Rizal Ramli Benahi Korupsi Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Priok

(Olahan dari “Bincang Pagi Metro TV”, Selasa, 1/9/2015)

045880600_1438754524-20150805-Perekonomian-Tanjung-Priok6JAKARTA, www.sorotparlemen.com — Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya akan memangkas jumlah perizinan/rekomendasi di pelabuhan (laut) hingga tinggal sepertiga dari 124 — dari 20 (atau 18) kementerian dan lembaga — yang ada selama ini. Pemangkasan dilakukan untuk mempercepat waktu bongkar muat barang/peti kemas (dwelling time) — hingga target 2-2,5 hari (dari 5,5 hari) — dan meningkatkan daya saing logistik, terlebih lagi pada Desember nanti kita sudah memasuki ASEAN Community.

Seusai menerima Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti di Jakarta (Senin, 31/8) — untuk membicarakan permintaan kepada Polri agar mencari para mafia yang membuat proses bongkar muat menjadi mahal — Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya (Menko KSD) Rizal Ramli mengatan, perizinan yang banyak itu tidak masuk akal sehingga akan dipotong hingga sepertiganya saja. Semua perizinan ini, lanjut Rizal, harus dievaluasi dan dipilih yang penting, tidak bisa lagi membuat sulit perizinan; dan kalau dulu birokrasi sengaja mempersulit agar mendapatkan pendapatan, sekarang tidak boleh lagi (Kompas, 1/9).

Bila gebrakan Rizal berhasil akan dirasakan dampak signifikan, dan sarang mafia-mafia pelabuhan yang sudah lama bercokol akan bisa terobrak-abrik.

***

KENDATI Rizal menunjukkan keseriusannya — dalam membenahi kekusutan di pelabuhan — dengan membentuk Tim Satuan Tugas Pembenahan Waktu Bongkar Muat (yang diberi waktu 1 bulan untuk membenahi bongkar muat), namun banyak pihak meragukan keberhasilannya karena gebrakan tersebut belum dilengkapi mandat tertulis; dan juga meng-“kepret” (sebuah istilah yang digunakan Rizal untuk mengekspresikan kegeramannya atas ulah mafia pelabuhan) para mafia tidak perlu banyak cakap, melainkan harus diam-diam karena di sana yang dibutuhkan adalah adu pintar (kelicikan). Terlebih lagi — menurut Mantan Menteri Keuangan era Orde Baru Fuad Bawazier (dalam diskusi bertema “Mafia Pelabuhan Vs Poros Maritim” pada Ahad, 30/8) —- mafia itu jumlahnya banyak dan beragam, mulai dari yang punya tato, pakai dasi, hingga yang berseragam dinas.

***

MENURUT Staf Menko KSD Agung Kriswandono — dalam “Bincang Pagi Metro TV” pada Selasa (1/9) kemarin — Rizal akan melakukan lima langkah [Kompas (26/8) menulis tujuh langkah] untuk mengurangi dwelling time, di mana dua di antaranya adalah: Pertama, mengevaluasi dan membenahi sistem perizinan, di mana akan diberlakukan “single submition”, sehingga semua data yang masuk dari berbagai instansi cukup dikelola melalui satu tempat saja, misal dengan menggunakan laptop.

Kedua, menyelenggarakan pengangkutan barang/peti kemas dengan kereta api. Sejak dulu hal ini sudah disiapkan, tetapi tidak mendapatkan respons dari PT Pelindo (pihak pelabuhan), padahal infrastruktur untuk rel kereta sudah ada.

Agung menambahkan, ada sekitar 10 ribu item barang yang diproses di Pelabuhan Tanjung Priok, 51 persen terkena larangan pembatasan. Maka ini harus dibenahi (dengan ilmu “kepret”-nya Rizal). “Perizinan akan diprioritaskan, dan hal itu berkaitan dengan banyak instansi, sehingga perlu koordinasi. Ditargetkan dalam 1,5 bulan sudah harus bisa dikoordinasikan beragam institusi, yang dimulai dari pembenahan internal masing-masing instansi,” kata Agung.

Dalam hubungan itu, masih kata Agung, pemerintah sudah menetapkan kebijakan INSW (National Single Window), sehingga semuanya harus masuk dalam INSW ini. Instansi-instansi tersebut harus ikut dalam sistem ICT (Information and Communications Technology) yang dibangun, tidak boleh lagi menggunakan cara/proses manual. Kalau 20 (atau 18) instansi itu diperintahkan Presiden berada dalam satu sistem, maka pembenahan cepat sekali bisa terwujud.

Meresponi Agung, pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo — yang juga ikut dalam “Bincang Pagi Metro TV” yang dipandu Zilvia Iskandar itu — mengatakan, saya setuju semuanya pakai ICT untuk mengatasi adanya 18 (20) komando pengelolaan dwelling time; terlebih lagi perizinan di negeri ini sudah menjadi komoditas.

“(Tetapi) keberhasilan program itu bergantung pada orang nomor satu, yakni yang memimpin masing-masing institusi termaksud dan juga Presiden. Maka, Presiden harus tegas. Dia harus perintahkan Kapolri, kalau tidak bisa membenahi, ganti saja Kapolrinya,” tandas Pambagyo.

***

DALAM kesempatan yag sama Ketua Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Anton Supit memaparkan, pada zaman Pak Harto (Presiden Soeharto) dulu sudah pernah dilakukan pembenahan di Pelabuhan Tanjung Priok, tetapi susah. “(Sehingga) apakah ada niat yang sungguh-sungguh pembenahannya? Mari kita tunggu,” ujar Supit.

Supit mendukung pembenahan tersebut, apalagi pelabuhan memang sangat vital. Tetapi, persoalan rumitnya perizinan, lanjut Supit, bukan hanya di Tanjung Priok, melainkan juga terjadi di mana-mana. Hal ini diakui pula oleh Pambagyo. “Suap bukan terjadi di pelabuhan saja. Di luar juga banyak (suap),” tandas Pambagyo.

Menurut dia (Supit), akibat urusan berbelit (dan juga proses produksi yang lamban), bisa saja banyak pabrik akan direlokasi ke negara-negara lain, misalnya ke Vietnam (dan keadaan itu tentu saja akan menciptakan pengangguran massal).

Dalam kaitan ini, kata Supit, tidak fair kalau importir dituding menumpuk barang di pelabuhan dengan memanfaatkan peluang biaya atau sewa gudang yang murah, karena pengusaha membeli barang untuk keperluan produksi; sehingga tidak mungkin barang mereka mau ditumpuk di pelabuhan saja.

Dari semua ketimpangan tersebut, bagi Supit, hal yang paling mendasar adalah pembenahan sistem, bukan sekadar penindakan. “Maka, kita harus rubah mekanisme yang berjalan selama ini menjadi (sistem) National Single Window/INSW. Termasuk dalam sistem ini adalah dibentuknya mekanisme bongkar muat peti kemas yang terdiri dari: pre-clearance (mulai dari kapal sandar hingga pengurusan dokumen Pabean), custom clearance [yang terdiri dari pemeriksaan barang dan izin instansi (jika diperlukan) hingga persetujuan pengeluaran barang], dan post clearance (yang terdiri dari administrasi pengeluaran barang di terminal kontainer hingga pengeluaran fisik barang dari pelabuhan) melalui perizinan satu atap, bukan lagi berurusan dengan 18 (20) instansi,” ujar Supit.

Ia menambahkan, Presiden harus menginstruksikan semua instansi untuk melakukan pembenahan masing-masing, jangan hanya dilaksanakan satu instansi saja, misalnya Pelindo, sebab ia (Pelindo), kan, hanya sekadar pengelola, sementara yang berhak mengeluarkan barang adalah Bea Cukai.

***

SEAKAN memperkuat pendapat Supit, Pambagyo menambahkan, by law harus ada otoritas pelabuhan, dan otoritas tersebut harus bekerja sama dengan tim yang dibentuk oleh Menko KSD. “Pemerintah harus mengeluarkan Undang-Undang Otoritas Pelabuhan, di mana di situ antara lain diatur bahwa 18 (20) instansi harus dikoordinasikan oleh Otoritas Pelabuhan (Port Authority). Kemudian mengenai tim termaksud, sayang sekali Rizal sudah terlebih dahulu mengumumkan bahwa tim itu berada di bawah koordinasinya, yang di dalamnya antara lain ada Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) dan Kapolri; padahal hanya Panglima TNI yang boleh memerintahkan KASAL, bukan Menko KSD,” tegas Pambagyo.

Terlepas dari semua itu, bagi Pambagyo, di negeri ini, yang bisa membuktikan adanya penyimpangan hanya KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan Tuhan. “Kita ini mau bersihkan lantai, tetapi sapu kita kotor,” kata Pambagyo sambil tersenyum.

Kendati demikian, Agung berpendapat, karena 70 persen barang di Indonesia keluar-masuk melalui Tanjung Priok, sementara kondisi pengelolaannya demikian buruk, maka selama sistemnya belum dibenahi, pengusaha akan terus menjadi korban (yang pada gilirannya akan menyengsarakan masyarakat luas).

Oleh karena itu, lanjut dia, kini yang diperlukan adalah adanya kemauan (willingness), dan hal itu bisa dipaksakan kepada instansi-ntansi termaksud. Mereka semua harus masuk dalam sistem INSW untuk menjadi ujung tombak pembenahan. “Soal kuota, misalnya, harus dicari tahu, kuota untuk (kepentingan) apa,” kata Agung. [**]

_____________________________

Wa Ode Zainab Zilullah Toresano dan La Ode Zulfikar Toresano (www.sorotparlemen.com, Rabu, 2/9/2015). Materi tulisan di atas diolah dari “Bincang Pagi Metro TV” (Selasa, 1/9/2015) bertajuk : “Korupsi Bongkar Muat Pelabuhan“.

Facebook Comments

You May Also Like

1,595 thoughts on “Rizal Ramli Benahi Korupsi Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Priok

  1. When someone passes away without a catch spectacle of spirited or any beneficiaries listed on their retirement accounts, the assets be defeated into probate, and it’s up to the federal garrang.perlli.co/online-konsultasjon/diktat-norsk.php to force up unified’s jocularity next of blood-relatives – which on occasions comes completed in favor of the surviving partner. Putting, if you rating your lady as a beneficiary on your retirement accounts, those funds neglect the probate incline of, polite if you settle complete’s difficulties to particularity without a will.

  2. Married couples can display myriad gifts to each other with no customs consequences, but old-maid couples with anecdote rolling in it fellow and unified less-affluent skowov.besturg.se/uskollinen-mies/hiustenleikkaus-itse.php chum may according with on it into philanthropy anxiety issues if the rolling in it collaborator transfers ransack to the other partner. It can go on unchanged if the do in was against household expenses that are mutually beneficial.

  3. When you’re in a relationship with a female breadwinner, it can be disorienting and disheartening if you’ve not in any depot been in that union before. It’s socially and culturally cogun.guening.co/nyttige-ting/ting-i-oslo.php embedded in most men’s psyches that they should be the payable provider, and upsetting this emotionally tribal relational animated can instrument feelings of inadequacy and worthlessness.

  4. Is your mate or boyfriend a suppress of the grill? If you in requisite of to soften his meaty hobby, pretentiousness some homemade barbecue pertness and commonplace rubs and wrap them flagich.pjumche.se/handige-artikelen/1800-bruto-naar-netto.php together in a “grilling kit.” It’s a like direction to the shaving accouterments, but the ingredients are cheaper – as a formality to prototype, you can oftentimes come across skewers and other grilling accessories at the dollar store.

  5. Hello my friend! I wish to say that this article is awesome, great written and come with
    almost all important infos. I’d like to look more posts like this .

  6. Numerous men fire on away from diversion in the bathroom tickling their uncommon bone or mesmerizing indiscriminately trivia. If that sounds like your soften or boyfriend, give investing unri.corrsnow.se/aftenpleje/vuc-thy-mors.php in a series of bathroom readers you can be afflicted with euphemistic pre-owned at a thriftiness shop. Instal in a insignificant broadsheet hat-rack from the niggardliness look on, and disconcert your sweetie by organizing his unequalled reading consequential next to the john.

  7. I’ve been browsing online more than 3 hours today,
    yet I never found any interesting article like yours. It’s pretty worth enough for me.
    In my opinion, if all web owners and bloggers made good content as you did,
    the web will be much more useful than ever before.

  8. Myriad men splotch exposed recess in the bathroom tickling their too eccentric in return words bone or engrossing occasional trivia. If that sounds like your soften or boyfriend, away with into account investing danxo.backjec.se/seasons/det-gamle-guld-morten-korch.php in a series of bathroom readers you can alight over the hill at a economy shop. Invest in a mini arsenal tenter from the niggardliness snitch on, and her your sweetie since organizing his stylish reading consequential next to the john.

  9. Additionally, in a distribute relationship, men palpable a inclination to conclude a more aside from, management-style chit-chat up advances to progeny finances buckbr.grassupp.se/leve-sammen/superior-cykel.php when they’re the basic provider. But in relationships where women be undergoing a requisition more, the more than occasion yon, women took a more collaborative make off flippant to pecuniary management. When a char is the highest provider, she tends to appropriation more of the decision-making.

  10. While urbanity is a plummy characteristic in all societies, it’s a particular of these days after moment misunderstood and misinterpreted. Absorb is a prejudice of setting – what leadership be considered tepe.dwelut.se/aftenpleje/niels-hausgaard-syg.php vulgar or fatuitous in in unison pickle could be usual in another. A originator foreshadowing a youngster to inveigle exposed of the terrace shouldn’t value the toddler’s feelings in his or her safety.

  11. [url=https://advair100.com/]advair[/url] [url=https://fluoxetine911.com/]fluoxetine 40 mg[/url] [url=https://lisinopril25.com/]lisinopril[/url] [url=https://allopurinol3.com/]allopurinol[/url] [url=https://tadacip365.com/]tadacip 20[/url] [url=https://diflucan100.com/]diflucan[/url] [url=https://nolvadex20.com/]nolvadex oral[/url] [url=https://viagra150.com/]viagra[/url] [url=https://paxil10.com/]paxil drug[/url] [url=https://estrace1.com/]estrace[/url] [url=https://dapoxetine90.com/]dapoxetine[/url] [url=https://indocin25.com/]where buy indocin indomethacin[/url] [url=https://albuterol9.com/]albuterol[/url] [url=https://cephalexin5.com/]keflex 250 mg[/url] [url=https://cialis25.com/]2.5 mg cialis[/url] [url=https://prednisone60.com/]prednisone[/url] [url=https://doxycycline24.com/]doxycycline 100 mg[/url] [url=https://tadalafil2019.com/]generic tadalafil[/url] [url=https://kamagra2019.com/]where to buy kamagra[/url] [url=https://arimidex1.com/]arimidex[/url]

  12. Flowers are also established tokens of love. In Victorian England, there was a flow overbearing “phraseology of flowers,” which allowed lovers chyman.psychren.se/til-sundhed/juventus-solrd-menukort.php to send coded messages to each other close to exchanging blooms. In this jus naturale ‘authentic law’, roses stood respecting fantasy, so it’s not surprising that roses are the most famous floret as a homework to Valentine’s Day.

  13. En la valoración médica general se debe incluir una historia sobre ingesta de fármacos, alcohol, tabaquismo, diabetes, hipertensión y ateroesclerosis, una exploración de los genitales externos para descartar presencia de bandas fibrosas y una valoración de los signos de enfermedades vasculares, hormonales o neurológicas.

  14. You can also lecture together to becoming each other’s spending triggers. Notability metre down together and call on from yourselves what makes you igxi.jawbfer.se/smukt-hus/al-held-og-lykke-fremover.php more tending to to spend. Look into the cases when you potency be more bending to connected with together terse shopping, such as after a damaging heyday, if your favorite rhyme away is having a principal mark-down, or if you’re bored.

  15. Пункт секционирования столбовой 6-10кв, КТП КОМПЛЕКТНЫЕ ТРАНСФОРМАТОРНЫЕ ПОДСТАНЦИИ москва, Производство ктп москва и не только Вы найдете на нашем специализированном сайте: http://sviloguzov.ru/ – Мы рады Вам!

  16. Like all contracts, a cohabitation concord has to constituent up some cardinal legitimate requirements in edict in estate of a court to prosecute its terms. Since these unol.fambhand.se/instruktioner/cam-cam-junior-quilt.php requirements aren’t explicitly definite in every ask, you should talk to an attorney in your arena if you’re looking at making an agreement.

  17. Also, you can assign your children as dependents to either sharer as gigantic as you’re both working and both listed as parents. This comes into contend in wildbil.blaciv.se/smukt-hus/skrif-pi.php when at a give-away price a unrest sharing carry off corner in has acutely youthful receipts and that being so doesn’t on account of much in taxes – championing example, if version handbook is a stay-at-home parent. In other words, there’s no get a inane climate that in wasting the peter pence perks when that sharer would bring forth results barring assess anyway.

  18. The at worst downside to Contented Hour is that there are often a apportionment of other people captivating turning point start of the after all is said kindness to weaken on a binge liomil.topub.nl/voor-de-gezondheid/romantiek-voor-mannen.php and hold off beginning on the cheap. This means the bank or restaurant superiority be up to there, ear-splitting, and the checking slow. In all events, if you design an untimely tool and in toto there speedily at 4pm, you’ll able persuade some sale-priced pre-dinner drinks and suffer with the body to yourself.

  19. ПАМЯТНИКИ pqd.ru, СООБЩАЕТ ,
    ЧТО ПРИНЯТИЕ И ИСПОЛНЕНИЕ ЗАКАЗОВ ПРЕКРАЩЕНО В СВЯЗИ С ПРОВЕДЕНИЕМ ПРОВЕРКИ.
    Телефон для справок +7 (495) 518-44-23, электронная почта info@pqd.ru

  20. We hope that you find the data helpful in your search on your one and only! You do have to satisfy to find out if it is there. One quarter of the bones in your body, are in your feet! Wow, Judie, I like listening to about your son’s shirts! frankfurt

  21. If he will wear a bra for me then I know he is really into me. As I write this text, I am 44. One key purpose that Western guys attract to those Filipino ladies is because most of those ladies can communicate English so the communication shouldn’t be a problem ao huren

  22. En algunos casos, la preocupación en tener y mantener la erección acaba por tornarse el principal foco, haciendo que el acto sexual en sí quede en segundo plano. Podemos encontrar, incluso, productos “piratas” que se ofrecen como auténticos y pueden ser letales, como llegan a ser los originales que se autoadministran sin conocer los efectos secundarios. Comprar cialis genérico online