Putin : Iran Sekutu Terpercaya bagi Rusia

kkkkTEHERAN, Senin, 23/11/2015 (MNA) — Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Imam Ali Khamenei, tidak ada satu pun kekuatan yang dapat memaksakan kehendaknya kepada rakyat Suriah dan menetapkan masa depan struktur politik di sana.

Situs resmi Imam mengutip pernyataan tersebut saat Putin menemui Imam di kediamannya pada hari Senin lalu (23/11), di mana dalam kesempatan itu Putin juga menyampaikan terima kasih atas pertemuan tersebut. “Hubungan bilateral antara Iran dan Rusia di berbagai bidang, antara lain ruang angkasa dan aneka jenis teknologi, terus meningkat pesat; dan kami sangat bahagia karena Rusia dan Iran bersama-sama memainkan peran aktif dalam menyelesaikan krisis-krisis regional dan internasional,” ungkap Putin kepada Imam.

Ia juga memuji Iran sebagai negara merdeka (berdaulat dalam maknanya yang utuh — Pen) dan kuat dengan masa depan yang cerah. “Rusia menganggap Iran sebagai sekutu terpercaya di kawasan dan juga di dunia. Kita berkomitmen untuk tidak berkhianat dalam kemitraan ini dan mampu mengatasi berbagai kendala, dan juga berkomitmen untuk terus membangun negosiasi serta diplomasi guna menyelesaikan perbedaan-perbedaan,” ujar Putin.

Pimpinan Rusia itu menggambarkan posisi Iran dan Rusia yang begitu dekat dalam masalah Suriah. “Iran dan Rusia menekankan bahwa krisis di Suriah hanya akan bisa diselesaikan bila semua kelompok dan etnisitas berpartisipasi dalam pemilihan umum, dan bahwa berbagai kekuatan dunia harus mengakui sarana politik ini untuk menciptakan kestabilan. Kita sangat meyakini bahwa tidak ada satu negara pun (atau kekuatan apa pun) yang memutuskan masa depan pemerintahan di Suriah,” tegas Putin.

Selain itu Putin juga menekankan jaminan keberlanjutan serangan udara atas basis-basis pertahanan kaum teroris di Suriah seraya mengungkapkan keyakinannya tentang pentingnya saling berbagi antara Teheran dan Moskow, terutama dalam rangka tercapainya solusi diplomatik. “Dalam kaitan itu, negara-negara yang selama ini mengklaim (menggembar-gemborkan) perlunya penegakkan demokrasi (di Suriah) tidak boleh menolak pelaksanaan pemilihan umum di Suriah,” pungkas Putin. [**]

______________________________

Diterjemahkan dan diedit dari Mehr News Agency/MNA (dengan ID Berita: 2976957– Senin, 23 November 2015 – 21:16) oleh Wa Ode Zainab Zilullah Toresano dan La Ode Zulfikar Toresano (www.sorotparlemen.com – Rabu, 25/11/2015).

Facebook Comments

Topik Tarkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

one × 1 =