Politisasi Dagang Daging Sapi

Resume dan olahan “Bincang Pagi  Metro TV”, Rabu, 12/8/2015

WxFmKmmmpBJAKARTA, www.sorotparlemen.com — Sejak usai lebaran Idul Fitri harga daging sapi masih saja terus naik, di mana saat ini berkisar antara Rp 110.000 hingga Rp 140.000 per kg, meskipun masih relatif  tetap/stabil jika memperhitungkan inflasi. Harga daging yang tinggi itu membuat sejumlah pedagang daging di Jabodetabek mogok berjualan sejak hari Ahad, dan masih berlangsung hingga Rabu ini (12/8). Tentu saja hal itu berdampak bukan hanya pada konsumen rumah tangga, melainkan juga pada pedagang makanan yang bahan baku dagangangannya adalah daging sapi.

***

BERDASARKAN catatan www.sorotparlemen.com, dengan alasan yang sama, pada pertengahan November 2012, juga pernah terjadi pemogokan pedagang daging di Jabodetabek.  Artinya, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memiliki kejelasan dalam kebijakan “politik persapian”, meskipun terkesan mampu mengatasi “politik dagang sapi”.

Kemarin, Presiden Jokowi  mengatakan ada mafia yang menahan persediaan daging sapi. Akibatnya, harga daging tetap tinggi meskipun Lebaran telah usai. Ia menginginkan harga daging sapi kembali ke tingkat Rp 90.000 per kg (Kompas, 12/8), meskipun saat ini di sejumlah negara harganya hanya sekitar Rp 45.000 hingga Rp 50.000 per kg.  Yang diungkapkan Presiden itu diperkuat oleh pernyatan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, yang dikutip dalam “Bedah Editorial Metro TV” tadi pagi (12/8), bahwa  kelangkaan daging sapi adalah akibat adanya pengusaha yang melakukan penimbunan, dan hingga saat ini diduga ada tujuh pengusaha yang bermain.

Bahkan, dalam acara “Bincang Pagi Metro TV” (12/8) — yang dipandu oleh Zilvia Iskandar — Zulfan Lindan, anggota DPR dari Partai Nasdem, mengatakan, ada pengusaha nakal yang  menahan stock daging untuk 6 bulan ke depan, dan itu berarti sudah direncanakan (di-planning) oleh mereka, padahal sebenarnya pemerintah bisa menyediakan  stock  untuk memenuhi permintaan pasar.

Hampir senada dengan Zulfan, Ketua KPPI (Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia)  Syarkawi Rauf — yang berbicara via telepon dalam  “Bincang Pagi Metro TV” tersebut — mengatakan, ada indikasi  stock daging yang seharusnya untuk 3 bulan, dipasok (di pasaran) untuk 6 bulan, akibatnya ada kelangkaan di pasar. “Artinya, ada kesengajaan dari  pengusaha-pengusaha tertentu  untuk menahan stock  daging sapi,” ujar Syarkawi.

Keengganan pemerintah untuk menyediakan stock daging sapi itu — seperti diungkapkan Zulfan — bisa jadi justru merupakan bagian dari kebijakan pemerintah. Hal ini dapat kita cermati, misalnya, lewat pernyataan Syarkawi. “Ada pengurangan impor daging sapi karena kebijakan pemerintah untuk mengejar swasembada, sayangnya tanpa didukung penyediaan stock; sehingga akibatnya pemerintah hendak  membuka lagi keran impor,” kata Syarkawi.

Peluang (kelangkaan daging sapi) inilah, lanjut  Syarkawi, yang kemudian dimanfaatkan oleh sejumlah pengusaha tertentu untuk mendorong pemerintah membuka keran impor, dan di situ mereka akan meminta jatah (jatah impor). Menurut dia (Syarkawi), atas dasar itu (antara lain), dari sisi pasokan, kita menduga ada pengusaha yang menjadi penumpang gelap dengan menahan stock daging.

Namun, jika swasembada hendak dikejar pemerintah, gugat Syarman Simanjorang (Wakil Ketua Umum KADIN DKI Jakarta), yang juga tampil di  “Bincang Pagi Metro TV” itu, apakah data stock daging yang disajikan  (pemerintah)  cukup  valid ?  “Kalau ada kelangkaan di pasar, apa solusi pemerintah?  Apalagi  kebutuhan daging setiap tahun meningkat. Kalau potensi daging dalam negeri cukup, pengusaha bisa saja memanfaatkannya, seperti kata pemerintah bahwa  kita akan memanfaatkan potensi daging lokal. Tapi, kan, faktanya  di  dalam negeri belum cukup tersedia,” tandas  Syarman.

Bagi pengusaha, kata Syarman, tidak masalah apakah impor atau tidak, yang penting stock di pasaran cukup dan pasokan bisa kontinu. Menurut dia, data dari Departemen Pertanian patut dipertanyakan sejauh mana keakuratannya; misalnya disebutkan ada stock 160.000 ekor sapi, tetapi tidak jelas keadaannya, apakah sedang digemukkan atau  siap potong?

Kesangsian yang sama juga diungkapkan Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia Asnawi, Selasa (11/8), di Jakarta, bahwa data yang ada selama ini  tidak akurat. Akibatnya, kebijakan impor yang diambil pemerintah keliru (Kompas, 12/8).

Bahkan, Zulfan lebih tajam lagi berkomentar. “Kelangkaan daging sapi di pasaran mengindikasikan bahwa pemerintah bekerja  tidak cermat (mendetail). Kalau dibilang ada  stock  160.000  ekor sapi, sapi-sapi itu tersebar di daerah mana saja?  Seharusnya pemerintah punya tim yang  mengecek di lapangan. Misalnya, dari segi teknis, secara rerata, setiap orang mengkonsumsi 2-3 kg daging per tahun. Maka, dari angka ini pemerintah sudah mesti bisa menghitung berapa kebutuhan nasional, yang kemudian menjadi acuan untuk mengembangkan potensi sapi lokal,” urai Zulfan meyakinkan.

***

UNTUK mengatasi kelangkaan daging sapi tersebut, pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih mengemukakan, pemerintah akan memperkuat Perum Bulog dengan memutuskan (perizinannya tengah diproses) agar Bulog bisa mengimpor daging sapi potong sebanyak 50.000 ekor  (Kompas, 12/8/).

Zulfan mendukung kebijakan ini. “Tetapi, Bulog harus  direorganisasi dan direvitalisasi, tidak diganggu-ganggu lagi dan ia harus memegang otoritas one way policy (di bidang penyediaan pangan strategis), apalagi struktur keorganisasiannya  ada hingga di tingkat daerah; selain itu aparatnya jangan lagi bermental birokrat, juga jangan sampai fungsinya tidak optimal,” tegas Zulfan yang juga adalah salah satu ketua dalam jajaran Pimpinan Partai Nasdem. Bahkan saya menyarankan, kata Zulfan lagi, agar pemimpin Bulog merangkap sebagai menteri perdagangan.

Namun, kebijakan penguatan Bulog itu dipertanyakan Syarman. “Sampai sejauh mana Bulog bisa siap, sebab harus dipelajari dulu manajemen stock, manajemen distribusi, dan seterusnya. Kita berharap kepada pemerintah agar memiliki  grand design  untuk  jangka panjang.  Kalau kita butuh 3 juta ekor  sapi  per tahun, misalnya, apakah   kita  siap  pengadaannya  (produksinya)?” tandas Syarman.

Hampir senada dengan Syarman, Syarkawi juga seakan menggugat lewat pernyataannya, “kalau semua impor (daging sapi) dimonopoli Bulog, maka Bulog harus mampu menjangkau penyediaan stock  di rumah-rumah potong”. Selain itu, lanjut Syarkawi, Bulog masih kurang profesional di bisnis daging sapi dibandingkan dengan para  pengusaha, sehingga harus ada pengawasan.

***

DALAM  kesempatan itu, Syarkawi memetakan, ada dua masalah terkait dengan melambungnya harga daging sapi beberapa hari terakhir ini: (1) Dari sisi kebijakan (pemerintah); dan  (2) Dari sisi pasokan daging sapi.

Seperti telah diungkapkan tadi, ada pengurangan impor akibat kebijakan pemerintah untuk mencapai swasembada daging sapi, namun sayangnya tanpa didukung penyediaan stock memadai. Ini kemudian diatasi dengan kebijakan (blunder) membuka lagi keran impor.  Sementara itu — juga telah disinggung di atas — dari sisi pasokan, diduga ada sejumlah pengusaha yang menjadi penumpang gelap dengan menahan stock agar ada dorongan (kepada pemerintah) untuk membuka lagi keran impor, di mana di sana  mereka kemudian meminta jatah.

Dalam pandangan Zulfan, silahkan saja  mafia bermain, tetapi kalau pemerintah tegas, maka mafia itu akan mundur sendiri. Apalagi dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012, katanya lagi, sudah diatur antara lain bahwa siapa pun yang menahan stock pangan akan terkena sanksi hukum.  Kendati demikian ia mensinyalir, bisa saja mafia itu beroperasi dalam sebuah jaringan, dan mereka lebih gesit dari pemerintah.

***

SEMENTARA itu, mencermati sepak terjang para mafia tersebut, Syarkawi  berkesimpulan bahwa masalahnya justru terletak pada kebijakan pemerintah. Ekonomi kita, kata Syarkawi, adalah ekonomi rente, di mana banyak pengusaha yang memburu margin. Target swasembada pun, masih kata Syarkawi,  harus realistis, jangan hanya untuk jangka pendek.

Sayangnya, himbauan idealistik ini berpotensi terbentur pragmatisme pengusaha-pengusaha (importir) tertentu, karena bagi mereka, kurang  penting nasib para peternak sapi — yang terlindungi dalam naungan payung kebijakan “swasembada” — karena (seperti kata Syarman) tidak masalah apakah harus impor sapi atau tidak, yang penting stock  di pasaran cukup dan pasokan bisa kontinu.

Agaknya, pragmatisme seperti ini perlu pula diatasi dengan pragmatisme model lain, yakni  pragmatisme positif (jadi tak selamanya pragmatisme itu tidak konstrukif). Maka, dalam kaitan itu, tepatlah apa yang ditawarkan Zulfan bahwa untuk mengatasi perilaku nakal para pengusaha tersebut perlu ada sistem penangan terstruktur. “Menteri tidak bisa hanya terima laporan, demikian juga Presiden. Dia (Presiden) bahkan harus memanfaatkan perangkat Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri  (untuk melacak sepak terjang  para pengusaha nakal itu),” tandas Zulfan yang juga adalah mantan wartawan dan Ketua PB HMI. [**]
_______________________

Wa Ode Zainab Zilullah Toresano dan La Ode Zulfikar Toresano (www.sorotparlemen.com, Rabu, 12/8/2015). Materi tulisan di atas diolah dari “Bincang Pagi  Metro TV”  (Rabu, 12/8/2015)  bertajuk : “Politisasi Dagang Daging Sapi“.

Facebook Comments

You May Also Like

4,919 thoughts on “Politisasi Dagang Daging Sapi

  1. Pingback: viagra generic
  2. Pingback: cialis cost
  3. Pingback: cialis generic
  4. Pingback: viagra prices
  5. Pingback: viagra coupons
  6. Pingback: sildenafil citrate
  7. Pingback: generic cialis
  8. Pingback: generic viagra
  9. Pingback: buy generic cialis
  10. Pingback: viagra for sale
  11. Pingback: cheap viagra
  12. Pingback: sildenafil
  13. Pingback: viagra tablets
  14. Pingback: viagra pills
  15. Привет! команда SEO для продвижения и раскрутки online-сайтов в поисковых сервисах и также соц интернет-сетях. Меня зовут Антон, я учредитель группы маркетологов, специалистов, линкбилдеров, разработчиков, link builders, копирайтеров, рерайтеров/копирайтеров, оптимизаторов, профессионалов. Мы — команда амбициозных специалистов с шестилетним опытом работы в области фриланса. Данные профи могут помочь вашему вебсайту подняться в ТОП 3 в выдаче поиска различной системе. Для вас мы предлагаем качественную раскрутку интернет-проектов в поисковых системах! Наши специалисты прошли гигантский высокопрофессиональный путь, мы чётко понимаем, каким способом грамотно делать ваш личный сервис, выдвигать его на 1-ое место, трансформировать интернет-трафик в заказы. Мы предоставляем бесплатное предложение по раскрутке именно ваших online-проектов. Ждем Вас.

    курсы сео бесплатно курсы сео бесплатно

  16. Рады Вас приветствовать! команда SEO для раскрутки и продвижения online-сайтов в поисковиках и дополнительно соц интернет-сетях. И меня зовут Антон, я создатель группы специалистов, link builders, разработчиков, линкбилдеров, рерайтеров/копирайтеров, профессионалов, копирайтеров, маркетологов, оптимизаторов. Мы — команда амбициозных экспертов с восьмилетним практическим опытом работы в области фриланса. У нас Ваш веб-сайт будет занимать топовые позиции в поисковых сервисах Google и Yandex. Для вас мы предлагаем лучшую раскрутку web-сайтов в поисковых серверах! Наши специалисты прошли внушительный высокопрофессиональный путь, мы знаем, каким способом грамотно создавать ваш портал, продвигать его на 1-ое место, трансформировать трафик в заказы. Мы вам предоставляем бесплатное предложение по раскрутке любых online-проектов. С нетерпением ждем Вас.

    бесплатный сео анализ бесплатное продвижение сайта

  17. Когда автомобильное стекло покрывается трещинам и потребуется замена, то вам в автосервисе два вида авто стекл: ОЕМ или неоригинальное. Выбирайте.

    Автостекла, как и любые другие зап. части автомобиля, делятся на уникальные и неоригинальные. Уникальные авто стекл собираются либо на заводе, занимающемся выпуском авто, либо у подрядчиков автоконцерна, выпускающих запасные части по лицензии производства, те что непосредственно устанавливаются в производимые автотранспорта.
    Магазин авто CDBM Glass Industry Group занимается продажей Авто стёкла по всем городам страны.
    Установкой Авто стёкл Занимается наша фирма.

    Полировка лобовых стёкл от авто.
    Очень известным дефектом передового тс по праву является потеря автостеклом прозрачности из-за потёртостей, царапин, как правило, от стеклоочистителей. В пользу безопасности транзитников производители делают автомобильные стёкла из довольно мягких видов стекла, что и делает этот пробел популярным.
    Частые повреждения автостекл бывают: незначительные, глубокие, средние повреждения.
    FYG устанавливает лобовые стёкла от автомобиля как на отечественные, так и на зарубежные марки а также на грузовые машины.
    DDA Industry Group изготавливает автомобильные стёкла под заказ.

    Официальный дилер боковых стекол автостекло самара