Wacana Koalisi dan Capres-Cawapres di Seputar Partai Amanat Nasional / PAN (Seri 4)

Oleh BUTONet 2

 

prabowohattaViva Yoga (Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN):

PAN menawarkan Hatta Rajasa (Ketua Umum PAN) sebagai cawapres Prabowo dan itu harga mati. Koalisi PAN dan Partai Gerindra akan dideklarasikan antara 10 Mei dan 11 Mei (KOMPAS, 8/5/2014).

____________________________________________________________________

Fadli Zon (Wakil Ketua Umum Partai Gerindra):

Beberapa hari lalu ada pertemuan antara Prabowo dan Hatta Rajasa untuk membahas platform dan persiapan koalisi. Termasuk pembicaraan tentang cawapres.Selain dengan Partai Golkar dan PAN, selama ini Partai Gerindra juga melakukan pembicaraan intensif dengan PKS, Hanura, Golkar, dan PPP. Dengan Partai Demokrat juga akan segera bertemu(KOMPAS, 8/5/2014).

____________________________________________________________________

Refrizal (Anggota Majelis Syura PKS):

Sudah ada pembicaraan untuk membangun koalisi besar yang terdiri atas Partai Gerindra, PKS, Golkar, Hanura, serta kemungkinan ditambah PAN, dan PPP(KOMPAS, 8/5/2014).

______________________________________________________________

Hashim Djojohadikusumo (Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya):

Pak Ical (Aburizal Bakrie) bukan cawapres Prabowo, hal ini sudah dibicarakan. Cawapres Prabowo mengerucut ke sosok Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. Mereka (Prabowo dan Hatta) cocok saja, termasuk dari program.

Meski demikian, Gerindra tetap membuka peluang berkoalisi dengan Partai Golkar. Sejauh ini, koalisi yang telah dipastikan adalah antara Gerindra dan PAN dan PKS. Gerindra juga ada kemungkinan berkoalisi dengan Partai Hati Nurani Rakyat. Prabowo sudah tiga kali bertemu dengan Ketua Umum Hanura Wiranto(KOMPAS, 10/5/2014).

______________________________________________________________

Zulkifli Hasan (Ketua DPP PAN):

PAN memastikan berkoalisi dengan Partai Gerindra. Bahkan, PAN siap mendeklarasikan koalisi tersebut dalam Rapat Kerja Nasional PAN yang digelar Rabu (14/5).

Koalisi PAN dengan Gerindra terwujud setelah tercapai kesepakatan terkait keinginan untuk menerapkan kemandirian bangsa. Hal itu khususnya terkait amanat Pasal 33 UUD 1945 tentang pemanfaatan sumber daya alam yang dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat (KOMPAS, 10/5/2014).

Catatan:

Zulkifli baru memastikan soal koalisi PAN dengan Gerindra, tetapi belum memastikan soal duet Prabowo-Hatta. Menurut Zulkifli, keputusan itu diserahkan kepada Prabowo yang jadi capres.

______________________________________________________________

Sohibul Iman (Anggota Tim Khusus Koalisi dari PKS / TIM 5 PKS):

Kami makin serius membangun koalisi. Deklarasi kami upayakan segera, tetapi belum fixed (pasti). PKS menghormati keputusan PAN mengajukan Hatta sebagai cawapres. Semua anggota koalisi berhak mengajukan cawapres masing-masing. Siapa yang akan dipilih menjadi cawapres itu ada di tangan capres (KOMPAS, 10/5/2014).

___________________________________________________________________

Fadli Zon (Wakil Ketua Umum Partai Gerindra):

Pertemuan sehari sebelumnya antara Partai Gerindra dengan PKS tinggal membahas butir-butir kesepakatan yangbersifat normative. Dari Gerindra ada lima orang dan dari PKS ada lima orang.

Hal-hal normative yang dibahas tersebut terkait dengan platform, seperti soal kesepakatan dan mengedepankan Pancasila. Setelah hal-hal normatif itu dirumuskan, pekan depan menurut rencana aka nada deklarasi resmi. Kami tidak membicarakan soal cawapres dengan PKS.

Selain dengan PKS, kerucut koalisi Partai Gerindra telah terlihat dengan PAN. Selain dengan PKS dan PAN, Gerindra berharap juga koalisi dengan Partai Hanura. Tadi malam Pak Prabowo bertemu lagi dengan Pak Wiranto. Ini berarti sudah tiga kali mereka ketemu untuk urusan ini (KOMPAS, 11/5/2014).

_____________________________________________________________________

Tjatur Sapto Edy (Ketua DPP PAN):

Kalau tidak ada sesuatu yang luar biasa, kemungkinan besar PAN akan berkoalisi dengan Partai Gerindra. Untuk membuktikan dukungan kepada Prabowo Subianto, PAN menjadwalkan rapat kerja nasional (Rakernas) pada 14 Mei. Rakernas itu forum formal untuk menyatakan arah koalisi (KOMPAS, 12/5/2014).

_______________________________________________________________

Viva Yoga Mauladi (Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN):

Ada beberapa agenda penting yang akan dibahas dalam rapat kerja nasional (Rakernas). Agenda-agenda itu di antaranya menetapkan format koalisi bersama Partai Gerindra dan mengukuhkan Hatta Rajasa sebagai cawapres untuk mendampingi Prabowo. Prabowo pung dijadwalkan hadir dalam Rakernas PAN yang akan digelar di Jakarta. Hal yang non-negotiable adalah program-program yang merupakan turunan dari Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945. Kalau urusan cawapres, itu otoritas capres (KOMPAS, 12/5/2014).

_______________________________________________________________

Hatta Rajasa (Ketua Umum PAN):

Rapimnas Partai Amanat Nasional (PAN) berlangung Rabu (14/5). Nanti ada keputusan resmi dari partai. Setelah itu, ya, jalan, apa pun keputusan Rapimnas (sejauh ini, pembicaraan koalisi dengan Partai Gerindra juga hampir selesai)KOMPAS, 13/5/2014.

_______________________________________________________________

Prabowo Subianto (Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra):

Kami (saya dan Hatta Rajasa, Ketua Umum PAN) menemui Presiden SBY karena SBY pemimpin koalisi partai pendukung pemerintahan Yudhoyono-Boediono yang di dalamnya ada PAN (KOMPAS, 14/5/2014).

Catatan:

Sebagaimana diberitakan, pada Selasa (13/5), pasangan Prabowo-Hatta menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Dalam peretmuan itu, Prabowo menjelaskan rencana koalisi Partai Gerindra dan PAN.

_______________________________________________________________

Hatta Rajasa (Ketua Umum PAN; Menteri Koordinator Perekonomian):

Sebagai menteri aktif, saya harus melapor kepada presiden karena hendak mengikuti pemilu presiden dan wakil presiden. Seusai perundangan yang berlaku, pejabat negara yang mengikuti pemilihan presiden dan wakil presiden harus mengajukan diri dan mendapatkan izin. Presiden menyetujui pengunduran diri saya dari jabatan menteri (KOMPAS, 14/5/2014).

_______________________________________________________________

Tjatur Sapto Edy (Ketua PAN):

Koalisi antara PAN dan Partai Gerindra sudah pasti. Rapat Kerja Nasional PAN yang digelar Rabu (14/5) akan menjadi arena pengukuhan Hatta sebagai cawapres (KOMPAS, 14/5/2014).

_______________________________________________________________

Dradjad H Wibowo (Wakil Ketua Umum PAN):

Prabowo dan Hatta Rajasa sudah menjalin hubungan sejak lama. Jadi, kalau istilah anak sekarang, sudah lama jadian (KOMPAS, 14/5/2014).

_____________________________________________________________________

Facebook Comments

Topik Tarkait

One thought on “Wacana Koalisi dan Capres-Cawapres di Seputar Partai Amanat Nasional / PAN (Seri 4)

  1. Hey there just wanted to give you a brief heads up and let you know a few of the images aren’t loading properly.
    I’m not sure why but I think its a linking issue. I’ve tried
    it in two different browsers and both show the same outcome.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1 × 4 =