Wacana Koalisi dan Capres-Cawapres di Seputar Partai Hati Nurani Rakyat / Partai Hanura (Seri 3)

Oleh BUTONet 2

capresacawapreshanuraYuddy Chrisnandi (Ketua DPP Partai Hanura):

Yang saya tahu, Wiranto sudah bertemu Ical (Aburizal Bakrie) dua kali, dan dari PDI-P sudah dua kali juga, yang satu dengan Jokowi dan satu lagi dengan Tjahjo Kumolo (Sekretaris Jenderal PDI-P).

Meski demikian, Hanura belum menjatuhkan putusan mengenai dukungan capres ataupun koalisi untuk pemilu presiden. Wiranto tidak ingin memutuskan sendiri sehingga harus dibicarakan terlebih dahulu di internal partai.

Keputusan mengundang jajaran pengurus dan pimpinan di daerah untuk mengikuti Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Hanura yang akan digelar hari Selasa (6/5) di Jakarta, agar ada kkesamaan sikap untuk pemilu presiden mendatang. Hanura secara kelembagaan dan Wirano sebagai ketua umum tidak ingin memunculkan keputusan yang tak sejalan dengan aspirasi dari daerah, yang justru berpotensi menimbulkan perpecahan.

Partai pemenang pemilu adalah PDI-P dan hingga saat ini capres yang berpeluang besar terpilih adalah Jokowi. Selain berpeluang besar terpilih, Jokowi sudah hamper pasti memilih cawapres, tidak seperti capres lainnya yang belum jelas pendampingnya siapa.

Dengan dasar semua itu, baik untuk masa depan Hanura jika berkoalisi dengan PDI-P dan mendukung Jokowi sebagai capres pada pemilu (pilpres) mendatang (KOMPAS, Jakarta, 5/5/2014).

 

Nuning Susaningtyas Kertopati (Ketua DPP Partai Hanura):

Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Hanura akan digelar hari Selasa (6/5) di Jakarta. Rapimnas tidak hanya membahas soal rencana ke depan untuk pemilu presiden, tetapi juga evaluasi hasil pemilu legislatif.

Hanura tidak mau asal-asalan dalam menentukan koalisi atau dukungan kepada capres. Harus ada kesamaan visi dan misi. Itulah yang coba dilakukan oleh Wiranto dengan menemui tokoh-tokoh partai lain (KOMPAS, Jakarta, 5/5/2014).

 

Wiranto (Ketua Umum Partai Hanura):

Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat)  memutuskan tidak lagi menjadi oposisi. Hanura akan masuk dalam tataran pengambil kebijakan atau pemerintahan.

Kami tidak akan berpangku tangan, tidak akan menjadi penonton, tetapi akan masuk dalam sistem pemerintahan untuk mengambil bagian dalam perubahan Indonesia menjadi maju pada masa depan.

Partai Hanura sudah cukup menjadi oposisi bersama PDI Perjuangan (PDI-P) dan Partai Gerakan Indonensia Raya (Partai Gerindra) sejak 2009.

Gerakan oposisi membuat Partai Hanura mendapat predikat bersih, tapi ternyata masyarakat tidak juga menjatuhkan pilihan penuh kepadanya dalam pemilu legislatif 2014. Banyak yang tidak memilih partai yang bersih.

Namun yang menjadi persoalan, kondisi politik cukup menyulitkan Partai Hanura untuk meramalkan siapa yang bakal memegang tangkup pemerintahan ke depan. Karena itu, para kader Hanura perlu membuat perhitungan yang cerdas dan tepat untuk meramalkan siapa pemenang pemilu presiden nanti. Sekarang ada empat poros koalisi yang sedang mengemuka. Tentu ini tidak mudah (TEMPO.CO, Jakarta, 6/5/2014).

Catatan :

Wiranto mengungkapkan hal di atas saat membuka Rapat Pimpinan Nasional Hanura di Sultan Hotel, Senayan, Selasa, 6 Mei 2014. Rapimnas tersebut berlangsung hingga Rabu, 7 Mei 2014, dan diikuti ratusan pengurus pusat dan daerah. Rapimnas bertujuan menentukan arah koalisi Partai Hanura menjelang pemilu presiden Juli mendatang.

Wiranto (Ketua Umum Partai Hanura):

Nanti ada rilis tentang pertemuan ini (yakni pertemuan tertutup antara Wiranto dengan elite Partai Hanura sebelum Rapimnas dibuka secara resmi di Hotel Sultan, Senayan, Selasa, 6 Mei 2014 — Redaksi BUTONet 2), nanti, nanti (TEMPO.CO, Jakarta, 6/5/2014).

Catatan:

Rapat atau pertemuan tertutup — yang berlangsung sekitar 15 menit — tersebut tidak dihadiri oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Hanura Hary Tanoesoedibjo. Para elite Hanura yang hadir dalam rapat itu antara lain Ketua Dewan Pimpinan Pusat Saleh Husin, Sarifudin Sudding, Gusti Randa, dan Wisnu Dewanto.

Wiranto yang dicegat wartawan, bungkam ihwal ketidakhadiran Hary dalam rapat tersebut. Ia juga menolak menanggapi desakan kadernya yang meminta Hary Tanoesoedibjo mundur dari jabatan Ketua Bapilu.

Sebelumnya, Ketua DPP Hanura Fuad Bawazier menuding Hary tak bekerja maksimal menaikkan suara Hanura pada pemilu legislatif lalu.

 

Yuddy Chrisnandi (Ketua DPP Partai Hanura):

Rapat pimpinan nasional Partai Hanura (Partai Hati Nurani Rakyat) mengerucutkan dua arah koalisi dalam pemilu presid en 2014, yakni ke kubu PDI Perjuangan (PDI-P) atau Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra).

Kalau ditanyakan mana yang lebih kuat (arah dukungannya), saya rasa sama kuatnya. Sama-sama memiliki pandangan dan argumentasi untuk memilih dari keduanya.

Dua arah koalisi itu masih terus dikaji oleh Partai Hanura. Apalagi sudah diputuskan bahwa Hanura ingin menjadi partai pemerintah, tidak lagi menjadi oposisi seperti sebelumnya. Makanya, kami menyorot seperti apa kekuatan capres PDI-P Joko Widodo dan capres Hanura Prabowo Subianto.

Kami belum bisa memastikan apakah Partai Hanura bakal lebih condong ke Prabowo dibanding Jokowi. Namun, kami menyodorkan PDI-P sebagai rekan koalisi. Alasannya, PDI-P adalah pemenang pemilu legislatif versi perhitungan cepat. PDI-P juga memiliki calon presiden yang mendapat respons positif di masyarakat. Kalau saya berpandangan yang baik bagi Hanura ke depan ini tentu bergabung dengan PDI-P (TEMPO.CO, Jakarta, 7/5/2014).

Catatan :

Yuddy Chrisnandi mengungkapkan hal di atas di sela rapat pimpinan nasional Hanura di Sultan Hotel, Senayan, Selasa malam (6 Mei 2014). Lobi politik jelang pemilihan presiden cukup gencar dilakukan Hanura. Terakhir yang terdeteksi media adalah pertemuan antara Wiranto dan Prabowo Subianto. Sigi lembaga survei Saifulmujani Research & Consulting menyatakan sebanyak 50 persen pemilih Partai Hanura menjatuhkan pilihannya ke Prabowo Subianto. Sedangkan 36 persen responden memilih Joko Widodo.

Wiranto (Ketua Umum DPP Partai Hanura):

Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) hari pertama — Selasa, 6 Mei di Hotel Sultan, Jakarta — yang dilakukan Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura) memberikan mandat kepada saya untuk melanjutkan lobi politik dengan partai-partai lain.

Hasilnya, floor menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum Hanura untuk melanjutkan lobi-lobi politik, komunikasi politik, untuk selanjutnya memutuskan apa yang terbaik yang akan dipilih Hanura untuk berkoalisi.

Dalam berkoalisi, kami akan mencari partai yang memiliki visi dan misi serta nafas perjuangan yang sama. Selain itu, kami juga ingin memastikan bahwa Hanura terjamin masuk dalam sebuah koalisi yang dapat berperan dalam pembangunan nasional.

Saat ini tidak ada kecenderungan Hanura mengarah kepada suatu partai, karena dinamika politik terus bergulir.

Perkembangnan ini tidak bisa diramalkan. Kita tidak bisa meramal ada berapa kubu yang akan muncul, tidak bisa meramal berapa pengelompokan parpol yang nanti mampu mengajukan capres-cawapresnya, jadi tunggu saja karena masih berproses. Karena komunikasi politik masih akan dilanjutkan, maka keputusan koalisi tidak diambil melalui Rapimnas (REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta, 7/5/2014).

Catatan:

Rapimnas Partai Hanura dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Selasa (6/5) dan Rabu (7/5). Rapimnas itu awalnya dimaksudkan untuk menentukan sikap Hanura dalam menghadapi Pilpres 2014, namun Wiranto mengatakan karena komunikasi politik masih akan dilanjutkan, maka keputusan koalisi tidak diambil melalui Rapimnas. Rapimnas dihadiri pengurus harian dewan pengurus pusat (DPP), ketua dewan pengurus daerah (DPD) dari seluruh Indonesia, serta pengurus organisasi sayap dan otonom.

Wiranto (Ketua Umum DPP Partai Hanura):

Lima tahun belakangan, Hanura memutuskan berada di luar pemerintahan. Untuk selanjutnya, kami banting setir dengan masuk pemerintahan. Kami masuk pemerintahan agar bisa menjadi bagian dalam memajukan Indonesia (KOMPAS, Jakarta, 7/5/2014).

Catatan:

Wiranto mengatakan hal itu saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), Selasa malam (6/5). Dalam Rapimnas tersebut Wiranto memaparkan hasil pertemuannya dengan sejumlah tokoh dan juga capres kepada para peserta. Sejumlah tokoh tersebut antara lain capres dari PDI-P Joko Widodo, capres dari Gerindra Prabowo Subianto, capres dari Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa, dan Presiden Paratai Keadilan Sejahtera Anis Matta.

 

Sarifuddin Sudding (Ketua DPP Partai Hanura):

Sudah ada keputusan tentang arah koalisi ke depan. Hanya saja, Wiranto ingin mendengar pimpinan daerah sebelum memutuskan (KOMPAS, 7/5/2014).

 

Yuddy Crisnani (Ketua DPP Partai Hanura):

Evaluasi ini (yakni kinerja Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo) bukan untuk menyingkirkan atau mencopot seseorang. Evaluasi lebih agar keputusan politik Hanura ke depan lebih baik (KOMPAS, 7/5/2014).

Catatan:

Terkait dengan tidak tercapainya target perolehan suara Partai Hanura dalam Pemilu 2014 ini, banyak kritik dilontarkan kepada Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo, yang dinilai gagal. Namun, Hary menyebutkan, hanya segelintir orang yang mengkritik dirinya atau bahkan memintanya mundur dari Partai Hanura.

Facebook Comments

Topik Tarkait

6 thoughts on “Wacana Koalisi dan Capres-Cawapres di Seputar Partai Hati Nurani Rakyat / Partai Hanura (Seri 3)

  1. Having read this I believed it was really informative.

    I appreciate you spending some time and energy to put this informative
    article together. I once again find myself spending way too much
    time both reading and posting comments. But so what, it was still worthwhile!

  2. An impressive share! I have just forwarded this onto a colleague
    who was doing a little research on this. And he actually bought me lunch due to the fact that I found it for him…
    lol. So let me reword this…. Thanks for the meal!! But yeah,
    thanx for spending some time to talk about this subject here on your website.

  3. I love your blog.. very nice colors & theme. Did you create this website yourself or did you hire someone to do it for you?
    Plz respond as I’m looking to create my own blog and would like to find out where
    u got this from. thanks

  4. I do not even know how I ended up right here, however
    I believed this put up was once good. I don’t recognize who you might
    be but definitely you are going to a famous blogger
    for those who are not already. Cheers!

  5. Hi, i think that i saw you visited my website
    so i came to “return the favor”.I’m trying to find things
    to improve my site!I suppose its ok to use some of your ideas!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

five × 2 =