Wacana Koalisi dan Capres-Cawapres di Seputar Partai Demokrat (Seri 1)

Oleh BUTONet 2

Jero Wacik (Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat):

Partai Demokrat mempertimbangkan untuk mengajukan calon presiden sendiri. Perolehan suara Partai Demokrat tidak terlalu kecil (menurut quick count sejumlah lembaga adalah sekitar 10 persen) untuk menggalang koalisi dan mengajukan calon presiden (Kompas, 23/4/2014).

Hinca IP Panjaitan (Juru Bicara Konvensi Partai Demokrat):

Kegiatan debat terakhir peserta konvensi calon presiden yang digelar Partai Demokrat dilakukan pada 27 April di Jakarta. Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan memberikan pidato yang berisikan sinyal sikap partai setelah pemilu legislatif.

Ada 2.000 orang yang diundang. Selain pendukung peserta konvensi, juga diundang tokoh masyarakat dan elite partai politik sahabat. Hasil survei terakhir untuk mengukur elektabilitas peserta konvensi bakal diketahui pada 14 Mei (konvensi diikuti 11 orang, yaitu Anies Baswedan, Dahlan Iskan, Gita Wirjawan, Ali Masykur Musa, Endriartono Sutarto, Irman Gusman, Sinyo Sarundajang, Hayono Isman, Marzuki Alie, Dino Patti Djalal, dan Pramono Edhie Wibowo — Redaksi BUTONet 2) — Kompas, 23/4/2014.

 

Andi Nurpati (Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat):

Ada dua opsi yang akan diambil Partai Demokrat setelah melihat hasil pemilu legislatif. Pilihan pertama, Partai Demokrat berkoalisi dengan partai politik (parpol) lain yang sudah memiliki capres (calon presiden). Pada pilihan ini, Partai Demokrat akan menawarkan cawapres (calon wakil presiden).

Opsi lain adalah membentuk poros baru koalisi untuk mengusung capres-cawapres sendiri. Kemungkinan membentuk poros baru koalisi cukup terbuka mengingat banyaknya pemimpin parpol dan capres yang mendatangi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Saat ini, Partai Demokrat terus menjalin komunikasi dengan sejumlah kekuatan politik. Namun, pilihan mana yang akan diambil menjadi wewenang penuh Majelis Tinggi. Keputusan yang diambil tentu saja akan disesuaikan dengan kondisi politik riil setelah pemilu legislatif (Kompas, 24/4/2014).

 

M Qodari (Direktur Eksekutif Indo Barometer):

Untuk mencalonkan presiden-wapres sendiri, Partai Demokrat membutuhkan tiga parpol menengah untuk diajak berkoalisi. Misalnya, dengan PAN dan PKB (Kompas, 24/4/2014).

Ruhut Sitompul (Juru Bicara Ketua Umum Partai Demokrat):

Pada saat parpol yang menempati posisi tiga besar mempertontonkan tarik ulur penjajakan dengan partai lain, Partai Demokrat justru berpotensi menghasilkan poros baru.

Dalam berpolitik, semua kemungkinan bisa saja terjadi. Bisa saja akhirnya Partai Demokrat membentuk koalisi bersama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Kemiripan platform partai menjadi titik tolak yang sangat dipertimbangkan (Kompas, 24/4/2014).

Jenderal (Purnawirawan) Pramono Edhie Wibowo (Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat):

(Mengakui) Partai Demokrat dipandang tidak lagi relevan untuk melanjutkan konvensi capres.

Dengan perolehan suara sekitar 10 persen, niat mengusung capres merupakan hal yang sulit dilakukan (Kompas, 24/4/2014).

 

Jero Wacik (Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat):

Hasil survei menjadi pertimbangan utama Partai Demokrat dalam mengajukan capres (calon presiden). Jika hasil survei cukup bagus, Denokrat akan menggalang koalisi baru.

Kami dapat 10 persen dalam pileg (pemilu legislatif), harus koalisi. Jika calonnya kinclong seperti SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) di tahun 2004 dan 2009, tentu semua mau berkoalisi. Target utama Demokrat saat ini ialah merampungkan urusan konvensi. Setelah debat antar-peserta konvensi pada 27 April, dilakukan survei untuk mengukur elektabilitas.

Setelah itu Majelis Tinggi Partai Demokrat akan bersidang untuk mengambil keputusan (Kompas, 25/4/2014).

Pramono Edhie Wibowo (Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat; Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat):

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) siap membangun koalisi baru untuk menghadapi Pemilu Presiden 2014. Dalam koalisi ini, pemenang konvensi calon presiden (capres) dari Partai Demokrat tidak serta-merta diajukan sebagai capres karena partai lain anggota koalisi mungkin punya pendapat berbeda (Kompas, 26/4/2014).

Hinca IP Pandjaitan (Juru Bicara Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat):

Pada akhir acara debat (putaran terakhir konvensi calon presiden Partai Demokrat, Ahad, 27 April), SBY akan berpidato. Diperkirakan, pidato itu memberikan sinyal arah sikap politik Partai Demokrat setelah Pemilu Legislatif 2014 (Kompas, 26/4/2014).

 

Irman Gusman (Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat; Ketua Dewan Perwakilan Daerah):

Kelanjutan konvensi tak dapat dilepaskan dari koalisi partai politik. Demokrasi yang terbangun membuat koalisi jadi keniscayaan. Selama 10 tahun pemerintahan, SBY dipandang paling pas sebagai team maker oleh partai-partai politik. Saat ini komunikasi dengan pimpinan partai tetap dibangun. Dalam koalisi itu ada kemungkinan Partai Demokrat mengajukan calon presiden (Kompas, 26/4/2014).

Susilo Bambang Yudhoyono / SBY (Ketua Umum Partai Demokrat; Presiden Republik Indonesia):

Kalau memang Tuhan menakdirkan, saya bisa berkomunikasi baik dengan Ibu Megawati, itu bisa menjadi jalan bagaimana bangsa dan negara ini kita majukan bersama-sama. Tidak harus bersatu dalam satu kubu, tetapi paling tidak kita semua menyadari bahwa diperlukan kebarsamaan dan kemitraan yang baik di antara elemen bangsa, di antara para pemimpin bangsa, untuk rakyat kita, dan untuk masa depan bangsa dan negara kita [Kompas, 27 April 2014, yang dilihat dari kanal Youtube SBY pada Sabtu (26/4)].

 

Romahurmuziy (Sekretaris Jenderal PPP):

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) layak dicalonkan sebagai wakil presiden. Selain memiliki pengalaman di pemerintahan, elektabilitas SBY masih tinggi. Usulan ini dapat memecah kebuntuan para calon presiden (capres) memilih pasangan (Kompas, 27/4/2014).

 

Anna Muawanah (Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKB):

Terkait pembentukan poros keempat, PKB masih membangun komunikasi secara informal dengan Partai Demokrat. Komunikasi dengan seluruh partai politik (parpol) secara formal ataupun informal juga dilakukan PKB (Kompas, 27/4/2014).

Suaidi Marasabessy (Sekretaris Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat):

Kemenangan peserta konvensi tidak semata-mata ditentukan hasil final tiga lembaga survei yang telah ditunjuk. Banyak variabel penentu kemenangan yang sepenuhnya menjadi kewenangan Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Selain elektabilitas dan popularitas, penilaian juga menyangkut kualitas peserta. Inilah yang akan menentukan dan menjadi kewenangan Majelis Tinggi Partai Demokrat (Kompas, 27/4/2014).

 

Susilo Bambang Yudhoyono / SBY (Ketua Umum DPP Partai Demokrat; Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat):

Mulai besok, Senin (28/4), akan dilakukan jajak pendapat atau survei (untuk menentukan pilihan capres dari Partai Demokrat) di seluruh Indonesia. Demokrat belum membuat keputusan karena masih melakukan konsolidasi internal (Kompas, 28/4/2014).

Maftuh Basyuni (Ketua Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat):

Banyak orang menganggap konvensi ini sebaiknya dibubarkan saja. Sebab, hasil pemilu legislatif tidak menggembirakan. Hanya sekitar 9 persen versi hitung cepat (quick count).

Pendapat tersebut tidaklah benar. Ini masalah politik dan politik bukanlah sekadar hitungan matematika. Dalam politik, semua kemungkinan bisa terjadi (Kompas, 28/4/2014).

 

Hanta Yuda (Pengamat politik):

Ide penyelenggaraan konvensi sejak awal patut diapresiasi. Namun, proses konvensi terkesan setengah hati. Dua kali survei tertutup yang pernah dilakukan Partai Demokrat sebelumnya dinilai mengisyaratkan adanya kekuatan otoriter. Ini sangat berbeda dengan survei-survei yang diadakan sebuah konvensi di Amerika Serikat dan Kanada.

Dalam survei, umumnya nama Dahlan Iskan menduduki posisi tertinggi dibandingkan kontestan lainnya (Kompas, 28/4/2014).

Facebook Comments

You May Also Like

30 thoughts on “Wacana Koalisi dan Capres-Cawapres di Seputar Partai Demokrat (Seri 1)

  1. What’s up colleagues, nice piece of writing and good urging commented at this place, I am actually enjoying by these.

  2. I’m really enjoying the design and layout of
    your site. It’s a very easy on the eyes which makes it much more pleasant for me to come here and visit more often.
    Did you hire out a designer to create your theme? Outstanding work!

  3. When I initially commented I clicked the “Notify me when new comments are added” checkbox
    and now each time a comment is added I get four e-mails with
    the same comment. Is there any way you can remove people from that service?
    Bless you!

  4. I’m gone to tell my little brother, that he should also pay a quick
    visit this website on regular basis to obtain updated from newest news.

  5. Para tratar de diagnosticar correctamente la causa de sus problemas de erección, el médico también podría ordenar análisis, entre los que se encuentran los siguientes: Hemograma completo (CBC) – es una serie de análisis de sangre que detectan anemia (bajo recuento de glóbulos rojos).

  6. Fluoxetine Where To Order With Free Shipping Order Propecia No Prescription Cephalexin Side Effects Uses Isotretinoin Tab Internet Pharmacy With Free Shipping

  7. La necesidad socialmente admitida que tiene el hombre de realizar un buen papel en la es el origen de una tensión emocial que, en algunos casos, es el causante de la impotencia.

  8. La impotencia sexual, a pesar de no ser un problema de salud que acarree riesgos de vida, puede traer consecuencias indeseables en la vida personal del paciente, influyendo en sus relaciones y en su autoestima, pudiendo, incluso, llevar al paciente a la depresión.

  9. Tadalafil lasts for up to 36 hours and is more suitable if you require treatment for a longer period of time, for example, over a weekend. A meta-analysis published in 2013 clearly demonstrated increased efficacy over placebo for all PDE5 inhibitors. It is important to emphasize to patients that these drugs augment the body’s natural erectile mechanisms, therefore the neural and psychoemotional stimuli typically needed for arousal still need to be activated for the drugs to be efficacious. http://buycialis.online/blog/fight-impotence-with-cialis.html

  10. Note that for some men, drugs like Viagra may only work when combined with other therapies. There’s not a lot of research about combination treatment for ED, but it’s worth talking to your doctor about. If you can’t take one of these oral medications, your physician may have you try Caverject (alprostadil for injection), a hormone that you inject into your penis using a fine needle, or Muse (alprostadil urogenital), a tiny suppository that you insert into the tip of the penis. Buy cialis online.

  11. There are also some less common ED drugs out there, such as avanafil. However, since these treatments are newer and aren’t as widely used or prescribed as the “big three,” they aren’t on our list. All three erectile dysfunction treatments provide the same key benefit – better blood flow to the penis and fewer difficulties developing an erection. Buy cialis online germany. However, they also have some differences, ranging from shorter or longer half lives to slightly different side effect profiles. Below, we’ve compared sildenafil, vardenafil and tadalafil to give you a better understanding of the most popular ED treatments available today.

  12. La disfunción eréctil (impotencia) es la incapacidad para conseguir una erección o mantenerla con la suficiente firmeza para tener una relación sexual. Ello no significa que se afecten el apetito sexual ni la capacidad de alcanzar un orgasmo. La edad es, de esta manera, uno de los factores de riesgo más importantes para la disfunción eréctil. https://comprarlevitra.com/

  13. Donde comprar Viagra generico contrareembolso. Muchos hombres que sufren disfunción eréctil se sienten culpables por no poder complacer a su pareja. Suelen aparecer a partir de cierta edad, aunque también se suele dar en personas jóvenes. Al igual que la disfunción erectil, la eyaculación precoz es una patología que se presenta al menos una vez en los hombres, pero la continuidad de los episodios genera la patología, necesita un diagnóstico y un tratamiento. El Instituto Nacional de la Diabetes y las Enfermedades Digestivas y Renales (National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, NIDDK) y otros componentes de los Institutos Nacionales de la Salud (National Institutes of Health, NIH) llevan a cabo y apoyan la investigación de muchas enfermedades y condiciones.

  14. Imágenes guiadas: esta práctica consiste en calmar tu mente y ralentizar tu respiración mientras creas imágenes pacíficas en tu cabeza. En algunos casos el interrogatorio y la exploración física pueden ser suficientes para establecer un diagnóstico disfunciГіn erГ©ctil vasodilatador. Comprar Levitra en barcelona. El principal síntoma es sin duda la falta de erección o de una erección correcta para poder mantener un coito exitoso, pero a éste, se le suman otros sintomas de impotencia que puedes o no sufrirlos y te ayudarán a identificar tu problema y la intensidad del mismo.

  15. Cialis Online medications may not be as popular as the industry-leading Viagra, but the ingredients in Cialis offer even better benefits to a man who suffers from impotence or erectile dysfunction.

Leave a Reply

Your email address will not be published.