with ICI. Based on your age and family history your doctor may do a rectal exam to check the prostate. It can take longer for a man to get fully aroused. For example, you may be able to get an erection during masturbation, or you may find that you sometimes wake up with an erection but you are unable to get an erection with your sexual partner. http://buycialis.online/blog/enjoy-with-cialis.html

  12. Ultimately, the best ED drug for you depends on your needs. If you’re interested in treating ED but don’t know which drug is the best choice, you should speak to an experienced ED doctor to learn more about the potential benefits and side effects of each treatment option. How can I treat erectile dysfunction? Buy cialis online. You can work with a health care professional to treat an underlying cause of your erectile dysfunction (ED). Choosing an ED treatment is a personal decision. However, you also may benefit from talking with your partner about which treatment is best for you as a couple.

  13. This one’s not actually a test, but your doctor will likely start with questions about your medical and sexual history. The reason is simple: He wants to better understand how ED affects you and see whether there might be a clear cause for it. Buy cialis online france. When you talk about past surgeries, medicine you take, injuries, and lifestyle choices, your doctor can learn about diseases or other issues you might have that might lead to ED. By asking about your sexual history – your relationships, sex drive, if you ever get erections – he can begin to figure out whether the problem is more likely to be physical or mental.

  14. De los 64 participantes, 8 tenían trastornos depresivos comórbidos y 15 tenían trastornos de ansiedad. Jugos y batidos: Pueden realizarse de forma casera o comprarse los batidos, son todos de origen natural. Por resultados casi inmediatos vaya a ereccion total. No debe esforzarse en utilizar palabras técnicas cuyo significado exacto pueda desconocer, por el contrario es conveniente utilizar un lenguaje sencillo. Una erección es resultado de una compleja interacción entre los sistemas nervioso, circulatorio, el equilibrio hormonal y factores psicológicos, y cuando deja de funcionar adecuadamente puede deberse a la disfunción eréctil. https://comprarlevitra.com/

  15. Comprar Viagra generico online entrega 24 horas. Dentro de la pareja también pueden darse estos problemas por motivos varios. Generalmente, la disfunción eréctil se corrige cuando se elimina o se controla la causa que la está produciendo. También hay que tener en cuenta que este problema está muy relacionado con la mente, con lo cual la persona que lo sufra varias veces suele sentir una presión añadida y tenderá a repetir el episodio por miedo y nervios ante que vuelva a sucederle.

  16. Remedios caseros: Se pueden preparar en casa o comprarse en sitios naturistas, generalmente están hechos en base a semillas, hierbas, vegetales, etc. Si bien la depresión puede causar sentimientos de tristeza, es mucho más profunda y tiende a persistir mucho más allá de cualquier causa o desencadenante específico disfunciГіn erГ©ctil tratamiento. Donde comprar Levitra en usa. Los tres implican sistemas corporales específicos que incluyen hormonas, músculos, vasos sanguíneos, sistema nervioso y emociones. Las investigaciones en este ámbito han sido intensas y han empezado a dar resultados bastante satisfactorios y cada vez existen en el mercado más tratamientos y alternativas que permiten tratar esta patología con bastante éxito y sin entrañar riesgos para la salud.

Leave a Reply

Your email address will not be published.