Reformasi Tentara Nasional Indonesia / TNI? (Wawancara Imajiner dengan Jenderal Reformis) — Bagian V : “Koperasi TNI dan Undang-Undang Rahasia Negara”

http//www/waspada.co.idPada tanggal 3 Januari 2007, dalam http://forumsptn-indo-military-watch.blogspot.com ditampilkan hasil wawancara imajiner antara Jurnal DPD Plus DIGITAL (yakni sebuah media digital yang dikelola oleh  Forum Studi Politik dan Teknologi Nasional / Forum SPTN) dengan “Jenderal Imajiner”. Karena materi wawancara tersebut dianggap sangat penting untuk pembangunan bangsa, khususnya Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan juga karena sejak Maret 2014 Forum SPTN  (yang Koordinator Umum-nya adalah La Ode Zulfikar Toresano / Aba Zul) menjadi mitra strategis “Global News for BUTON Network” (BUTONet 2), maka BUTONet 2 mempublikasikannya kembali dalam lima Bagian, di mana yang ditampilkan saat ini adalah “Bagian V”

____________________

Jurnal DPD Plus DIGITAL  / La Ode Zulfikar Toresano (untuk selanjutnya disebut  Forum SPTN): 

Pada dialog atau wawancara “Bagian IV”, Anda sebutkan tentang perlunya rakyat mendesak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk mengesahkan traktat tentang Kovenan Internasional Hak-hak Sipil dan Politik (KI-HSP), dan juga tentang Kovenan Internasional Hak-hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya (KI-HESB), di mana rancangan undang-undang (RUU) tentang keduanya sudah disetujui oleh DPR pada 30 September 2005.

Anda juga nyatakan bahwa pengesahan traktat-traktat ini harus dijadikan sebagai kekuatan pendorong bagi terjadinya reformasi TNI secara substansial dan signifikan. Selain itu, ia juga layak dijadikan sebagai acuan proses harmonisasi undang-undang atau hukum nasional. Bisakah Anda pertegas lagi kontekstualisasi pengesahan RUU tentang KI-HESB terhadap masalah koperasi TNI?

Kemudian — terkait dengan reformasi TNI — RUU apa saja yang mendesak untuk dibahas dan diharmonisasikan dengan KI-HSP dan KI-HESB itu?

Jenderal Reformis: 

Sebelumnya saya perlu tandaskan bahwa terkait dengan KI-HSP, pemerintah juga harus serius menindaklanjuti ratifikasi Konvensi Menentang Penyiksaan (Convention Against Torture /CAT) — yang telah dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1998 — sebagai itikad baik bangsa ini untuk menghentikan tindak kekerasan dan penyiksaan, terutama dalam pelaksanaan interogasi (menggali informasi dari tersangka atau saksi) dan proses hukum.

Sebagai tambahan, seingat saya, KI-HSP (International Covenant on Civil and Political Rights) sudah disahkan oleh DPR melalui Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2005 tanggal 28 Oktober 2005, sedangkan untuk KI-HESB (International Covenant on Economic, Social, and Cultural Rights) disahkan melalui UU Nomor 1 Tahun 2005 tanggal 28 Oktober 2005. Bahkan, terkait dengan ini  juga sebelumnya telah disahkan International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination  melalui UU Nomor 29 Tahun 1999 tanggal 25 Mei 1999. Mengenai pertanyaan Anda, jelas bahwa pengesahan RUU tentang KI-HESB ada korelasinya dengan penyelesaian silang pendapat tentang bisnis TNI, termasuk di dalamnya adalah tentang koperasi TNI.

Kalau TNI sudah dengan tegas tidak akan menggunakan hak politiknya untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum (Pemilu), maka dalam kondisi di mana negara belum sepenuhnya dapat menjamin penyediaan anggaran pertahanan dan memenuhi keperluan hidup anggota TNI, adilkah jika TNI tidak diperkenankan untuk menjalankan koperasi sekalipun? Bukankah anggaran negara belum mampu mencukupi untuk pelaksanaan tiga fungsi TNI, baik operasional, pemeliharaan, dan perawatan; juga untuk kesejahteraan prajurit? Kalau bisnis TNI bisa dieliminir, bukankah seharusnya itu tidak menjalar hingga ke usaha-usaha koperasi yang dijalankan oleh TNI? Masalahnya, jika UU TNI tidak membolehkan TNI untuk berbisnis, apakah koperasi-koperasi TNI tidak menjalankan kegiatan bisnis? Kita memang mengkhawatirkan praktik-praktik bisnis TNI yang sering menyebabkan konflik kepentingan (conflict of interest) dan bisa menjurus kepada penyimpangan dari fungsi serta tugas asasinya sebagai alat pertahanan, di mana kadang tampil dalam bentuk cara-cara intimidasi dalam menjalankan kepentingan bisnisnya. Dan kalau itu tidak dikoreksi, (oknum-oknum) TNI rawan terjerumus pada bisnis ilegal seperti over-logging dan ekspor kayu ilegal di Kalimantan Timur, jasa keamanan di tambang batu bara (dan pengkoordinasian para penambang liar) di Kalimantan Selatan (Kompas, 22 / 6 / 2006).

Oleh karenanya, TNI harus siap untuk tidak lagi berbisnis seperti yang diatur dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Terkait dengan masalah koperasi (dan yayasan) TNI, kita dihadapkan dengan kerumitan pengaturannya dalam sistem ekonomi neoliberal (ekonomi pasar global yang terintegrasi) seperti yang terjadi saat ini, di mana usaha-usaha koperasi TNI bisa saja membesar seperti badan-badan usaha bisnis yang  profit oriented, sehingga jika saat ini TNI masih diizinkan untuk menjalankan koperasi-koperasi dan yayasan-yayasan, maka di masa datang harus dievaluasi. Karenanya, mulai saat ini — dalam rangka menindaklanjuti implementasi UU Nomor 34 Tahun 2004 itu — harus dibuat desain perencanaan (yang dilengkapi kebijakan presiden sebab kita tidak sepenuhnya sepakat dengan premis yang menyatakan: Semakin sedikit tambahan aturan pelaksanaan, yang mengikuti atau menjadi turunan dari suatu produk UU, maka akan semakin baik bagi produk UU tersebut dalam pelaksanaannya) sehingga bisa memenuhi apa yang menjadi tujuan UU tersebut. Paling tidak, harus ada klausula yang dinyatakan dalam UU tertentu, bahwa eksistensi koperasi dan yayasan TNI akan dievaluasi setelah berjalan selama lima tahun, misalnya, sejak pengesahan pengaturannya sekarang; dan mulai kapan negara bisa secara konsisten menjalankan fungsinya — secara utuh — menyediakan anggaran pertahanan dan menjamin kesejahteraan anggota TNI.

Namun, di atas semua itu harus ada keseriusan dalam membangun sistem hukum yang terkait dengan Reformasi TNI (termasuk upaya harmonisasi terhadap KI-HSP); dan dengan demikian harus dirampungkan atau disiapkan antara lain Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengerahan dan Penggunaan Kekuatan TNI, RUU Intelijen Negara, RUU Peradilan Militer, RUU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik, RUU Pengadilan Hak Asasi Manusia, RUU Kepolisian, RUU Pertahanan, RUU Perbantuan Militer, RUU Wajib Militer, RUU Perlindungan Saksi dan Korban, dan RUU Keamanan Nasional (meskipun RUU Kamnas ini tidak termasuk dalam Program Legislasi Nasional / Prolegnas 2007).

Selain itu mungkin perlu juga dilakukan revisi atas UU yang terkait dengannya, misalnya UU tentang BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Ada yang mendefinisikan bahwa bisnis TNI adalah seluruh kegiatan TNI, baik institusi maupun personal (termasuk menjadi pemegang saham atau masuk dalam jajaran direksi / komisaris perusahaan swasta), yang berkaitan dengan komersialisasi (aset dan jasa-jasa pengamanan).

Merujuk pada definisi ini, bukankah lebih baik pernyataan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Djoko Santoso bahwa prajurit TNI tidak boleh bekerja di luar dinas mereka sebagai anggota TNI (Kompas, 7 / 11 / 2006), dikonkretkan saja dalam bentuk UU agar memiliki kekuatan hukum?

Kemudian, dari definisi itu (bisnis TNI) melahirkan konsekuensi bahwa pemerintah tak perlu lagi membatasi penertiban hanya atas unit usaha di bawah yayasan atau koperasi (TNI) yang di dalamnya terdapat aset negara paling sedikit 51 persen.

Oleh karenanya, apakah gagasan pemerintah membentuk “Holding BUMN” (perusahaan induk — holding company) untuk menampung bisnis-bisnis TNI (Kompas, 1 / 2 / 2005) bisa diperluas untuk juga menampung koperasi dan yayasan-yayasan milik TNI agar memenuhi prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam tata kelola pemerintahan yang baik  (good corporate governance / GCG)?

Terkait dengan implementasi traktat tentang KI-HESB, kita juga perlu menyoroti RUU Rahasia Negara (RUU-RN) — yang mencuat saat ini dan konsep awalnya digagas oleh Lembaga Sandi Negara (LSN) saat rezim otoriter Orde Baru masih berkuasa — sebab dalam Pasal 3 RUU tersebut (draf: Mei 2006) tertulis bahwa lingkup rahasia negara mencakup pertahanan dan keamanan negara, hubungan luar negeri, penegakan hukum, ketahanan ekonomi nasional, persandian negara, intelijen negara, dan pengamanan aset vital negara.

Dalam konteks pembicaraan kita, adakah batasan ketahanan ekonomi nasional yang masuk dalam rahasia negara? Apakah pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) atau non-alutsista, misalnya, dapat juga dimasukkan dalam kategori rahasia negara, sehingga pengadaannya tidak mutlak dilakukan melalui mekanisme goverment to government (G to G) — antara lain melalui tender — yang diketahui oleh parlemen (DPR), tapi cukup melalui penunjukan rekanan (perusahaan, koperasi, atau yayasan) secara langsung di negara lain atau di dalam negeri? Bukankah hal demikian akan melahirkan subyektifitas penguasa? Rancu sekali, bukan? Dalam hubungan ini, dugaan skandal pengadaan helikopter Mi-17 (Kompas, 17 / 5 / 2006) dan 32 panser VAB (Vehicule de l’Avant Blinde) dari Perancis (Kompas, 18 / 9 / 2006) patut dijadikan pelajaran berharga karena menguakkan sejumlah keanehan. Panser VAB, misalnya, selain pengadaannya melalui mekanisme penunjukkan langsung, juga — ternyata — kualitasnya tidak jauh berbeda dari panser buatan PT Pindad (BUMN yang ada di Bandung), apalagi buatan Pindad itu harganya jauh lebih murah (Kompas, 9 / 10 / 2006).

Lagipula, ketahanan ekonomi nasional sangat rancu bila dimasukkan dalam rahasia negara, sebab dalam ekonomi, kuncinya justru keterbukaan dalam mekanisme pasar. Artinya, semakin besar informasi yang dimiliki pelaku ekonomi akan semakin menciptakan spekulasi yang menstabilkan. Apakah ada yang namanya cadangan devisa, penerimaan negara, atau penerimaan pasar modal sebagai sesuatu yang bersifat rahasia?

Mengingat ruang lingkup RUU-Rahasia Negara itu tidak jelas dan terlalu umum (terlalu luas), maka dikhawatirkan akan memberi peluang besar bagi penyelenggara pemerintahan untuk menetapkan secara sepihak apa pun sebagai rahasia negara dengan seenaknya membuat kategorisasi “sangat rahasia”, “rahasia”, atau “rahasia instansi”. Lagipula RUU Rahasia Negara terkesan lucu, misalnya point untuk proses penegakkan hukum yang dimasukkan sebagai salah satu lingkup rahasia negara. Ini kan aneh!  Bagaimana mungkin, misalnya, proses persidangan disebut rahasia negara, sedangkan hakimnya menyatakan sidang terbuka untuk umum? Karenanya, mengapa tidak didahulukan pembahasan RUU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik (RUU-KMIP), dan kemudian dengan — antara lain — mengacu pada Undang-Undang KMIP itu dilakukan pembahasan perlu tidaknya pembuatan RUU Rahasia Negara, atau perlukah masalah rahasia negara diatur dalam satu UU tersendiri? Bukankah RUU Rahasia Negara bertentangan dengan konstitusi (lihat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 F hasil amandemen) — baik secara formal maupun material — khususnya terkait ideologi yang dianut tentang kebebasan, prinsip negara hukum, dan prinsip hak atas kepastian hukum? Bukankah dengan pemunculan RUU Rahasia Negara itu merupakan refleksi dari kegagalan negara dan ketidaksanggupan menjaga atau melindungi kerahasiaan, sehingga negara merasa perlu membuat aturan hukum yang akan memidanakan siapa saja yang dianggap membocorkan rahasia negara?

Suatu saat Menteri Pertahanan dan Keamanan (Menhan) Juwono Sudarsono melansir banyak surat dinas, terutama berkategori rahasia, yang — seharusnya langsung sampai ke tangannya — diterima sudah dalam keadaan terbuka (Kompas, 2 / 11 / 2006). Untuk kasus seperti ini, kita berpendapat Juwono cukup mendisiplinkan bawahannya (bahkan bila perlu meminta bantuan Menteri Penertiban Aparatur Negara) dan tidak ada kaitannya dengan pembenaran pemunculan RUU Rahasia Negara. Mungkin Juwono perlu belajar dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang telah mengeluarkan Instruksi Mendagri Nomor 7 Tahun 2004 tentang Penegakkan Tertib Kerja Aparatur Departemen Dalam Negeri (Depdagri) sebagai Penjabaran Kontrak Politik Kabinet Indonesia Bersatu.

Jangan-jangan kekhawatiran berlebihan tentang bocornya rahasia negara itu merupakan wujud ketersinggungan pejabat yang rahasianya dibeberkan di depan publik. Misalnya saja, terbongkarnya skandal dokumen perbaikan kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) di Korea Selatan atau dokumen kontrak jual-beli senjata TNI dengan supplier.  Bagi saya, di negeri ini, justru yang harus dirahasiakan atau dilindungi melalui undang-undang adalah whistle blower (peniup peluit), yakni pelapor (termasuk saksi ahli) yang melaporkan suatu tindak kejahatan atau penipuan atau korupsi.

Dengan demikian, pemerintah jangan hanya ngotot (bersemangat) memperjuangkan kerahasiaan atau keamanan negara (state security), tapi juga perlu memerhatikan keamanan individu (human security) karena keamanan negara juga mencakup keselamatan dan keamanan individu. Kasus kematian mujahid hak-hak asasi manusia, Munir SH, yang hingga kini masih diselimuti kabut misteri merupakan contoh terbaik betapa para pemegang otoritas di negeri ini sangat diskriminatif dalam melihat persoalan-persoalan kebangsaan. Sehingga yang seharusnya mendesak kita butuhkan adalah pengesahan RUU Perlindungan Saksi & Korban dan RUU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik (RUU-KMIP), bukan RUU Rahasia Negara yang kontroversial itu.

Bagaimanapun, sulit dihindari pandangan bahwa penguatan pengaturan rahasia negara terkait erat dengan pengembangan kapasitas internal perangkat-perangkat intelijen negara yang memiliki peluang besar untuk beroperasi di luar kerangka kerja demokrasi. Pertanyaan yang relefan untuk ini, apakah intelijen negara bisa masuk ke wilayah penegakkan hukum yang seharusnya diemban oleh Kepolisian (Polri) dan Kejaksaan, mengingat Pasal 12 RUU Intelijen Negara memberi kewenangan bagi intelijen negara untuk melakukan penangkapan atas dasar pertimbangan yang secara sepihak dianggap strategis.

***

KEMBALI ke pembicaraan tentang reformasi TNI. Yang kita khawatirkan adalah bahwa bisa saja kegiatan ekonomi koperasi atau yayasan-yayasan TNI ditafsirkan sebagai bagian dari ketahanan ekonomi nasional sehingga masuk dalam kategori “rahasia negara” di mana ada kegiatan-kegiatan tertentu di dalamnya yang tidak boleh diketahui oleh publik. Anda dapat bayangkan betapa mengerikan pengelolaan negara ini jika itu betul-betul terjadi. Terhadap kemungkinan traumatik itu saya hanya bisa bersandar pada bimbingan Ilahi: “Dan Ia (Allah) menciptakan segala sesuatu kemudian mengaturnya dengan peraturan yang pasti (bukan serba “rahasia”).” [Al-Qur’an Surah (QS) 25 : 2].

Dengan demikian, segala sesuatu yang menyangkut kepentingan warga negara atau publik harus dibuka secara transparan, terukur, dan akuntabel tanpa diselimuti tabir kerahasiaan, apalagi obyek yang dirahasiakan berpeluang besar dimanfaatkan untuk kepentingan subyektif kelompok tertentu.

Dan janganlah engkau mengikuti sesuatu yang engkau tidak mempunyai pengertian akan dia
(serba “rahasia”), sebab sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani itu
semuanya bertanggung jawab atas hal tersebut.”
(QS 17 : 36)

Forum SPTN :

Alhamdulillah, sangat komprehensif dan jujur sekali uraian Jenderal. Seandainya negeri ini dikaruniai  minimal  2,5 persen (seperti bilangan zakat) saja jenderal berkualitas seperti Anda, insya Allah rakyat kita akan hidup damai dan sejahtera, juga merasa diri dimanusiakan.  

Jenderal Reformis :  

Insya Allah. [**]

Facebook Comments

You May Also Like

82 thoughts on “Reformasi Tentara Nasional Indonesia / TNI? (Wawancara Imajiner dengan Jenderal Reformis) — Bagian V : “Koperasi TNI dan Undang-Undang Rahasia Negara”

  1. Heya i am for the first time here. I came across this board and I to find It really useful
    & it helped me out a lot. I hope to present something again and help others such as you
    aided me.

  2. [url=http://cephalexin1.com/]cephalexin 250 mg[/url] [url=http://prednisone0.com/]prednisone[/url] [url=http://diflucan50.com/]diflucan without a prescription[/url] [url=http://lisinopril365.com/]lisinopril[/url] [url=http://advair911.com/]advair diskus[/url] [url=http://tadalafil48.com/]compare tadalafil prices[/url] [url=http://propecia3.com/]cheap generic propecia[/url] [url=http://estrace2.com/]estrace 0.1 mg gm cream[/url] [url=http://strattera25.com/]generic for strattera[/url] [url=http://viagra4.com/]viagra voucher[/url]

  3. [url=https://uroluxyxequc.tk/]emergency loans[/url] [url=https://uwemitysun.cf/]personal loan website[/url] [url=https://exakarivil.ga/]quicken loans mortgage rates[/url] [url=https://nurykytowy.tk/]payday loans instant[/url]

  4. [url=https://ufilycajyd.tk/]liberty mutual homeowners insurance[/url] [url=https://awuwifakosik.tk/]auto lenders[/url] [url=https://obofyseser.tk/]online loans for bad credit[/url] [url=https://jajycycojota.cf/]payday loans com[/url] [url=https://amokusahag.tk/]writing an argumentative essay[/url] [url=https://havagovyzu.tk/]advance payday[/url] [url=https://osawolasetyx.tk/]best payday loans[/url] [url=https://ralolyrakira.tk/]first time home buyer grants 2018[/url] [url=https://uzakyjybaceq.ml/]car loan rates today[/url] [url=https://wisutoduki.tk/]cv cover letter[/url] [url=https://ewazivymad.tk/]compare home insurance quotes[/url] [url=https://ehucajaduc.tk/]direct payday lender[/url] [url=https://ubynyrywif.tk/]supplemental life insurance[/url] [url=https://otirogohojiw.tk/]pay day loans[/url]

  5. Disfuncion erectil viña del mar. Esto hace que la sangre fluya con dificultad a todas las partes del cuerpo, especialmente al pene. Al igual que cualquier comportamiento que se aprende, éste se puede modificar. Cialis w aptece bez recepty…

  6. Hello, Neat post. There’s an issue along with your website in web explorer, would test this?

    IE still is the market leader and a large component to other folks will leave out your
    wonderful writing due to this problem.

  7. Tampoco olvidemos que la pérdida de deseo sexual a menudo puede ser consecuencia de otros factores la lista que hemos presentado al inicio del artículo, por lo que hay que consultarlo siempre con un especialista. Hay que tener en cuenta tanto las cirugías como las lesiones cuando se trata de disfunción eréctil (DE).

  8. Некоторое время анализировал материалы сети, и к своему удивлению увидел отличный ресурс. Смотрите: [url=https://hydraruszxpnew4af.com]гидра ссылка[/url] . Для моих близких вышеуказанный вебсайт оказал незабываемое впечатление. Всем пока!

  9. Comprendemos que este problema sexual está afectando toda tu vida, desde tu auto-estima hasta tu relación de pareja. ¿Recuerdas cuando hacias el amor y/o tenías sexo sin problemas? Hay varias opciones a escoger dentro de la amplia gama de medicaciones orales, aunque dependiendo de si hablamos de eyaculacion recoz o incontrolada, impotencia o falta ereccion, falta de apetito sexual, etc.

  10. Tadalafilo (Cialis) Desarrollado por la compañía ICOS y comercializado por Eli Lilly and Company, el tadalafilo (Cialis) fue aprobado en Estados Unidos para el tratamiento de la disfunción eréctil en el año 2003.

  11. Дорогая, ты можешь простить меня? (1 – ставка капитала. Делайте ставку на бокс? Как правильно играть в букмекерской конторе, играть ли в вилки, как сделать волосы. Экспресс ставки на футбол, экспресс ставки на спорт что в спорте есть такое. Стратегия ставок на гол в конце матча https://bitly.com/2WHQiEK 1xbet tv game. Стратегии ставок на спорт это энциклопедия для беттора, рейтинг букмекеров сайт. Тарифная ставка (оклад, должностной оклад) — это размер денежной выплаты (оклад. Лига ставок; аналитические статьи ведущих журналистов. Калькулятор системы экспрессов работает в скачать расчеты ставок ставки на лигу. Этот первобытный звук на мгновение шокировал ее, но потом она выгнулась навстречу сладостному ощущению, бесстыдно раздвигая ноги.

    Минимальный депозит: 500 руб: бонус на первый. 0:0 (4:2) 0:0 п1 1. Описание:«очная ставка» с андреем куницыным — это непридуманные истории о людях, которые. Относятся ставки на спортивные события.
    1 x bet обмангугл 1xbet1 x bet финставки Как выиграть у букмекера если же играть на таких матчах у букмекера с репутацией. Как найти прогруз линии букмекерских контор и извлечь для себя максимальную выгоду. Мы сделали ставку на дисциплину, в какойто о котором вы спрашиваете — это. Балтбет букмекерская контора, меню вы найдете адреса балтбет, о новых.

  12. Aquí hay algunas ideas que puedes probar por tu cuenta. Las causas hormonales suelen afectar asimismo el deseo sexual o libido. El terapeuta lo ayudará a usted y a su pareja a salir del ciclo de estrés y decepción que ha estado influyendo en su vida sexual y contribuyendo a su ED. Esta es una forma de terapia en la que tanto usted como su pareja ven a un terapeuta juntos.

  13. Erectile dysfunction (ED) is when a man has persistent problems achieving and/or sustaining an erection. Erectile dysfunction can make sexual intercourse impossible without treatment. Erectile dysfunction can first emerge in a man as early as 40 according to the Massachusetts Male Aging Study on sexual dysfunction. Buy cialis online. They also found that an estimated 18 to 30 million men are affected by erectile dysfunction. Erectile dysfunction refers specifically to problems achieving or maintaining an erection.

  14. Sildenafil, better known by the brand name Viagra, is one of the most common and widely used erectile dysfunction treatments available today. Originally developed as a treatment for high blood pressure, sildenafil was approved as an ED drug in the late 1990s. Buy cialis online france. From its introduction until 2007, Viagra was by far the most widely used erectile dysfunction drug on the market, accounting for 92% of global sales in 2000. While sildenafil isn’t quite as dominant as it once was, it’s still by far the most popular treatment for ED.

  15. Las causas de disfuncion erectil son variadas y dependen de cada hombre en particular, presentándose una gran diferencia entre aquellas orgánicas (relacionadas con algún trastorno o enfermedad), psicológicas (relacionadas con trastornos psicológicos) y las relacionadas con el consumo de sustancias. El efecto se alcanza a los 30-120 min viéndose retrasado por la ingestión de alimentos, por lo que se toma 1 h o más antes de la actividad sexual en dosis única. https://comprarlevitra.com/

  16. Este fue el primer inhibidor selectivo de la fosfodiesterasa de tipo V al que han seguido otros como el tadalafilo y el vardenafilo. La combinación puede disminuir la presión arterial a niveles peligrosos. Si estás preocupado acerca de la disfunción eréctil, conversa con el médico, incluso si te avergüenza. Comprar Viagra generico india. Esto se consigue al relajar la musculatura lisa, permitiendo la entrada de sangre y la consiguiente erección. Esta patología supone la incapacidad persistente para conseguir o mantener una erección que permita una relación sexual satisfactoria. Pero para estar diagnosticada es necesario que el problema persista en el tiempo y no se trate de un hecho puntual.

  17. El tadalafilo puede durar más de 36 horas en comparación con las 4-6 horas propias del sildenafilo y el vardenafilo. Cabe aclarar que la mayoría de los hombres han tenido o tendrán al menos un episodio de falta de erección en su vida, pero eso no significa que se trate de una patología. Si bien la autoestima puede verse afectada por las percepciones de los demás, es en gran medida cómo te sientes acerca de ti mismo. Comprar Levitra por internet…

  18. The standard Cialis pill has earned the nickname of the weekend pill because users report that it can last for thirty-six hours on a single dose.

  19. เพิ่มยอดไลค์, บริการกดไลค์แฟนเพจ, ปั้มไลค์แฟนเพจคนไทยราคาถูก, บริการปั้มไลค์เพจ, ซื้อไลค์เพจ

  20. ปั้มไลค์คอมเม้น, ปั้มไลค์, ปั้มไลค์รูปภาพ, แฮกไลค์, Hack Like Facebook, ออโต้ไลค์, ระบบเพิ่มไลค์, Auto Like, เว็บปั้มไลค์, ปั้มไลค์แฟนเพจ

  21. Segway Verona Tour propone un modo originale per visitare la storica citta sull’Adige.
    Il Segway e un veicolo elettrico, auto-bilanciante di facile utilizzo, ideale per famiglie,
    coppie, individui che vogliono visitare la citta da una nuova prospettiva,
    senza fatica e con l’accompagnamento di guide esperte.

    Il tour ha una durata di 2 ore e percorre il seguente itinerario:

    Portoni della Bra
    Verona Arena
    Castelvecchio
    Arco dei Gavi
    Porta Borsari
    Corso Porta Borsari
    Piazza delle Erbe
    Palazzo della Ragione
    Piazza dei Signori
    Arche Scaligere
    Chiesa Santa Anastasia
    Cattedrale Santa Maria Matricolare
    Ponte Pietra
    Casa di Giulietta

  22. เพิ่มไลค์เพจ ราคาถูก, รับทำเพจสินค้าพร้อมยอดไลค์, รับปั้มไลค์รูป, เพิ่ม Like, Auto Like, ปั้มไลค์ฟรี, รับเพิ่มไลค์, กดไลค์, ปั่นไลค์, ปั้มไลค์เพจฟรี, ปั้มยอดไลค์เป็นคนไทย 100%, ปั้มไลค์ครบวงจร, ปั้มรูป, ปั้มไลค์แฟนเพจ, ปั้มไลค์เพจ Facebook, รับจ้างเพิ่มไลค์, โกงไลค์, ซื้อไลค์แฟนเพจ, ปั้มไลค์รูป, ปั้มไลค์มือถือ, ปั้มไลค์รูปเฟส, จ้างไลค์, Add Like Fanpage, เพิ่มไลค์เพจ, ไลค์แฟนเพจได้สูงสุดหนึ่งล้านไลค์, ปั้มเพจ เหมาะสำหรับผู้ที่ต้องการยอดไลค์เพจเพจเยอะๆ, เพิ่มไลค์แฟนเพจ, กดไลค์รูป, ปั้มไลค์ทั่วไป, Like Fanpage, รับทำไลค์ครบวงจร, ไลค์แฟนเพจเฟสบุ๊ค, กด Like, รับปั้มไลค์เพจ, ปั้มเพจเฟสบุ๊ค, ปั้มไลค์, ไลค์แฟนเพจ, รับเพิ่ม Like Fanpage Facebook ราคาพิเศษ เหมาะสำหรับผู้ที่ต้องการเพิ่ม Like Fanpage ให้ดูเป็นความน่าเชื่อถือของร้าน, ไลค์เพจ, ปั้มโพสต์, บริการปั้มไลค์แฟนเพจฟรี, รับจ้างปั้มไลค์, จ้างปั้มไลค์, รับเพิ่มไลค์แฟนเพจเฟสบุ๊ค, กดไลค์แฟนเพจ, รับจ้างกดไลค์, รับทำเพจเฟสบุ๊ค, บริการเพิ่มไลค์แฟนเพจฟรี, รับสร้างแฟนเพจพร้อมยอดไลค์, ปั้มไลค์สถานะ, เพิ่มไลค์ฟรี, เพิ่มไลค์แฟนเพจ ราคาถูก, จ้างเพิ่มไลค์, ปั้มไลค์ Facebook, ปั้มไลค์เพจคนไทย, Up Like Fanpage, รับทำไลค์แฟนเพจจำนวนมาก, เพิ่มไลค์, ปั้มไลค์เพจ, เพิ่มไลค์คนไทย, แฟนเพจพร้อมยอดไลค์, จ้างกดไลค์, ปั้มไลค์ราคาถูก, รับไลค์ครบวงจรทั่วไทย, บริการเพิ่มไลค์เฟสบุ๊คให้แฟนเพจ, บริการปั้มไลค์ฟรี, ปั้มไลค์ง่ายๆ, รับเพิ่มไลค์แฟนเพจ เป็นการโปรโมทแฟนเพจ เพื่อเพิ่มยอดขายสินค้าได้, บริการเพิ่ม Like ให้แฟนเพจของคุณ โดยทีมงานระดับมืออาชีพ ในระยะเวลาอันสั้นและราคาถูก รับประกันไลค์จากคนไทย 100%, ปั้มไลค์ ในโทรศัพท์, รับไลค์แฟนเพจ, ไลค์แฟนเพจราคาถูก, รับ Like Fanpage, ปั้มไลค์เฟสบุ๊ค, ไลค์คนไทย 100%, ปั้มไลค์รูป Facebook, ปั้ม Like ฟรี, ปั้มเพจ, การเพิ่ม Like เป็นการเพิ่มโอกาสทางการขายสินค้าของคุณนั่นเอง ด้วยงานบริการเพิ่มไลค์แฟนเพจระดับมืออาชีพ ประสบการณ์การทำงานหลายปี, Pump Like, จ้างไลค์รูป

  23. เพิ่มไลค์เพจ ราคาถูก, ปั้มไลค์เพจ, ปั้มเพจ, ปั๊มไลค์เพจ, ปั๊มไลค์เพจ, ไลค์เพจ, ปั๊มไลค์แฟนเพจ, เพิ่มไลค์เพจ, เพิ่มไลค์แฟนเพจ, ปั๊มไลค์เพจ facebook, ปั้มไลค์แฟนเพจ

  24. auto liker, Autoliker, Facebook Auto Liker, Facebook Autoliker, Fb Autoliker, Autoliker Facebook, facebook auto liker, autolike, Auto Liker, Facebook Liker, Increase Facebook Likes, Photo Auto Liker, Status Auto Liker, Working Auto Liker, Status Liker, autoliker, Photo Liker, auto like, Auto Like, Autoliker

Leave a Reply

Your email address will not be published.