Wapres Shahindokht Molaverdi : Agenda Pemberdayaan Pengusaha dan Pencari Kerja dari Kalangan Perempuan

Shahindokht-MolaverdiTEHRAN — “Pemerintah Republik Islam Iran, dalam hal ini adalah “Kantor Kepresidenan untuk Urusan Perempuan, Warisan Budaya, Pariwisata, dan Organisasi Kerajinan Tangan”,  menandatangani sebuah nota kesepahaman  (Memorandum of Understanding/MoU) yang bertujuan memberdayakan pengusaha-pengusaha dan pencari kerja dari kalangan perempuan,” demikian pernyataan Wakil Presiden Iran untuk Urusan Perempuan dan Keluarga, Shahindokht Molaverdi.

Situs ISNA mengutip pernyataan Molaverdi pada Kamis (26/5), bahwa melalui memorandum itu pemerintah akan memberikan dukungan maksimal kepada para pengusaha perempuan dan juga ibu-ibu rumah tangga, terutama yang selama ini bekerja (berkecimpung) di bidang kerajinan tangan.

Lebih lanjut Molaverdi menyatakan, penciptaan lapangan kerja bagi pencari kerja perempuan dan juga lulusan perguruan tinggi dari kalangan perempuan menjadi bagian dari sasaran penting MoU tersebut. “Dalam hubungan ini saya juga serius  melibatkan diri dalam penciptaan pasar untuk produk-produk yang mereka hasilkan, antara lain bekerjasama dengan ‘Organisasi Warisan Budaya, Pariwisata, dan Kerajinan Tangan’ (Cultural Heritage, Tourism, and Handicrafts Organization / CHTHO),” ujar Molaverdi meyakinkan.

Ia juga menyatakan, pemerintah akan membantu mengatasi aneka kendala yang dihadapi kalangan perempuan tersebut, dan draf dokumen pemberdayaan perempuan serta dukungan sosial atas mereka sedang disiapkan dengan bantuan dari “Kementerian Koperasi, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Sosial”.

Molaverdi  berharap semoga semua strategi dukungan untuk pemberdayaan perempuan tersebut akan tercakup dalam draf dokumen dan kemudian disetujui pada akhir bulan depan.

Namun, Sang Wapres  mengakui, memang ada beberapa kendala (bottlenecks) dalam urusan perempuan, di antaranya soal asuransi; dan untuk hal ini sudah diidentifikasi sejak tiga tahun lalu.

Molaverdi  menekankan, penciptaan pasar kerajinan tangan harus menjadi bagian dari tanggung jawab CHTHO, dan pasar ini akan dibuka secara terfokus  (lebih terencana) pada Agustus 2017. [**]

NM/
__________________________________

Diterjemahkan dan diedit dari http: //tehrantimes.com (“Empowering  women  entrepreneur, breadwinner  on  agenda : VP” — Senin, 30/5/2016) oleh  Wa Ode  Zainab  Zilullah Toresano  dan  Tim Penerjemah WSPC  (www.sorotparlemen.com/WSPC, Ahad, 5/6/2016).

Facebook Comments

You May Also Like