Wacana Koalisi dan Capres-Cawapres di Seputar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pasca Mukernas III (Seri 2)

Oleh BUTONet 2

PPP1Romahurmuziy (Sekretaris Jenderal PPP):

Mulai hari ini (Jum’at, 26/4), PPP melakukan pendekatan komunikasi secara proaktif mengingat dua pekan terakhir kami berkonsentrasi pada penyelesaian masalah internal. PPP saat ini berada pada kilometer nol untuk berkoalisi.

Dengan demikian, PPP masih menempatkan seluruh poros koalisi pada peluang yang sama. Baik kepada Jokowi-PDI-P, Prabowo-Gerindra, ARB-Golkar, maupun poros keempat bersama Partai Demokrat.

PPP membuka diri pada semua opsi politik, bermodal politik sebesar 45-50 kursi DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) dari persyaratan pengusungan calon minimal 112 kursi (Kompas, 26/4/2014).

_______________________________________________________________

Prof Asep Warlan Yusuf (Pengamat Politik Universitas Parahyangan, Bandung):

Pertemuan antara Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto — dua hari yang lalu di kediaman Wiranto — sangat mungkin berujung pada koalisi kedua partai. Tapi, untuk menduetkan Prabowo-Wiranto, tidak mungkin terjadi.

Menduetkan capres-cawapres yang dua-duanya dari tentara agak susah. Resistensi dan penolakannya akan besar. Akan banyak black campaign juga.

Jadi, andaipun berkoalisi, cawapres bukan Wiranto. Apalagi, penggabungan Gerindra-Hanura belum cukup untuk mengajukan capres-cawapres. Untuk mengusung Prabowo sebagai capres mungkin akan dicari dari dua partai lain yang saat ini didekati Gerindra, yaitu PAN dan PPP.

Wiranto juga akan sangat menerima skenario itu. Wiranto juga sadar diri. Apalagi partainya cuma meraih 5 persen suara. Dia mungkin hanya ingin tampil untuk mendorong, tidak untuk maju cawapres (Rakyat Merdeka Online, Sabtu, 26/4/2014).

_______________________________________________________________

Romahurmuziy (Sekretaris Jenderal PPP):

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) layak dicalonkan sebagai wakil presiden. Selain memiliki pengalaman di pemerintahan, elektabilitas SBY masih tinggi. Usulan ini dapat memecah kebuntuan para calon presiden (capres) memilih pasangan (Kompas, 27/4/2014).

_______________________________________________________________ 

Romahurmuziy (Sekretaris Jenderal PPP):

Pertemuan akan digelar dengan Jokowi, Prabowo, dan semua partai politik (parpol). Pertemuan dengan parpol (partai politik) dan capres bertujuan menyamakan platform dan visi-misi koalisi ke depan.

Kami masih window shopping ke semua parpol dan kandidat sampai akhir pekan depan (Kompas, 28/4/2014).

 _______________________________________________________________

Hamzah Haz (Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan / PPP; mantan Wakil Presiden):

PPP sudah pernah (bekerja sama dengan PDI-P). Apa salahnya (bila ada keinginan agar PPP dapat berkoalisi atau bekerja sama dengan PDI-P)?

Dalam PPP, ada juga dukungan kepada Joko Widodo sebagai capres (calon presiden) dari PDI-P. Artinya, terbuka kerja sama dengan PDI-P.

Dalam pertemuan dengan Megawati itu saya menyarankan kepada Megawati agar PDI-P sebanyak-banyaknya menerima partai politik (parpol) untuk bekerja sama.

Saya sampaikan, Bu, kalau bisa, sebanyak-banyaknya terima teman-teman yang bekerja sama sehingga pemerintah lebih kuat. Itu saja saran saya (Kompas, 29/4/2014).

_______________________________________________________________ 

Puan Maharani (Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI-P):

Megawati berterima kasih dan menghargai kedatangan Hamzah Haz. Setelah hasil pemilu (pemilihan umum) legislatif diumumkan KPU, PDI-P akan membuka komunikasi lebih luas dengan partai-partai politik.

PDI-P tetap akan membuka komunikasi dan silaturahim dengan parpol (partai politik) serta banyak elemen bangsa. Prinsipnya, kerja sama harus memperkuat sistem pemerintahan presidensial (Kompas, 29/4/2014).

_______________________________________________________________ 

Joko Widodo (Calon Presiden dari PDI-P):

Saya optimis dua partai itu (PKB dan PPP) akan merapat. Bisa dua partai itu. Semua memang sangat bergantung pada kesamaan langkah (Kompas, 29/4/2014).

_______________________________________________________________ 

Suryadharma Ali (Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan / PPP):

Di internal PPP banyak perbedaan pandangan terkait keinginan berkoalisi ataupun dukungan terhadap calon presiden tertentu.

Saya tidak mempersoalkan langkah Hamzah Haz menemui Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Senin (28/4) lalu karena pada akhirnya keputusan untuk berkoalisi atau mendukung capres tertentu akan ditentukan sebelum 10 Mei 2014 (Kompas, 30/4/2014).

_______________________________________________________________ 

Hamzah Haz [Sesepuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP); mantan Wakil Presiden]:

Sebaiknya capres-cawapres mendatang memenuhi unsur nasionalis-Islam dan Jawa-luar Jawa. Kombinasi tersebut diharapkan dapat menyeimbangkan semua aspek pembangunan bangsa.

Ini diperlukan oleh bangsa Indonesia yang saat ini menghadapi kemiskinan ekonomi dan kemiskinan akhlak (Kompas, 30/4/2014).

_______________________________________________________________

Suryadharma Ali / SDA [Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan / PPP]:

Saya tak tahu kedatangan Hamzah Haz (mantan Ketua Umum PPP) — pada Senin lalu (28 April 2014) — ke rumah Megawati (Ketua Umum PDI-P). Saya berprasangka baik saja, kedatangan beliau itu nostalgia sebagai mantan wakil presiden Mega.

Saya sudah lama tak bertemu Pak Hamzah, sejak Idul Fitri tahun lalu. Pertemuan Hamzah dan Mega tak akan membahas perihal koalisi dan politik karena PPP memiliki mekanisme legal sendiri. Dalam legalitas nanti, sikap saya tetap ke Prabowo. Saya istiqomah dukung Prabowo.

Seluruh pembicaraan Hamzah dan Mega tak akan menentukan arah koalisi PPP. Pilihan sudah bisa diterka, untuk apa lagi komunikasi politik kalau akhirnya tak ke sana arahnya. Dari etika politik kurang pas.

Setiap petinggi PPP bebas untuk bertemu dan berbicara dengan banyak tokoh. PPP sendiri tak memberikan batasan bagi kadernya untuk berkomunikasi dan menjalin relasi.

Semua langkah tersebut tak menggambarkan keputusan akhir PPP. Keputusan akhir koalisi akan ditempuh PPP melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di pekan kedua Mei (TEMPO.CO, Jakarta, 01/5/2014).

_______________________________________________________________

Fakhruddin [Ketua DPC PPP Kota Yogyakarta]:

Dukungan (kepada Prabowo Subianto sebagai capres) kami (Dewan Pimpinan Cabang PPP Kota Yogyakarta) putuskan setelah survei sederhana kepada sekitar 500 orang pengurus struktural PPP di Yogyakarta. (Dukungan ini diumumkan menjelang pertemuan Dewan Pimpinan Wilayah PPP se-Indonesia, Jum’at, 2 April 2014) —Kompas, 2/5/2014.

_______________________________________________________________

Fadli Zon (Wakil Ketua Umum Partai Gerindra):
Saya sangat yakin, peluang Partai Gerindra menggandeng tiga partai politik (parpol) berbasis massa Islam itu dapat terwujud. Ini semuanya proses. Pembicaraan itu (soal peluang Partai Gerindra menggandeng tiga parpol berbasis massa Islam: PAN, PKS, dan PPP untuk berkoalisi) berlangsung setiap hari. Jadi, tidak harus selalu diberitakan.

Partai Gerindra tidak sedang tersandera lantaran belum memenuhi persyaratan 20 persen kursi DPR (Dewan Perwakilan Rakyat). Proses pendekatan terus dikomunikasikan untuk mencapai kesepakatan resmi. Karena itu, salah besar kalau sejumlah pengamat menilai Gerindra tersandera karena tidak ada parpol lain yang mendekat.

Tiga parpol berbasis massa Islam juga tidak sedang memposisikan diri dalam artian jual mahal. Kami menghormati setiap mekanisme internal calon mitra koalisi sebelum mengambil keputusan. Karena itu, kami tidak melihat ada upaya bagi PKS, PAN, dan PPP untuk berpaling.

Bahkan, proses penjajakan bisa dilanjutkan untuk menggandeng Partai Golkar dan Partai Hanura. Sama PPP kita saja tetap optimis. PAN, PKS juga lah. Rencana ada tiga parpol yang kita usahakan bicara finalisasi itu (REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta, 02/5/2014).

_______________________________________________________________

Facebook Comments

You May Also Like

26 thoughts on “Wacana Koalisi dan Capres-Cawapres di Seputar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pasca Mukernas III (Seri 2)

  1. I’m very happy to discover this page. I want to to thank you for your time for
    this particularly fantastic read!! I definitely loved every
    little bit of it and I have you book-marked to check out new things in your web site.

  2. Today, while I was at work, my sister stole my iPad and tested to
    see if it can survive a twenty five foot drop, just so she can be a youtube sensation. My apple ipad is
    now destroyed and she has 83 views. I know this is totally off topic but I had to
    share it with someone!

  3. Thanks , I have recently been looking for information approximately this subject for a while
    and yours is the best I have came upon so far. But, what in regards to the conclusion? Are you certain about the source?

  4. Good day! This is my first visit to your blog! We are a collection of volunteers and starting a new initiative in a
    community in the same niche. Your blog provided us valuable information to work on.
    You have done a marvellous job!

  5. I absolutely love your blog.. Excellent colors & theme.
    Did you build this amazing site yourself? Please reply back as I’m attempting to create my very own website and want to learn where you got this from
    or exactly what the theme is called. Cheers!

  6. Si ha tenido este tipo de experiencia, es muy probable que la disfunción eréctil no sea su única lucha y debería considerar seriamente buscar ayuda profesional.

  7. Hablar con la pareja sobre el problema, o buscar consejo y apoyo externo puede ayudar. Se considera que existen dos tipos de erecciones, las erecciones reflexológicas y las erecciones psicógenas.

  8. En estos casos, abordar el problema de estrés puede ser suficiente para revertir la situación. De hecho, ambos trastornos a veces se potencian mutuamente y empeoran el uno al otro.

  9. En algunos casos el interrogatorio y la exploración física pueden ser suficientes para establecer un diagnóstico El principal síntoma es sin duda la falta de erección o de una erección correcta para poder mantener un coito exitoso, pero a éste, se le suman otros sintomas de impotencia que puedes o no sufrirlos y te ayudarán a identificar tu problema y la intensidad del mismo.

  10. ED can occur because of problems at any stage of the erection process. For example, the penile arteries may be too damaged to open properly and allow blood in. Although the risk of ED increases with age, ED is not inevitable as you get older. Buy cialis online netherlands. It may be more difficult to get an erection as you age, but that doesn’t necessarily mean you will develop ED. In general, the healthier you are, the better your sexual function. ED can also occur among younger men. A 2013 study found that one in four men seeking their first treatment for ED were under the age of 40..

  11. These three drugs belong to a class of drugs called phosphodiesterase (PDE) inhibitors. They are to be taken 30 minutes to an hour before sexual activity and work by enhancing the effects of nitric oxide, a chemical that relaxes smooth muscles in the penis during stimulation and allows increased blood flow. Buy cialis online. None of these PDE inhibitors should be used more than once a day. Erectile dysfunction medicine can be taken orally, injected directly into the penis, or inserted into the urethra at the tip of the penis.

  12. disfuncion erectil causas y remedios. Alimentación: Si sufres de disfunción erectil, puedes consumir determinados alimentos que ayudan a mejorar la circulación, a la relajación de los músculos, la producción de testosterona, etc. Comprar Levitra en linea. Este profesional sabrá guiar a la persona afectada hasta dar con el trastorno emocional que está provocando el inconveniente. También la cirugía (especialmente la cirugía radical de próstata debido a cáncer) puede lesionar nervios y arterias cerca del pene, causando DE.

  13. Bríndele a su compañero la oportunidad de hacer preguntas para ayudarlo a comprender, incluso puede darles algunos consejos sobre cómo ayudarlo cuando tenga dificultades. La culpa a menudo se combina con una baja autoestima y no solo en hombres con disfunción eréctil. Pero también puede significar un problema más físico, por ejemplo que los vasos sanguíneos estén obstruidos, que se padezca una lesión nerviosa por culpa de la diabetes. Una erección nocturna es la que se produce durante el sueño. п»їComprar Viagra generico.

  14. Although the mechanism of action for a Cialis is the same as other ED solutions, there is one major difference between Cialis and other medications that is leading more men to Buy Cialis.

Leave a Reply

Your email address will not be published.