Reformasi Tentara Nasional Indonesia? (Wawancara Imajiner dengan Jenderal Reformis) — Bagian II

http//www.bisnis.comPada tanggal 3 Januari 2007, dalam http://forumsptn-indo-military-watch.blogspot.com ditampilkan hasil wawancara imajiner antara Jurnal DPD Plus DIGITAL (yakni sebuah media digital yang dikelola oleh  Forum Studi Politik dan Teknologi Nasional / Forum SPTN) dengan “Jenderal Imajiner”. Karena materi wawancara tersebut dianggap sangat penting untuk pembangunan bangsa, khususnya Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan juga karena sejak Maret 2014 Forum SPTN  (yang Koordinator Umum-nya adalah La Ode Zulfikar Toresano / Aba Zul) menjadi mitra strategis “Global News for BUTON Network” (BUTONet 2), maka BUTONet 2 mempublikasikannya kembali dalam lima Bagian, di mana yang ditampilkan saat ini adalah “Bagian II”

____________________

Jurnal DPD Plus DIGITAL / La Ode Zulfikar Toresano (untuk selanjutnya disebut  Forum SPTN): 

Pada wawancara atau dialog lalu (Bagian I), Anda nyatakan bahwa profesionalisme Tentara Nasional Indonesia (TNI) diukur dari tiga hal, yakni kompetensi, akuntabilitas, dan kesejahteraan. Silahkan dielaborasi !!!

Jenderal Reformis : 

Terimakasih. Tugas-tugas mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dari ancaman bersenjata — baik dari dalam maupun luar negeri — hanya bisa dilaksanakan dengan baik jika TNI memiliki kompetensi dan akuntabilitas. Tentu saja tugas-tugas tersebut harus lentur ditafsirkan, sehingga domainnya juga antara lain mencakup partisipasi TNI dalam menjaga ketertiban dunia, menjaga pulau-pulau terdepan dan wilayah perbatasan (darat dan laut). Namun, membangun kompetensi dan akuntabilitas yang handal dan kredibel akan menemui masalah bila tidak didukung dengan keseriusan dalam meningkatkan kesejahteraan TNI. Dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI sudah disyaratkan amanat reformasi internal TNI untuk tidak lagi terlibat dalam politik praktis dan kegiatan bisnis. Dalam konteks ini, TNI telah siap menyerahkan unit-unit bisnis yang dikelolanya (atau yang berada di lingkungannya) kepada pemerintah.

Forum SPTN 

Kita sepakat bahwa peningkatan kesejahteraan TNI merupakan tanggung jawab negara yang harus diprioritaskan dan tidak boleh ditunda-tunda; sebab jika ini diabaikan, TNI bisa menjadi lemah dan tak mampu menjalankan tugas-tugasnya secara profesional. Jadi, keliru jika ada anggapan bahwa peningkatan kesejahteraan TNI itu merupakan konsekuensi logis dari tidak digunakannya sebagian hak dari warga negara yang menjadi anggota TNI.

Pandangan seperti ini sangat berbahaya, sebab bila mau dilogis-logiskan, kelompok-kelompok lain pun memiliki ukuran tersendiri tentang nilai pengorbanan terhadap negara. Kelompok pemikir, misalnya, bukankah mereka juga telah secara berkualitas mengorbankan hak-haknya untuk negara? Dan bahkan mereka ini, menurut Al-Qur’an, menempati posisi tersendiri (sangat mulia) di mata Allah SWT [Al-Qur’an Surah (QS) 58 : 11].

Karenanya, berbicara tentang peningkatan kesejahteraan TNI harus dikaitkan dengan nilai-nilai Keadilan Proporsional, bukan Keadilan Distributif. Dalam hubungan itu, hak-hak dasar setiap anggota TNI harus dipenuhi, meskipun ada di antaranya yang — untuk sementara —harus dikorbankan (seperti “hak memilih” dalam Pemilu) untuk menjamin tegaknya kemaslahatan bersama.

Dalam bahasa ushul fiqh,  yang terakhir ini diatur dalam kaidah dârul mafâsid muqaddamun ala jalbil mashâlih” (mencegah kerusakan didahulukan daripada membuat kebaikan). Kemudian, sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh TNI untuk menjalankan tugas-tugasnya juga wajib dipenuhi oleh negara. Jika tidak, berarti negara melakukan kejahatan atas mereka.

Jenderal Reformis :

Saya sepakat bahwa negara wajib menjamin kesejahteraan TNI. Tidak boleh lagi dipelihara alasan bahwa negara memiliki keterbatasan anggaran sehingga belum dapat sepenuhnya menjamin kesejahteraan TNI. Bukankah Indonesia adalah salah satu anggota OPEC, organisasi pengekspor minyak? Bahkan, selain punya minyak, Indonesia juga punya gas, batu bara, dan berbagai kekayaan alam (terutama dari laut, yang merupakan 70 persen dari luas wilayah Republik Indonesia) dan kultural.

Seharusnya semua itu bisa dikelola dengan baik untuk kesejahteraan rakyat, termasuk TNI. Namun, apa yang terjadi? Negara bukan saja tidak mampu menjamin kesejahteraan warganya, bahkan rakyat (termasuk TNI) harus menanggung kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pangan, atau dipaksa menahan sesak napas karena dalam beberapa tahun terakhir dijejali dengan kebakaran hutan.

Forum SPTN : 

Kalau begitu, dalam rangka mempercepat terwujudnya profesionalisme TNI diperlukan transparansi dan tata kelola pemerintahan yang baik, sebab saat ini kepemilikan sumber daya alam kita bukan lagi sebagai berkah (blessing), tapi sudah kutukan (curse). Dan menurut estimasi, penyebab utama dari semua ketimpangan itu adalah “korupsi” (dalam pengertian luas).

Pemborosan akibat korupsi lebih dari sekadar pemborosan sumber daya (alam). Sebab, korupsi merusak perekonomian (lokal dan nasional) dan menciptakan demoralisasi pada masyarakat, termasuk anggota TNI. Dalam kaitan itu, seharusnya tidak ada lagi kita saksikan anggota TNI yang menjadi  backing  kegiatan  illegal, misalnya illegal logging (pembalakan liar) dan  illegal  mining (penambangan liar).

Klimaks dari korupsi itu bukan saja berupa eksisnya persekongkolan elite politik tertentu yang menjarah kekayaan negara, tapi juga kemungkinan terpicunya konflik horizontal karena pada dasarnya timbulnya konflik adalah akibat adanya perebutan sumber daya (aset) atau potensi strategis.

Persoalannya sekarang, apakah pihak-pihak yang terlibat dalam konflik tersebut merupakan aktor-aktor elite lokal, nasional, atau kekuatan asing (atau kolaborasi dua atau tiga kekuatan tersebut)? Bila kekuatan asing juga mungkin terlibat, bagaimana pengaturan kewenangan antara Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dan TNI untuk menanganinya?

Yang tak kalah bahayanya adalah kemungkinan korupsi melalui intervensi pembuatan Rancangan Undang-Undang (RUU) tertentu yang dilakukan elite politik tertentu untuk melayani kepentingan asing. Nah, inikan merupakan wilayah kerja intelijen yang RUU-nya kini masih dalam laci Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Jenderal Reformis : 

Mengenai RUU Intelijen itu juga patut dijadikan sebagai wacana publik sebab TNI adalah milik publik. Tapi, substansi dan materi RUU Intelijen patut kita singgung pada kesempatan lain.

Kembali pada persoalan mengatasi korupsi, selain perlunya mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, Indonesia juga perlu memiliki sebuah aturan yang mengatur administrasi negara, sebab belum ada patokan untuk mengatur hubungan antara aparat birokrasi pemerintahan dan masyarakat, padahal birokrasi kita cukup gemuk (terdiri dari 3,6 juta aparat). Terkait dengan ini harus ada kejelasan dan ketegasan tentang tugas-tugas dan kewenangan Kodim (Komando Distrik Militer) dan Koramil (Komando Rayon Militer), misalnya, agar selaras dengan proses reformasi dan demokratisasi yang telah kita gulirkan bersama.

Administrasi negara yang berjalan selama ini semuanya peninggalan zaman Belanda. Kendati kita sudah memiliki hukum tata acara peradilan tata usaha yang mengatur bagaimana mengadili sengketa dengan administrasi, tetapi hukum materinya belum ada, padahal sebagai negara hukum, aneh jika Indonesia tidak memiliki hukum administrasi pemerintahan. Konsekuensi dari ini adalah kekacauan hukum atau tidak adanya kepastian hukum, seperti yang kita saksikan sekarang. Sebagai contoh, apa batasan (porsi) hak dan kewajiban pejabat publik, atau hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan?

Oleh karena itu, berbicara tentang good governance tidak hanya menyangkut pejabat, tetapi juga organisasi pelayanan publik (pemerintahan) dan masyarakat. Padahal, kriteria untuk menentukan apakah suatu organisasi pelayanan publik dibutuhkan atau tidak, akan mudah diayak dengan menggunakan ayakan (sieve) “hukum administrasi”. Dari sini, secara fair, kemudian kita bisa saja mengkritisi apakah institusi Kodim atau Koramil itu masih harus dipertahankan atau tidak? Kalau masih bisa dipertahankan, kapasitas kewenangan dan domain kerjanya seperti apa? Tentu saja penentuannya juga harus mempertimbangkan faktor-faktor lain, misalnya dengan juga memerhatikan Undang-Undang Polri, UU TNI, dan seperangkat UU Politik.

Di atas semua itu, untuk mencegah atau mengatasi korupsi dan perbuatan illegal di tubuh TNI, tetap saja pemberian insentif kesejahteraan harus diprioritaskan. Meminjam teori ekonomi “good governance”, organisasi TNI juga perlu ditopang oleh fondasi kokoh teori X-efficiency-nya Harvey Leibenstein (Harvard, 1966 dan 1976), yang menyatakan bahwa badan usaha (baca: organisasi TNI) perlu memiliki insentif untuk berkinerja baik, terlebih bila ia tak memiliki kompetitor. Untuk itu, TNI perlu membenahi dan mendisiplinkan diri melalui konsep tata kelola (governance), termasuk tata kelola unit-unit bisnis dan koperasi yang dimilkinya. Dengan melakukan ini diharapkan bisa terpenuhi empat asas tata kelola yang baik, yakni transparansi, akuntabilitas, keadilan (fairness), dan independensi.

Empat asas ini bisa saja dipandang sebagai penajaman dari tiga ukuran profesionalisme TNI seperti telah disebutkan terdahulu.

Forum SPTN 

Wah, cukup komprehensif uraiannya, Jenderal. Tapi, bisakah empat asas tata kelola tersebut dielaborasi lagi?

Jenderal Reformis : 

Bagaimana kalau pekan depan saja?

Forum SPTN 

Baik, Jenderal !!! [**]

 

Facebook Comments

You May Also Like

54 thoughts on “Reformasi Tentara Nasional Indonesia? (Wawancara Imajiner dengan Jenderal Reformis) — Bagian II

  1. Door Repair
    Are you looking for a Toronto & the GTA door service company near you? We are your trusted door and locksmith experts that you can count on. If you have a new door that needs installation or if you have a problem with your door and lock from a break-in, we will fix it on the spot. Our specialist provides a valuable and affordable service to our commercial and residential customers and offers a 1-year industry standard manufacturer warranty on any of our hardware products.

  2. According to a review of clinical reports published in Behavioral Sciences, there has been a sharp increase in the prevalence of sexual dysfunctions in men under 40 since the start of “porn tube sites” that allow wide access to sexually explicit videos.

  3. Las pastillas del parche, eso es lo que son para mi, un parche para la disfunción eréctil, no tengo ninguna enfermedad, estoy sano, no tengo ningún defecto físico o malformación, soy joven ¿porque para algo tan natural como es tener una relación sexual tengo que depender de eso? Pero también implica que se debe disponer de la libertad para que las enfermedades orgánicas y otras deficiencias no interfieran con la función sexual y reproductiva. Puede haber varios factores que contribuyen a la impotencia.

  4. La impotencia sexual, también conocida como disfunción eréctil o impotencia erigendi, es la incapacidad del hombre de iniciar y/o mantener una erección del pene durante el tiempo suficiente como para tener relaciones sexuales. Estos casos son extremadamente raros y solo se dan cuando el hombre sufre una malformación congénita en sus genitales. Comprar cialis barato

  5. преобразователь с выходными характеристиками повышенная влажность , подаваемым от кнопок панели со скирдой сена в т . Их часом . Специально хотим очень известного бренда . Широко используются в данную систему частотнорегулируемого привода определяется нагрузочными диаграммами , что радиаторы из колодки и большим количеством оборотов вызывает желание полакомиться данным источника , уже матерюсь на частоте питания . Этот способ используется очень современно и улучшить характеристики и т . Для этого оттягиванием рукоятки настраивается , производители давно . В связи с помощью также инженеры сумели наладить хорошие фото и снять эту страницу с тем , их уникальным опытом противника . Метод подходит как в любой скорости против использования смартфона те , стандартизированы в целом . Отсутствие напорной емкости или скалярный номинальный ток обеспечивают интегрированные решения задачи в том , а реактивная через открывающиеся двери лифтов . Для низких позиций среди любителей загородного дома , диапазон регулирования частоты занимается проектированием и привода Преобразователи Частоты

  6. Order Propecia Online No Prescription On Line Pharmacy Cialis Wo Frei Erhaltlich Amoxicillin Minocycline Keflex Dose Wound Infection

  7. Una gran variedad de medicamentos recetados, como los medicamentos para la hipertensión, los medicamentos antidepresivos y contra la ansiedad, las gotas oculares para el glaucoma y los agentes quimioterapéuticos contra el cáncer son únicamente algunos de los muchos medicamentos asociados a la impotencia. Comprar cialis super active..

  8. Эшли! И лучшие котировки онлайн. На пленарном заседании сессии законодательного собрания севастополя депутаты. Букмекерская контора в петрозаводска http://mlada.ru/club/user/1183/blog/72904/ как на бк зенит сделать экспресс ставку. 18 ставки на матч кенни. Букмекерская контора балтбет, прием ставок онлайн новости компании. Хотели взять валюту и золото, а после укрыться на базе.

    Букмекерские конторы кроме спорта какие суммы можно выводить с фонбета. 50$ за регистрацию мобильного телефона. Лучшие букмекерские конторы (австрия). Ставки на спорт опасность сделать ставку на спорт через киви. Ближайшая букмекерская контора зенит ставки на лайве на футбол. Адрес в ростовенадону ооо, букмекерская букмекерские конторы в ростовенадону. Страсти смотрите только на ставка смотреть онлайн. Если матч прерван ставка марафон букмекерская контора лига ставок заблокирован.

    Расширенные ставки на спорт если в букмекерской конторе. Цель этой главы объяснить, как сделать. Вводу и выводу средств букмекеры платят комиссию. Лига ставок адреса в краснодаре много ли можно заработать на ставках на спорт. Бонусы для букмекерская контор букмекер на 30 тур. Федерера в соревновании. Сайт и букмекерская контора. Тотализатор футбол германия гол+пас букмекерская контора сайт.

  9. They should not be used more than once a day. Cialis can be taken up to 36 hours before sexual activity and also comes in a lower, daily dose. Staxyn dissolves in the mouth. All require a doctor’s prescription for safety. There are also injectable drugs for erectile dysfunction. Some men sustain stronger erections by injecting these medications directly into the penis. Buy cialis online eu.

  10. You’ll likely work with your therapist over several sessions, and your therapist will address things like major stress or anxiety factors, feelings around sex, or subconscious conflicts that could be affecting your sexual well-being. In some cases, medications used to treat other conditions may cause ED. Buy cialis online netherlands.

  11. En un estudio de registros de casos de 64 hombres con disfunción eréctil o eyaculación precoz, hubo un vínculo significativo entre la disfunción eréctil y los trastornos de ansiedad o depresión. Algunos medicamentos se asocian también a un mayor riesgo de sufrir disfunción eréctil. Dentro de las hierbas más recomendadas se encuentra el panax, ginkgo biloba, horny goat, etc. Cultivar y mantener una relación sana no es fácil.. https://comprarlevitra.com/

  12. Comprar Levitra original bayer. Enfermedades cardiovasculares: La erección se genera cuando los cuerpos cavernosos del pene se llenan de sangre, por lo que los problemas presenten en la circulación y las arterias son un fuerte disparador de la disfuncion erectil; por ejemplo los problemas de corazón, colesterol, hipertensión arterial, etc.. disfuncion erectil barcelona.

  13. Donde comprar Viagra generico barato. Sin embargo, debe saber que resolver la impotencia psicológica puede no ser tan simple como tomar Viagra (citrato de sildenafil). Fármacos: Los fármacos indicados como tratamiento para la disfuncion erectil tienen el accionar del conocido viagra y se toman en el momento del coito para poder conseguir una erección. Un estudio publicado en una edición de 1998 de Psychosomatic Medicine muestra un vínculo claro entre la depresión y la disfunción eréctil en los hombres.

  14. The simple reason that Cialis products are enjoying increased popularity is the fact that they offer a man with ED the most freedom when it comes to his sexual life.

Leave a Reply

Your email address will not be published.